Kategori: Ekonomi & Bisnis

  • BBPOM Kalsel Imbau Warga Lebih Cermat Berbelanja Online

    BBPOM Kalsel Imbau Warga Lebih Cermat Berbelanja Online

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Di Masa pandemi Covid-19, kebanyakan masyarakat mulai melakukan perbelanjaan secara online. karena dinilai mudah dan efisien dalam transaksi jual beli.

    Meski demikian belanja secara online masih memiliki sisi negatif. Hal ini dikarenakan banyak Konsumen yang mengeluhkan barang belanjaannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

    Menyikapi hal tersebut, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kalsel di Banjarmasin mengklaim pihaknya telah melakukan Patroli Siber.

    Kepala BBPOM Kalsel di Banjarmasin , H G Kakerissa mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap sejumlah situs jual beli online yang dinilai dapat merugikan Masyarakat.

    “Kami selalu melakukan Patroli Siber, terhadap situs-situs belanja online, dan ada beberapa sudah Kami takedown,” ujarnya, Senin (2/11/2020).

    Meski selalu melakukan pengawasan, saat ini masih sangat banyak situs belanja online yang ‘meragukan’ tersebut beraktivitas. Hal itu terjadi akibat kemudahan seseorang membuat situs baru dengan modus yang sama.

    “Meski Kami punya akses untuk mentakedown situs, tetapi situs seperti itu Kita tahu sendiri istilahnya mati satu tumbuh seribu,” ucapnya.

    Untuk itu ia berharap dan selalu mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat berbelanja secara online, dan tentunya selalu mengutamakan protokol kesehatan.

    “Yang paling menentukan itu adalah Konsumen sendiri, misalnya membeli makanan online apakah terjamin pengelolanya menerapkan protokol kesehatan. Lebih bagusnya memproduksi sendiri,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Wakil Rakyat Dorong Perkuatan UMKM Untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

    Wakil Rakyat Dorong Perkuatan UMKM Untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

    TANJUNG, klikkalsel.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan memasuki masa menyerap aspirasi (Reses) pada 27 hingga 31 Oktober 2020.

    Mereka turun ke Daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing untuk menyerap langsung aspirasi dari masyarakat.

    Tak terkecuali Firman Yusi, anggota DPRD Privinsi Kalsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera daerah pemilihan Kalel 5 (Tabalong, Balangan dan HSU) ini, sejak 27 Oktober 2020 lalu sudah berada di dapilnya.

    Dalam resesnya, bebagai hal dikemukan pria yang akrab disapan Firman ini. Salah satunya terkait pemulihan ekonomi bagi warga yang terdampak Covid-19.

    Firman menyampaikan, untuk mengatasi hal tersebut, solusi yang tepat adalah penguatan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) serta memberikan pelatihan bagi anak muda untuk lebih terampil.

    “Solusi yang harus segera diambil adalah menguatkan kembali UMKM, menggiatkan pelatihan keterampilan anak muda serta menggalakkan penggunaan produk lokal dalam skala pribadi atau program pemerintah dan swasta,” ungkapnya usai melakukan serangkaian pertemuan dan kunjungan, Kamis (29/10/2020).

    Dikatakan Firman, faktor-faktor pendukung harus diberikan dukungan lebih oleh pemerintah.

    Saat kunjungannya dan bertemu langsung serta konsultasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), pihak PLTU bisa berkontribusi besar dalam mempercepat pengembangan UMKM.

    “Mereka bisa berkontribusi besar mempercepat pengembangan UMKM. Tapi masih memerlukan dukungan, baik oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah propinsi,” ujarnya

    Demikian pula dengan anak muda di desa-desa, menurut Firman, para kum muda memiliki kemauan kuat untuk meningkatkan keterampilannya agar bisa berwirausaha, namun terkendala biaya.

    Sementara menurutnya juga, saat ini pemerintah desa juga terkendala memberikan dukungan karena pengalihan anggaran untuk penanganan covid-19.

    “Pemerintah provinsi sudah selayaknya juga turut membantu dan hadir sampai ke tingkat desa mendukung pemulihan ekonomi ini,” harap Sekeretaris Komisi IV DPRD Kalsel ini.

