Kategori: Ekonomi & Bisnis

  • Inspiratif, Ini Karya Pemenang Yamaha Digital Custom Generasi 125

    Inspiratif, Ini Karya Pemenang Yamaha Digital Custom Generasi 125

    JAKARTA, klikkalsel.com – Yamaha Digital Custom Generasi 125 merupakan kompetisi modifikasi online motor Yamaha 125 cc yang sukses digelar dari tanggal 19 Agustus sampai 30 September 2020, berhasil mengundang antusias para modifikator dan pengguna motor Yamaha dari seluruh wilayah Indonesia untuk mendaftar.

    Setelah melalui proses penjurian yang panjang, akhirnya pada hari Jumat (16/10/2020) didapatkan 12 finalis dari masing-masing regional Indoenia Tengah, Barat dan Timur yang terpilih menjadi satu orang pemenang Best of the Best dan 3 orang pemenang favorit yang telah berkompetisi dalam menuangkan ide dan kreatifitasnya pada motor #Generasi125.

    “Yamaha Digital Custom Generasi 125 merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan pengalaman berkendara dengan menyesuaikan kebutuhan dan selera konsumen. Maka itu, Yamaha mengadakan kegiatan ini sebagai wadah bagi para pemilik produk dan juga modifikator untuk dapat lebih explore produk sesuai dengan trend saat ini serta dapat memberikan inspirasi kepada pemilik motor Generasi 125 lainnya,” jelas Antonius Widiantoro, selaku Manager Public Relation dan Yamaha Riding Academy PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Baca Juga : Builder Ungkap Alasan Konsumen Beli XSR 155

    Sesuai dengan tema embracing tastemakers, Yamaha Digital Custom Generasi 125 merangkul para pengguna setia produk #Generasi125, mulai dari Yamaha FreeGo, X-Ride, Fino Series, dan Mio Series dengan selera, gaya, dan desain modifikasi yang kreatif dari masing-masing penggunanya yang pasti keren.

    Berikut 12 nama finalis Yamaha Digital Custom Generasi 125 :

    Regional 1 Indoensia Barat Barat :
    Kategori Mio Series – Irvan Adipratama (Jakarta)
    Kategori FreeGo – Andrianus Harsono (Jakarta)
    Kategori Mio Series – Wikan Bherbudi (Jakarta)
    Kategori FreeGo – Deden Desmahikmawan (Depok)
    Kategori Fino Series – Reksipermadi (Bogor)
    Kategori Fino Series – Diki Ahmad Sidik (Bandung)
    Kategori X-Ride – Muhammad Yusuf (Yogyakarta)
    Kategori Mio Series – Adrian Ahmad Ramadhani (Blitar)
    Kategori Fino Series – Joni agung prasetyo (Sragen)

    Regional 2 Indonesia Bagian Tengah :
    Kategori X-Ride – Tommy Susilo (Tanah Laut – Kalimantan selatan)
    Kategori FreeGo – Hari Sendie (Samarinda)

    Regional 3 Indonesia Bagian Timur :
    Kategori X-Ride – Michael jiro (Fak Fak – Papua Barat)
    Dari 12 finalis perwakilan ketiga regional, diseleksi kembali oleh juri perwakilan dari Yamaha dan GridOto secara live (virtual) hingga terpilih 1 orang pemenang Best of the Best Yamaha Digital Custom Generasi 125 dari region 2 WITA yang berhasil membawa pulang 1 unit Yamaha FreeGo. Berikut nama pemenang Best of The Best :

    Kategori FreeGo – Hari Sendie (Samarinda)
    Karena banyaknya karya kreatif yang menarik hati, maka juri menentukan 3 tambahan pemenang favorit. Berikut 3 nama pemenang favorit:

    Kategori FreeGo – Taufan Aditya Putra (Bali)
    Kategori X-Ride – Muhammad Tanthowi (Surabaya)
    Kategori Fino Series – Fandi Bagaspati (Makasar).

    “Kami mengucapkan selamat untuk para finalis, pemenang favorit, dan pemenang Best of the Best Yamaha Digital Custom Generasi 125 karena telah menyumbangkan inspirasi melalui karya terbaiknya. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi dan memberikan semangat untuk berkreasi bagi seluruh pengguna motor Yamaha 125 cc di Indonesia,” ungkap Anton.(ganang)

    Editor : Amran

    Untuk foto hasil karya terbaik dari para finalis dan pemenang Yamaha Digital Custom Generasi 125 dapat diunduh melalui link terlampir : https://drive.google.com/drive/folders/1nsDVaP4a8UhKsgWkWdqzpz7mDsENZzD7?usp=sharing

  • Builder Ungkap Alasan Konsumen Beli XSR 155

    Builder Ungkap Alasan Konsumen Beli XSR 155

    JAKARTA, klikkalsel.com – Lingkup pergaulan yang mengedepankan lifestyle banyak mempengaruhi konsumen untuk memilih dan menggunakan sepeda motor dengan desain yang berkarakter kuat.

