BANJARMASIN, klikkalsel.com – Berat badan yang berlebih atau Obeisitas merupakan kondisi medis yang dapat mempengaruhi imunitas atau daya tahan tubuh. Orang yang mengalami obesitas lebih beresiko terkena penyakit kronis serta rentan terinfeksi virus.
Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Uniska MAB Banjarmasin, Netty,SKM,M.kes, seseorang dikategorikan obesitas jika memiliki indeks massa tubuh atau Body Mass Indek (BMI) lebih besar yang dinilai dari seseorang memiliki berat badan apakah sesuai dengan usia, jenis kelamin dan tinggi badan.
“Cara menghitungnya dengan menggabungkan berat badan dibagi tinggi badan dan dikali tinggi badan dalam ukuran meter, maka akan menghasilkan BMI tubuh. Sementara obesitas terjadi saat BMI lebih besar 27 dari riset kesehatan dasar,” kata Netty,SKM,M.kes, Sabtu (6/3/2021).
Menurutnya, obesitas disebabkan karena porsi makan lebih banyak dari biasanya mengakibatkan ketidak seimbangan antara kalori atau energi yang masuk dari makanan dengan aktivitas yang dilakukan.
“Sehingga tubuh akan menyimpan kalori ekstra sebagai lemak, yang mengakibatkan kelebihan berat badan atau obesitas,” ujarnya.
Baca Juga :Â Dukung Imunisasi Covid-19, Ketua DPRD Kalsel Ingin Divaksin
Baca Juga :Â Ketua Satgas Imunisasi IDAI : Izin Vaksin Covid-19 Bisa Dikeluarkan dengan Memperhatikan Keamanan dan Khasiat