    Selain isu tersebut, isu-isu pendidikan dan pelestarian budaya juga menjadi perhatian Firman dalam resesnya kali ini.

    “Nanti akan saya lebih detilkan dalam e-pokir, dan mudah-mudahan kerja lembaga legislatif ini bisa diperhatikan oleh pemerintah daerah,” imbuh Firman.(arif)

    Editor : Amran

  • Upaya Dinas Perdagangan Lakukan Perlindungan Konsumen di Masa New Normal

    Upaya Dinas Perdagangan Lakukan Perlindungan Konsumen di Masa New Normal

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Keadaan sekarang ini dihadapkan pada perubahan yang sangat cepat dan persaingan yang ketat mewarnai dunia usaha dan bisnis, dengan maraknya peredaran barang dan jasa di pasar yang tidak memenuhi ketentuan.

    Terlebih lagi adanya tanggung jawab pelaku usaha di negara kita masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Bahkan tak sedikit pelaku usaha yang mengambil hak konsumennya. Seperti pelaku usaha yang menyediakan berbagai produk, baik olahan rumah maupun perusahaan.

    Pabrikan yang jauh dari kata sehat seringkali membuat konsumen terkecoh untuk memilih sesuai dengan apa yang dilihat atau diinginkan, bukan apa yang dibutuhkan.

    Untuk itu dalam talkshow peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H Birhasani mengatakan diperlukan upaya untuk menghindarkan diri dari dampak negatif penggunaan suatu barang, dengan lebih cermat memilih barang dan jasa yang akan digunakan.

    “Konsumen perlu meningkatkan kesadaran, pengetahuan, kepedulian, kemampuan dan kemandirian untuk melindungi dirinya dari penggunaan barang dan jasa yang tidak sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, termasuk menghindari jadi korban promosi produk yang tidak sesuai kualitasnya atau perbuatan curang dari pelaku usaha,” ujarnya, Rabu (29/10/2020).

    Pemprov Kalsel melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan terus berupaya memberikan pemahaman hak dan kewajiban konsumen.

    Sehingga diharapkan dapat lebih teliti dan cerdas dalam memilih produk yang akan digunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

    “Termasuk menggunakan produk lokal dan berbelanja pada pedagang tradisional,” tuturnya.

    Sementara pentingnya pengawasan terhadap produk yang dikonsumsi masyarakat juga dikatakan Kepala Balai Besar POM Kalimantan Selatan, H. G. Kakerissa.

    Pengawasan yang dilakukan pihaknya tak hanya untuk melindungi kesehatan masyarakat dari konsumsi produk obat dan makanan, namun juga untuk mendorong kemandirian pelaku usaha dalam menjamin keamanan produknya.

    “Pengawasan yang dilakukan mengacu pada UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang menjelaskan kebijakan keamanan pangan,” ucapnya.

    “Keamanan pangan adalah upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan pencemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat,” lanjutnya.

    Hal itu pula yang mendasari BPOM terus melakukan pengawasan dari pre-market hingga post-market, atau mulai dari proses produksi hingga ke tangan konsumen.

    Dalam kesempatan itu, perwakilan dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kalimantan Selatan, Syahrani menyampaikan bahwa lembaganya merupakan tempat pengaduan konsumen terkait kerugian yang dirasakan di luar pengadilan umum, dengan proses yang cepat dan sederhana tanpa dipungut biaya.

    Sengketa yang dapat ditindaklanjuti berupa sengketa antara pelaku usaha dan konsumen, konsumen akhir dari produk untuk dikonsumsi sendiri/keluarga, tidak sedang diadukan ke lembaga lain, sudah mengajukan keberatan ke pelaku usaha dan bukan merupakan barang/jasa ilegal.