    Hal itu pun terjadi pada para pengguna XSR 155 yang memiliki gaya hidup berbeda dari pengguna motor sport lainnya.

    XSR 155 sangat kental dengan karakter sport heritage yang didukung dengan fitur modern seperti Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling menjadi lebih ringan dan perpindahan gigi lebih halus, sehingga motor itu menjadi pilihan yang paling pas untuk melengkapi lifestyle dan mobilitas harian.

    Banyak cerita terkait ketertarikan pada XSR 155 yang dipicu dari kerabat dekat yang sudah memiliki XSR 155 dan akhirnya membuat orang-orang di dalam lingkungan pergaulannya itu ikut menyukai motor itu juga.

    ”Mereka pun sangat menghargai nostalgia dan kisah yang dialami pada waktu dulu sehingga mempengaruhi gaya hidup saat ini. Berangkat dari situ, dengan kesamaan di lingkup pergaulannya yang mengedepankan lifestyle, pilihan sepeda motornya pun yang bisa menunjukkan identitas dirinya yang stylish. Circle pergaulan itu akhirnya mempengaruhi orang untuk membeli XSR 155, termasuk juga dari jaringan pergaulan di social media,” jelas Rizky Pratama, builder Lemb Inc.

    Baca Juga : Inspiratif, Ini Karya Pemenang Yamaha Digital Custom Generasi 125

    Menurut Rizky, lingkup pergaulan yang lekat dengan lifestyle sepeda motor misalnya tumbuh dari perkantoran maupun hobi custom motor.

    ”XSR 155 memiliki kesan bahwa motor ini terinspirasi dari desain motor lawas tetapi dilengkapi fitur modern, ini adalah alasan kuat konsumennya yang mengerti dan peka akan styling atau desain motor. Menggunakannya akan memperkuat image, jati diri, dan intelektualitas seseorang dalam kehidupan berkendara roda dua,” tambah Rizky.

    Selain mendukung lifestyle berkendara, keberadaan fitur dan teknologi modern pada XSR 155 juga menarik buat konsumen.

    Rizky menyebutkan Upside Down (USD) yang disematkan pada motor itu adalah salah satu fitur yang disukai pengguna XSR 155. Fitur ini membuat handling lebih nyaman, motor lebih stabil, dan menunjang tampilan semakin gagah berkendara.

    Yang membuat konsumen terkesan juga adalah desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED modern, dan LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID).
    Di sektor jantung pacu, XSR 155 hadir dengan mesin Fuel Injection berkapasitas 155cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan yang telah dilengkapi dengan teknologi VVA sehingga mampu menghasilkan tenaga maksimum 14,2 kw/10.000 rpm dan torsi maksimum 14,7 Nm/8.500 rpm.(ganang)

    Editor : Amran

    Untuk informasi produk Yamaha XSR 155, selengkapnya kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/all-new-xsr-155/

  • Massa Buruh di Tabalong Ancam Lakukan Aksi Lebih Besar Jika Upah Minimum Tak Dinaikkan

    Massa Buruh di Tabalong Ancam Lakukan Aksi Lebih Besar Jika Upah Minimum Tak Dinaikkan

    TANJUNG, klikkalsel.com – Tak hanya menolak Undang – Undang Omnibuslaw Cipta Kerja, massa buruh yang melakukan aksi hari ini juga meminta upah minimun di Kabupaten Tabalong di naikkan.

    Massa buruh yang tergabung dalam DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi Pertambangan (FSP-KEP) Tabalong ini, mengancam akan melakukan aksi demo susulan jika tuntutannya tidak dihiraukan.

    Ketua DPC FSP-KEP Tabalong, Sahrul mengatakan, surat edaran Kemenaker yang mengatur tentang upah minimum hanya berupa himbauan bukan suatu aturan.

    “Jadi pemerintah bisa mengabaikan surat edaran tersebut, kita menolak keras karena kebutuhan hidup layak (KHL) itu tidak ada sejarah di Indonesia turun, pasti meningkat,” terangnya.

