BANJARMASIN, klikkalsel.com – Perjuangan sejumlah tim putri Banjarmasin di MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Banjarmasin seri 2 mencapai garis akhir melalui dua pertandingan final di kategori KU 10 dan KU 12.
Partai seru dan menegangkan terpancar dari setiap tim yang bertanding di lapangan. Tak hanya itu, orangtua dan seluruh pendukung masing-masing sekolah yang berlaga di final juga terus bersorak untuk memberikan dukungan untuk siswi-siswi yang berlaga.
Dari kategori laga final KU 10, SDN Pagatan Besar keluar sebagai juara MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025 – 2026 setelah memetik kemenangan tipis 1-0 melawan SDN Sungai Andai 4.
Minimnya gol yang tercipta tidak lepas dari berimbangnya kekuatan kedua tim, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Penyerang SDN Pagatan Besar, Miftahul Gina tampil sebagai pemain pembeda yang mengantarkan timnya mengakhiri pertandingan final sebagai pemenang.
Kejelian dalam memanfaatkan celah terbuka membuatnya bisa menceploskan bola ke dalam gawang SDN Sungai Andai 4 pada menit ke-27.
Baca Torehan satu gol sekaligus mengukuhkan pemain dengan nomor punggung 10 ini sebagai pencetak gol terbanyak (12 gol) di KU 10.
“Saya sangat senang karena sekolah kami menjadi juara. Pertandingannya susah banget tadi di final, beruntung saya bisa mencetak gol,” ujarnya.
“Keberhasilan ini bikin saya pengen terus berprestasi supaya menjadi terkenal sebagai atlet sepak bola putri,” ujar Gina, Minggu (3/5/2026).
Sementara itu, di pertandingan final KU 12, tim SDN Sungai Lulut 1 meraih podium tertinggi usai membuat kejutan dengan mengalahkan SDN Telaga Biru 1 melalui skor 1-0.
Padahal, di sepanjang laga, SDN Sungai Lulut 1 disibukkan bermain bertahan, membendung serangan demi serangan yang digencarkan SDN Telaga Biru 1.
Tim SDN Sungai Lulut 1 itu justru sanggup bermain efektif dengan memaksimalkan satu dari sedikit peluang yang didapat menjadi gol.
Gol penentu kemenangan SDN Sungai Lulut 1 ditorehkan Ade Septiyana Putri pada menit ke-8 saat melepaskan tendangan lambung dari luar kotak penalti yang tidak mampu diantisipasi kiper SDN Telaga Biru.
“Di pertandingan final saya dan teman-teman sempat gugup karena lawannya bermain bagus dan terus-menerus menyerang,” ungkapnya.
“Bersyukur banget karena satu tendangan saya bisa menjadi gol sehingga tim bisa lebih percaya diri,” sambungnya bahagia.
“Setelah menjadi juara, saya berharap bisa terpilih sebagai salah satu pemain yang turut mewakili Banjarmasin di MilkLife Soccer Challenge All-Stars bulan depan,” tandasnya.(fachrul)
Editor: Amran