    “Langkah tersebut sudah dilindungi sejumlah payung hukum, seperti UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06 Tahun 2017 tentang BPSK,” pungkas Syahrani. (fachrul)

    Editor : Amran

  • Jargon Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Irit dan Pasti Keren Pacu Semangat Rider Fun Touring Generasi 125

    Jargon Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Irit dan Pasti Keren Pacu Semangat Rider Fun Touring Generasi 125

    BANJARMASIN, Klikkalsel.com – Yamaha gelar Fun Touring Genarasi 125 dengan jarak tempuh ratusan kilometer. Touring yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah Jawa dan Sumatra ini membawa jargon ‘Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Irit dan Pasti Keren’.

    Menggendarai produk skuter matik (skutik) 125 cc terbaru, rute dipilih dari Jalan A Yani KM 5 Banjarmasin menuju dermaga Waduk Riam Kanan, Jalan Ir. P. M Noor, Aranio, Kabupaten Banjar secara pulang pergi.

    Produk skutik 125 CC terbaru tersebut yaitu FreeGO S Version ABS, Mio S Smart dan Lexi. Dalam kegiatan touring ini, pihak Yamaha mengajak beberapa awak media dan kalangan umum untuk merasakan langsung sensasi riding atau mengendarai skutik itu.

    “Bergerak menggunakan line up produk 125CC dengan tujuan Waduk Riam Kanan yang melewati rute-rute dan medan cukup sulit, para peserta touring diharapkan bisa menikmati perjalanan tersebut,” ujar Branch manager Yamaha area Kalsel-Kalteng, Sunardi Halim, sebelum melepas keberangkatan touring, Jumat (23/10/2020) sore).

    Baca Juga : Ratusan Pengunjung Ramaikan Peluncuran Yamaha WR 155 R di Sirkuit Harmadji MX

    Area Marketing Yamaha Kalsel Kalteng, Jofial Sanggala, menambahkan kini giliran Kalimantan melaksanakan kegiatan touring ini dengan jargon ‘Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Irit dan Pasti Keren’.

    “Dengan adanya kegiatan ini bertujuan mengajarkan kepada generasi milenial bahwa Yamaha tak hanya kencang saja, namun juga keren, bisa dipakai perjalanan jauh, irit dan juga kuat” imbuhnya.

    Pengalaman riding yang berbeda juga dirasakan awak media ini saat mengikuti touring Banjarmasin – Waduk Riam Kanan. Meski motor skutik Yamaha gennerasi 125 cc adalah motor matik namun tidak menimbulkan kendala saat menjajal tanjakan.

    Baca Juga : Test Drive 100 KM Lebih Yamaha Skutik Terbaru 125 CC : Tangguh, Irit, dan Praktis

    Hal serupa juga dirasakan, salah satu peserta yang juga Influencer Banua, Said Jola. Pemadihin ternama di Kalsel ini mengakui merasa nyaman saat mengendarai FreeGO S Version ABS 125 cc

    “tadi kebetulan pakai motor FreeGo, sempat dibawa ngebut dan ternyata tetap enak, mantap juga dibawa nanjak, layaklah dibawa berjalan jauh” ucap Said setibanya di Waduk Riam Kanan.

    Ketangguhan motor skutik mumpuni ini juga patut diacungi jempol di segi keiritan bahan bakar. Pasalnya hanya menghabiskan lebih kurang 1 liter premium dengan jarak tempuh sekitar 100 KM jalur pulang pergi touring dengan kecepatan rata-rata 60km/jam.

    Sementara itu, setelah finish kegiatan pun dilanjutkan dengan ngobrol santai di Cafe Jungle Banjarmasin, sembari melepas penat para peserta disuguhkan penampilan Bartender yang unjuk gigi menyajikan kopi andalannya.(ganang)

    Editor : Amran

  • Tampil Semakin Elegan dengan Lexi Warna Baru

    Tampil Semakin Elegan dengan Lexi Warna Baru

    JAKARTA, klikkalasel.com – Menjawab perkembangan tren gaya hidup, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. mengeluarkan warna baru untuk Lexi 125 VVA S Version yaitu Prestige Silver.

    Kemunculan warna baru ini, akan semakin melengkapi line up warna pada Lexi 125 VVA S Version yang sebelumnya telah diisi dengan Matte Black serta Matte Red.