    Apabila upah minimum kabupaten Tabalong itu tidak naik, pihaknya sepakat khususnya FSP-KEP akan melakukan aksi lebih besar ke tiga titik yaitu kantor DPRD, kantor Bupati dan Disnaker Tabalong.

    “Karena buruh luka belum terobati dengan Omnibus Law ditambah lagi dengan luka surat edaran Kemenaker, kemungkinan kita akan bersinergi dengan serikat pekerja lain,” tegas Sahrul.

    Terpisah, Ketua DPRD, H Mustafa mengatakan, akan menyampaikan aspirasi dari para buruh terkait penolakan UU Cipta Kerja ke DPR RI.

    “Omnibuslaw inikan pembahasannya di DPR RI, namun apa yang disampaikan oleh kawan-kawan kami akan menyampaikan juga dengan demo hari ini ke DPR RI,” katanya.

    Namun, terkait dengan surat edaran Kemenaker RI yang mengatur tentang upah minimum, Mustafa menjelaskan hal itu bukan menjadi ranah pihaknya.

    “Karena ini ranahnya Dinas Tenaga Kerja kami tidak bisa mencampuri itu, namun nanti ada pembahasan dari perwakilan serikat pekerja dengan dewan pengupahan serta dinas terkait,” jelas Mustafa.

    Meski begitu, Mustafa mengaku, akan secepatnya menyampaikan apa yang menjadi tuntutan para buruh yang melakukan aksi.

    “Secepatnya juga kita sampaikan terkait dengan materi-materi yang menjadi tuntutan dari kawan-kawan pekerja,” ungkapnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Pelaku Usaha di Tabalong Sambut Positif Lahirnya UU Cipta Kerja

    Pelaku Usaha di Tabalong Sambut Positif Lahirnya UU Cipta Kerja

    TANJUNG, klikkalsel.com – Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) menyambut positif Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

    Para pelaku usaha tersebut mengaku optimis dengan UU yang sempat menjadi pro dan kontra itu, terutama dalam hal pengurusan perizinan kedepannya yang akan lebih mudah.

    Pengakuan pertama disampaikan Fajri, pelaku usaha UMKM Bengkel di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

    Fajeri mengatakan, dengan adanya payung hukum baru yakni UU Cipta kerja dapat mempermudah perizinan.

    “Dan juga bagi pemilik usaha akan lebih mudah memperoleh modal untuk memajukan usahanya,” ujarnya, Sabtu (7/11/2020).

    Dirinya juga berterimakasih kepada pemerintah karena menurutnya UU Cipta Kerja telah merangkul semuanya baik dari sisi pengusaha maupun karyawan atau pekerja.

    Begitu juga dengan Janah, pelaku usaha UMKM warung makan di Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

    Menurutnya, sebagai pelaku usaha warung makan sangat senang dengan UU Cipta Kerja karena dinilainya dapat mempermudah semua regulasi terkait usaha.

    “Keputusan pemerintah membuat Omnibus Law sudah tepat. Kami sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Tabalong optimis perekonomian dapat semakin membaik di tengah pandemi covid-19,” katanya.(arif)

    Editor : Amran

  • Pelaku Usaha Bidang Plywood Sambut Baik Omnibus Law

    Pelaku Usaha Bidang Plywood Sambut Baik Omnibus Law

    MARABAHAN, klikkalsel.com – Sambutan gembira ditunjukkan para pelaku usaha di Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan (Kalsel) terhadap UU Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang telah disahkan DPR RI.

    Sebab, diyakini menghadirkan optimisme perizinan lebih mudah ke depannya.

    “Kalau sudah izin dipermudah, modal jadi bisa diperbanyak dan usahapun pasti berkembang ke arah yang lebih maju lagi,” kata H. Samsul Rohman selaku Direktur Produksi PT. Dharma Putra Kalimantan Sejati (DPKS) pelaku usaha yang bergerak di bidang Kayu Lapis atau Pliwood.

    Ia menyampaikan, Undang-Undang Cipta Kerja telah merangkul semuanya, baik dari sisi pengusaha, karyawan atau pekerja, serta masyarakat pada umumnya.

