Rencana Demo Tolak Omnibus Law, Serikat Buruh Minta Peserta Tidak Anarkis

BANJARMASIN, klikkalsel.com– Serikat buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalsel, akan menggelar unjuk rasa, besok Rabu (19/2/2020).

Menurut Biro Hukum KSBSI Kalsel, Sumarlan didampingi Ketua KSBSI Kalsel, Wagimun dan Ketua KSPSI Kalsel, H Sadin Sasau mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan pihaknya terkait penolakan draf RUU Cipta kerja Omnibus Law.

Dalam unjuk rasa yang rencananya dipusatkan di depan Kantor DPRD Kalsel tersebut, para buruh akan menyampaikan tiga prinsip dan sembilan alasan yang akan disampaikan wakil rakyat di ‘Rumah Banjar’ untuk dijadikan rujukan kepada DPR RI.

“Kita menolak total. Karena ada beberapa undang-undang ketanagakerjaan yang direduksi, dikurangi bahkan dihapus,” ujarnya saat ditemui didepan ruang Dit Intelkam Polda Kalsel, Selasa (18/2/2020).

Dampaknya ujar Sumarlan, buruh nantinya akan kehilangan jaminan pendapatan, jaminan kepastian kerja dan jaminan sosial.

Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada 3 ribu hingga 4 ribu peserta yang ikut dalam aksi unjuk rasa untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan mampu menjaga kondusifitas wilayah Banjarmasin. Ia pun memastikan aksi ini tidak memiliki muatan politik apapun.

“Kami akan jaga agar aksi ini berjalan aman dan damai. Dan kepada semua peserta kami imbau untuk tidak berbuat anarkis,” imbaunya.(david)

Editor : Amran

Related Articles

Trending

Terbaru

IKUTI KAMI

1,763FansSuka
26,867PengikutMengikuti
582PelangganBerlangganan