    Hadirnya warna Prestige Silver pada Lexi 125 VVA S Version, tidak hanya memberikan sentuhan premium, namun, juga meningkatkan kesan elegan pada motor. Oleh karenanya, warna ini sangat cocok digunakan oleh pengendara yang senang tampil berkelas dengan penuh percaya diri.

    “Peluncuran warna baru Prestige Silver yang kental dengan nuansa mewah dan elegan, merupakan upaya Yamaha untuk terus memberikan nilai tambah terhadap Lexi 125 VVA S Version yang disesuaikan dengan perkembangan tren gaya hidup saat ini, yang dilengkapi dengan teknologi Blue Core dan fitur yang mendukung pengalaman berkendara sehari-hari. Dengan demikian, Lexi 125 VVA S Version diharapkan dapat menjadi pilihan terbaik dikelas skutik premium 125cc,” ungkap Antonius Widiantoro, Manager of Public Relation, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Lexi 125 VVA hadir dengan desain elegant stylish yang kompak dan ringan serta menonjolkan ciri khas Maxi Yamaha. Pada bagian lampu depan sudah mengadopsi teknologi LED yang lebih terang, dan tahan lama.

    Motor ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur modern yang mendukung bagi para pengedara aktif. Seperti adanya Electric Power Socket untuk pengisian daya batrai smartphone, Smart Key System (SKS)* yang merupakan sitem kunci motor tanpa anak kunci, Full digital speedometer yang informatif, Sub-tank suspension* untuk mendukung kenyamana berkendara di berbagai kondisi jalan serta Anti-lock Braking System (ABS)** untuk pengereman yang lebih optimal.

    Baca Juga : Ratusan Pengunjung Ramaikan Peluncuran Yamaha WR 155 R di Sirkuit Harmadji MX

    Selain itu, Lexi 125 VVA juga memiliki fitur Stop & Start System (SSS) yang berfungsi mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu saat motor sedang berhenti serta lampu Hazard sebagai tanda ketika pengendara dalam kondisi darurat.

    Motor ini juga memiliki area pijakan kaki yang luas sehingga memudahkan pengendara untuk menaikan dan menurukan kaki. Terlebih, bagi pengendara wanita yang menggunakan rok ataupun kain. Lexi juga bisa diandalkan untuk menampung barang bawaan dalam jumlah banyak, karena memiliki kapasitas bagasi yang cukup besar.

    Terkait performa, Lexi 125 VVA telah dibekali dengan mesin 125cc Blue Core Yamaha berpendingin cairan (liquid cooled) yang irit, bertenaga dan handal.

    Dilengkapi juga dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat tarikan motor selalu bertenaga disetiap putaran mesin serta Smart Motor Generator (SMG) yang membuat starter motor menjadi halus suaranya.

    Seluruh konsumen Yamaha, termasuk Lexi, juga bisa memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor untuk mendapatakan informasi mengenai layanan after sales dan jaringan dealer Yamaha dengan lebih mudah.

    Seperti informasi terkait layanan SKY, lokasi dealer terdekat, ketentuan servis gratis dan berkala serta informasi lainnya bisa didapatkan melalui fitur-fitur fungsional yang terdapat di aplikasi.

    Lexi saat ini dipasarkan seharga Rp 21.355.000 untuk tipe Standard, Rp 24.345.000 untuk tipe S dan Rp. 26.960.000 untuk tipe S – ABS. Seluruh harga tersebut merupakan OTR Jakarta.(ganang)

    Editor : Amran

    Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan aplikasi My Yamaha Motor, silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/product/lexi-s/

  • Harga Diturunkan, Rental Mobil Sepi Order Jelang Libur Panjang

    Harga Diturunkan, Rental Mobil Sepi Order Jelang Libur Panjang

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pengusaha rental mobil menurunkan harga sewa di momen libur panjang akhir Oktober ini. Namun promo itu belum berbuah manis, seperti yang dirasakan Koperasi Jasa Persewaan Mobil Gotong Royong (KOSAPEM.G.R) Jalan Rakyat, Banjarmasin.

    Penasehat KOSAPEM.G.R, H Ridaan Sari mengatakan penurunan harga dari Rp400 ribu menjadi Rp350 ribu per hari sewa mobil. Promo sendiri menyesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat di masa New Normal Pandemi Covid-19.