    “Senang dengan UU Cipta Kerja karena dinilai lebih mempermudah regulasi bidang Industri dan usaha. Keputusan pemerintah membuat Omnibus Law sudah tepat. Kami sebagai pelaku Usaha di Kalsel optimis Iklim perekonomian di Kabupatrn Barito Kuala dan Kalimantan Selatan dapat semakin baik di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

    Bagi dia, sejumlah pertimbangan matang tentu saja telah dibuat Pemerintah terkait pembuatan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Salah satunya mencegah perpindahan lapangan kerja ke negara lain, meningkatkan daya saing pencari kerja, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan produktivitas guna mengangkat status perekonomian Indonesia ke level lebih tinggi dari saat ini sebagai negara berkembang. (muhammad)

    Editor : Akhmad

  • Pedas dan Gurihnya Nasi Bakar Cibul dengan Varian Lauk Siap Memanjakan Lidah

    Pedas dan Gurihnya Nasi Bakar Cibul dengan Varian Lauk Siap Memanjakan Lidah

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Nasi yang dibungkus daun pisang lalu dibakar menciptakan rasa gurih. Di warung makan Nasi Bakar Cibul, Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, menyajikan kuliner ini dengan varian lauk citra rasa pedas memanjakan lidah.

    Rasanya yang gurih dan lezat ditambah aroma khas nasi bakar yang hangat dijamin bangkitkan selera makan. Di warung makan Nasi Bakar Cibul (seberang Masjid Ar Rahim) ada berbagai menu yang disediakan untuk memanjakan lidah pecinta kuliner di Kota Seribu Sungai.

    Satu menu andalan di warung makan ini yaitu Nasi Bakar Cibul Mix dengan lauk Ayam Rica, Baby Cumi dan Cumi Hitam. Bagi penikmat kuliner gemar makan pedas, bisa request level dari 1-5.

    “Nasi putih biasa dicampur bumbu rahasia sama lauk-lauk juga dimasukin. Kalau doyan pedas, sambelnya dimasukin juga jadi satu terus dibakar. Kan yang menggunakan selera aroma bakarannya itu,” tutur Manager Operasional Nasi Bakar Cibul, Steni Kharisma.

    Selain nasi bakar mix, menu nasi bakar ayam rica-rica juga yang paling ramai dipesan pembeli. Harga nasi cibul bakar sendiri, kata Steni, berkisar dari Rp 19 ribu sampai Rp24 ribu per porsi.

    Dia mengatakan biasanya konsumen membeli melalui Grab Food dan Go Food. Awalnya warung nasi bakar cibul ini buka di Banjarbaru pada 2016 lalu, dan kemudian sejak 3 bulan lalu membuka cabang di Banjarmasin.

    “Syukurnya produk aku ini disukai orang-orang juga, ada jalannya bisa jadi top terlaris di Banjarbaru,” pungkasnya.(rizqon)

    Editor : Amran

  • Puluhan Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19 Ikuti Pelatihan Las Listrik dan Servis AC di BLK Tanjung

    Puluhan Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19 Ikuti Pelatihan Las Listrik dan Servis AC di BLK Tanjung

    TANJUNG, klikkalsel.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar pelatihan kerja bagi masyarakat yang menjadi korban PHK dan karyawan yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

    Pelatihan ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung selama lima hari, dari 5 hingga 11 November 2020 dan diikuti oleh 20 orang peserta.

    Selama lima hari pelatihan, para peserta akan dibekali dengan ilmu tentang las listrik dan servis AC.

    Kepala Disnaker Tabalong, Syaiful Ikhwan mengatakan, pelatihan ini bentuk kepedulian Pemda dalam pemulihan ekonomi dampak Pandemi.

    Selain itu, tujuan dari pelatihan ini juga untuk memberikan kesempatan kepada para peserta mendapatkan ilmu baru.

    “Kita berkeinginan mereka dilatih untuk diberi keterampilan baru dan kemudian bisa bangkit kembali tumbuh menjadi wirausaha baru sesuai keterampilan yang mereka peroleh,” ucapnya usai pembukaan pelatihan di Aula BLK Tanjung, Rabu (4/11/2020)

    Baca Juga : Kunjungi Bumi Sarabakawa, Rudy Resnawan Nilai Tabalong Daerah Terbaik Penanganan Covid-19 di Kalsel

    Dalam pelatihan kali ini, peserta paling banyak didominasi oleh mereka yang terkena PHK.

    “Dari inventarisasi sebagian banyak dari karyawan di PHK yang mendominasi, mungkin lebih dari 60 persen,” jelas Ikhwan.

