Banjarmasin

Ditangan Usamah, Semua Benda Jadi Bermotif Sasirangan

BANJARMASIN,klikkalsel.com – Situasi pandemi terkadang harus membuat orang kreatif, terlebih jika ingin menghasilkan sedikit tambahan untuk pundi-pundi rupiah.

Seperti Usamah, SPdI, MPd guru di SMAN 12 Banjarmasin ditangannya sisa kain-kain khas Banjarmasin yakni sasirangan berubah menjadi berbagai bentuk seperti Helm, Sepeda, Pot, Toples dan bisa menjelma menjadi sebuah sepeda Motor

Berawal pada bulan Juli 2020 ketika berkunjung ke tempat pamannya bekerja sebagai penjahit disana ia banyak melihat banyak potongan bekas Sasirangan atau kain perca.

“Saya pun berpikir bagaimana kain perca itu bisa bermamfaat hingga menghasilkan uang. Kenudian saya mencoba menempelkannya kesebuah media toples dan ternyata bagus hasilnnya,” katannya Jumat 16/10/2020

Dari sebuah toples dirinnya mencoba dengan media lainnya untuk dikembangkan ke pot bunga dan helm hingga sepeda motor dan sebagainnya

Sejumlah karyanya tersebut dicoba dipasarkan, ternyata banyak menarik peminat, tidak haya dari daerah jalsel saja ternyata ada juga dari daerah Kalteng hingga kaltim.

“Dalam sehari jenis toples dan pot bunga bisa dibikin lima buah untuk helm dikerjakan tiga buah sehari untuk sepeda motor bisa satu hari, namun semua bisa lebih sesuai dengan tingkat kesulitan mediannya,” katannya.

Dijelaskannya dalam membuat atau menempel kain sasirangan pada objek yang ditentukan seperti di helm bila bentuknya polos dan bulat maka mengerjakannya harus dipotong dulu, bila tidak hasilnya kurang rapi.

Menempelpun ada tekniknnya, kain yang dibutuhkan menempel ke helm sekitar 50×50 sentimeter, tergabtung corak Sasirangan.

“ Sesuai alur dan pola pada sasirangan,” ucapnnya.

Dikatakannya pula saat ini dirinnya hanya sebatas pemasangan saja sebab untuk modal bahan dirinnya tak memiliki. Ia sempat ingin menambah modalnya dengan melakukan pinjaman UMKM pemerintah namun sampai saat ini tak ada jawaban.

“Saat ini usaha kreatif yang dimiliki monoton tak bisa naik sebab terbatas dana,” katannya

Menurut Usamah, harga jasa membikinnya, tergantung media. Untuk pot bunga dan toples Rp30.000 sampai 100.000, helm Rp 100.000, sepeda motor Rp 250.000 sampai Rp 500.000 tergantung pesanan konsumen apa saja yang ditempel.

“Meski demikian saya tetap prioritaskan pekerjaan saya seorang guru.” Katanya sambil memperlihatkan helm dari sasirangan. (Azka)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top