    Meski demikian menjelang libur panjang yang biasanya ramai orderan dikatakan Ridaan, belum ada satu pun booking atau pesanan sewa mobil. Padahal tahun sebelumnya, banyak orderan sewa mobil warga Banjarmasin untuk keluar kota berwisata.

    “Namun kali ini berbeda dikarenakan di masa pandemi Covid-19, rental mobil cukup terbilang sepi, bahkan omzet menurun hingga 60-70 persen hingga yang tersedia tinggal 30 unit,” ucapnya saat dijumpai Klikkalsel.com, Senin (26/10/2020).

    Selain sepi orderan, Ia juga mengatakan terjadi pengurangan jumlah unit mobil sewaan dari 80 menjadi 30 unit. Kendati, sejumlah anggota koperasi tak bisa membayar cicilan kredit mobil.

    “Sebagian unit itu dioper kredit” ungkap H Ridaan Sari.

    Kondisi tersebut dikhawatirkannya akan membuat pengusaha rental mobil terancam gulung tikar. Ia pun berharap kondisi perekonomian dan pariwisata di Kalimantan Selatan kembali pulih dan normal.

    “Hingga hari ini belum ada orang yang merental di tempatnya. Bahkan kondisi saat ini yang nyaris tidak ada lagi orang untuk merental,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor : Rizqon

  • Kopi Mantan Ajak Move On Penikmat Kopi

    Kopi Mantan Ajak Move On Penikmat Kopi

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mengajak move on dari kopi sachet, Kopi Mantan kini hadir di Banjarmasin, sebagai tempat nongkrong dan bersantai bagi penikmat kopi.

    Hadirnnya Kafe Kopi Mantan tersebut merupakan cabang ke-13 dari Surabaya, Jawa Timur dan untuk di Banjarmasin beralamatkan dibkawasan Jalan Pramuka Km. 6, ruko nomor 6.

    Septhalia Prayogo selaku General Manager PT Kopi Mantan Indonesia mengatakan, diresmikannya pembukaan Kopi Mantan cabang pertama di Kota Seribu Sungai tersebut hendaknya dapat mengajak semua kalangan pecinta kopi di Banjar untuk bersantai di kafe ini.

    “Banyak jenis kopi dengan campuran kopi serta susu Kekinian yang menggunakan bahan-bahan premix, dan itu sangat jelas mempengaruhi rasa dan kualitas kopi itu sendiri. Namun untuk kopi mantan adalah Gerai Kopi pertama yang menggunakan biji Kopi Arabica sebagai bahan utama varian kopi tersebut ,” katanya, Saat acara grand Opening Sabtu (24/10/20202).

    Baca Juga : Nada Wati Didaulat Wakili Kalsel dalam Ajang LKSN ABK Nasional Daring

    Dikatakannya pula, melihat pangsa pasar di Banjarmasin cukup ramai peminat, sebab kafe dengan sajian kopi banyak terlihat terutama tongkrongan anak Muda.

    “Saya yakin respon di Banjarmasin sangat baik, sebab konsumennya terutama penikmat kopi lumayan banyak,” ucap Septhalia.

    Ditambahkannya pula kehadiran Kopi Mantan di Banjarmasn menggandeng Wartegnoya yang juga asal Surabaya yang menyajikan makanan dengan citarasa lokal Indonesia.

    “Harapan kami dengan adanya kolaborasi dengan Wartegnoya ini, bisa melengkapi kebutuhan customer di bidang makanan saat nongkrong di Kopi Mantan. Dengan adanya saling support ini, diharapkan keduanya bisa berkolaborasi dengan baik dan berkembang bersama,” ungkap Septhalia.

    Ia juga menjelaskan untuk harga minuman kopi kisaran, mulai Rp15.000 sampai Rp20.000 per gelasnya, dan untuk varian menu spesial kopi dan latte.

    “Menu yang paling favorit dan Best Seller di Kopi Mantan seperti Esparen untuk varian Coffee dan Baileys Regal untuk varian Latte nya,” ucap wanita asal Surabaya tersebut.(azka)

    Editor : Akhmad

  • Ditengah Aksi Buruh Tolak Omnibus Law, Pedagang Dapat Untung 2 Kali Lipat

    Ditengah Aksi Buruh Tolak Omnibus Law, Pedagang Dapat Untung 2 Kali Lipat

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Aksi demonstrasi yang dilakukan ribuan buruh di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Lambung Mangkurat, Kamis (22/10/2020), membawa berkah bagi para pedagang minuman keliling.

    Banyaknya massa dimanfaatkan sejumlah pedagang. Salah satunya Ashadi, warga Pasar Lama yang kesehariannya bekerja sebagai pemasang CCTV kini memanfaatkan situasi tersebut.

    Peluang meraup untung itu pun tidak disia-siakan oleh Ashadi. Ia mengaku mendapat info ini dari sosial media.

    Tanpa pikir panjang, pedagang membawa dagangannya menuju lokasi menjajakan minuman dingin dan air mineral kemasan seharga Rp5 ribu, saat demo berlangsung, ia meraih untung Rp2jt.

    Ketika ditemui, Ashadi terlihat sedang sibuk melayani para pembeli yang tak lain adalah para pendemo. Meskipun baru buka pada siang hari, dia mengaku sudah mendapatkan untung lumayan.

    “Saya sehari-hari bekerja freelance memasang CCTV. Cuma kalau lagi ada demo begini, saya bawa dagangan ke sini. Hasilnya, lumayan lah buat nambahin kebutuhan dapur,” kata Ashadi.

    Baca Juga : Buruh Minta Fasilitasi Bertemu Anggota DPR dan DPD Asal Kalsel

    Dia mengakui jika demo mahasiswa dagangan tak seramai dari aksi buruh, ia hanya menerima omzet yang didapat sekitar Rp200 ribu per harinya.

    “Tapi, kalau lagi ada demo yang massanya banyak bisa sampai Rp500 ribu saya dapatnya,” ucap Ashadi saat ditemui klikkalsel.com waktu demo berlangsung.

    Tidak hanya Ashadi, pedagang lainnya juga menikmati keuntungan dari aksi demonstrasi tersebut. Marni mengaku ia rela berdagang di tengah demonstran. Ia pun mengatakan bisa meraup untung dua kali lipat saat ada aksi demonstrasi.

    Marnin sendiri menjual opak dengan harga Rp 2 ribu, jagung rebus Rp3 ribu dan kacang rebus per kilo Rp5 ribu.

    Selain itu saat ditanya, ia mengaku sehari harinya memang menjajakan dagangannya itu ke mana mana.

    Hingga berita ini ditulis demo penolak Omnibus Law masih berlangsung oleh serikat Buruh di Kalimantan Selatan dan para pedagang kian berdatangan untuk meraih rezeki.(airlangga)

    Editor : Amran

  • Pelaku Industri Kecil Menengah Tabalong Dibekali Pelatihan Teknis Pemasaran Berbasis IT

    Pelaku Industri Kecil Menengah Tabalong Dibekali Pelatihan Teknis Pemasaran Berbasis IT

    TANJUNG, klikkalsel.com – Menguatkan pondasi bisnis para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tabalong, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pemasaran Berbasis IT Menuju IKM Go Digital, Rabu (21/10/2020).

    Kegiatan yang digelar, di Plaza Barunak, Tanjung, Tabalong ini, diikuti 90 peserta pelaku IKM.

    Bekerjasama dengan Bank Indonesia, Dekranasda dan Blibli.com kegiatan dilaksanakan selama dua hari, melalui online dan offline

    Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari mengatakan, para peserta diberikan materi tentang bagaimana para pelaku IKM bisa masuk ke dalam paltform digital.

    “Sehingga nantinya dapat diakses oleh masyarakat luas,” ucapnya.

    Husin menyampaikan dalam bimtek ini, pihaknya akan memberikan bantuan bahan masing-masing untuk 90 IKM senilai Rp750 ribu.

    Namun, dari 90 IKM yang ikut serta, pihaknya hanya akan memilih 50 IKM yang akan dibuatkan desain kemasan secara gratis.

    “Termasuk juga pembuatan video produknya untuk promosi di sosial media dan digital platform yang ada,” jelasnya.

    Sementara itu, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani saat membuka kegiatan ini, menyampaikan, jika dari 90 IKM yang mengikuti bimtek, sekitar 50 persen dapat menguasai digital itu sudah hal yang luar biasa.

    “Kami yakin bapak ibu sekalian dengan keterampilan digital ini nanti bisa memasarkan produk yang dihasilkan tidak saja ke Indonesia tapi ke luar,” ujarnya.

    Saat ini, kata Anang di Tabalong sudah ada beberapa IKM yang berbasis digital yang sebagian produk-produknya telah dipamerkan dan dijual secara digital.

    “Bahkan disini sudah menikmati finansial teknologi,” terangnya.

    Anang juga berharap, kegiatan bimtek dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

    “Jadi digitalnya sudah menguasai kemudian ilmu marketing dan promosinya yang penting lagi harus ditambah,” ungkapnya. (arif)

    Editor : Akhmad

  • Ditangan Usamah, Semua Benda Jadi Bermotif Sasirangan

    Ditangan Usamah, Semua Benda Jadi Bermotif Sasirangan

    BANJARMASIN,klikkalsel.com – Situasi pandemi terkadang harus membuat orang kreatif, terlebih jika ingin menghasilkan sedikit tambahan untuk pundi-pundi rupiah.

    Seperti Usamah, SPdI, MPd guru di SMAN 12 Banjarmasin ditangannya sisa kain-kain khas Banjarmasin yakni sasirangan berubah menjadi berbagai bentuk seperti Helm, Sepeda, Pot, Toples dan bisa menjelma menjadi sebuah sepeda Motor

    Berawal pada bulan Juli 2020 ketika berkunjung ke tempat pamannya bekerja sebagai penjahit disana ia banyak melihat banyak potongan bekas Sasirangan atau kain perca.

    “Saya pun berpikir bagaimana kain perca itu bisa bermamfaat hingga menghasilkan uang. Kenudian saya mencoba menempelkannya kesebuah media toples dan ternyata bagus hasilnnya,” katannya Jumat 16/10/2020

    Dari sebuah toples dirinnya mencoba dengan media lainnya untuk dikembangkan ke pot bunga dan helm hingga sepeda motor dan sebagainnya

    Sejumlah karyanya tersebut dicoba dipasarkan, ternyata banyak menarik peminat, tidak haya dari daerah jalsel saja ternyata ada juga dari daerah Kalteng hingga kaltim.

    “Dalam sehari jenis toples dan pot bunga bisa dibikin lima buah untuk helm dikerjakan tiga buah sehari untuk sepeda motor bisa satu hari, namun semua bisa lebih sesuai dengan tingkat kesulitan mediannya,” katannya.

    Dijelaskannya dalam membuat atau menempel kain sasirangan pada objek yang ditentukan seperti di helm bila bentuknya polos dan bulat maka mengerjakannya harus dipotong dulu, bila tidak hasilnya kurang rapi.

    Menempelpun ada tekniknnya, kain yang dibutuhkan menempel ke helm sekitar 50×50 sentimeter, tergabtung corak Sasirangan.

    “ Sesuai alur dan pola pada sasirangan,” ucapnnya.

    Dikatakannya pula saat ini dirinnya hanya sebatas pemasangan saja sebab untuk modal bahan dirinnya tak memiliki. Ia sempat ingin menambah modalnya dengan melakukan pinjaman UMKM pemerintah namun sampai saat ini tak ada jawaban.

    “Saat ini usaha kreatif yang dimiliki monoton tak bisa naik sebab terbatas dana,” katannya

    Menurut Usamah, harga jasa membikinnya, tergantung media. Untuk pot bunga dan toples Rp30.000 sampai 100.000, helm Rp 100.000, sepeda motor Rp 250.000 sampai Rp 500.000 tergantung pesanan konsumen apa saja yang ditempel.

    “Meski demikian saya tetap prioritaskan pekerjaan saya seorang guru.” Katanya sambil memperlihatkan helm dari sasirangan. (Azka)