    Kepala Disnaker Tabalong, Syaiful Ikhwan (kanan) menyerahkan APD dan atribut latihan kepada perwakilan peserta pelatihan. (foto : arif/klikkalsel)
    Kepala Disnaker Tabalong, Syaiful Ikhwan (kanan) menyerahkan APD dan atribut latihan kepada perwakilan peserta pelatihan. (foto : arif/klikkalsel)

    Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga diberikan bantuan hibah peralatan sesuai kejuruan yang diikuti.

    “Setelah mereka dapat bantuan mereka bisa memulai kegiatan usahanya sesuai keterampilannya, masing-masing dapat bantuan hibah peralatan per orangnya,” ujar Ikhwan.

    Ikhwan berharap setelah para peserta selesai mengikuti pelatihan ini mereka dapat memulai usaha baru.

    “Jadi mereka ini menjadi bagian penggerak daripada pemulihan ekonomi di kabupaten Tabalong,” terangnya.(arif)

    Editor : Amran

  • Produktif Saat Pandemi, Aluh Sasirangan 2019 Geluti Usaha Kuliner Online

    Produktif Saat Pandemi, Aluh Sasirangan 2019 Geluti Usaha Kuliner Online

    BANJARMASIN, Klikklasel.com – Ajrina Tri Yuniarti, modelling peraih Wakil I Aluh Sasirangan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 2019 lalu, ingin tetap produktif di tengah wabah Covid-19.

    Remaja belia berusia dua dekade ini mencoba banting setir menggeluti usaha kuliner berbasis daring. Ia juga sudah menggeluti bidang modelling sejak duduk di Sekolah Dasar (SD) hingga ia dinobatkan menjadi Wakil I Aluh Sasirangan Kalimantan Selatan 2019.

    Perempuan kelahiran tahun 2000 yang akrab disapa Rina ini mengatakan, mengenal bidang modelling itu ketika almarhum ayahnya yang mengenalkan ke temannya pada saat itu yang juga berprofesi sebagai seorang pelatih model atau agency model.

    “Terus ikut belajar ke kenalan ayah, jadi tertarik dan terus didukung sampai sekarang,” ucapnya kepada klikkalsel.com, Selasa (3/11/2020).

    Kendati demikian, dimassa pandemi saat ini kegiatan modelling terhitung kurang aktif lagi. Oleh karena itu Rina berpikir untuk banting setir menjalankan usaha dessert kue-kue manis yang didagangkan secara online melalui akun instagramnya @pawonmantu dan berkeinginan membuka usaha jilbab sasirangan.

    Selain itu, sebagai mahasiswi aktif semester 5 di Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Jurusan Teknologi Laboratorium Medik (Analis Kesehatan). Rina tengah disibukkan dengan aktivitas praktik perkuliahan di kampus.

    “Meski menjalani hanya beberapa hari menjalani praktik secara offline, karena harus menggunakan peralatan laboratorium, tapi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

    Ia juga mengatakan setiap praktik alat pelindung diri (APD), saat di kampus tidak pernah dilepas. Semua itu dia lakukan agar mempertahankan diri dan terhindar dari bahaya penyebaran Covid-19.

    “Jadi, jas lab, masker, face shield, tetap dipakai,” ungkap mahasiswi semester 5 tersebut.

    Menurutnya, dengan tetap memakai APD lengkap selama menjalani praktek di lingkungan kampus, sangat berpengaruh besar guna menghindari penyebaran Covid-19.

    “Hal kecil dengan memakai masker, apalagi ditambah face shield itu sudah bisa berpengaruh besar dalam menghindari penularan virus ini,” ujarnya.

    Menurut Rina, yang terpenting adalah pola pikir individu yang selalu memperhatikan keselamatan dirinya sendiri maupun orang yang ada di sekitarnya.

    “Sebenarnya, masalah tertularnya virus, kembali lagi ke diri masing-masing, bagaimana cara menjaga diri dan paling tidak bisa berpikiran jangan sampai menularkan ke orang lain,” imbuhnya.

    Baca juga : Bawaslu Kalsel Akhirnya Minta Maaf Setelah Didatangi Puluhan Wartawan

    Selain itu Rina mengaku ia rutin mengkonsumsi vitamin dan minum susu dalam rentang waktu dua sampai tiga hari sekali untuk menjaga daya tahan tubuhnya di masa pandemi seperti ini.

    “Pastinya rutin mengkonsumsi vitamin dan susu sebagai pertahanan tubuh,” pungkasnya.(airlangga)

    Editor : Amran

  • Konsumen Harus Cerdas memilih Produk yang Dibutuhkan Sehari-hari

    Konsumen Harus Cerdas memilih Produk yang Dibutuhkan Sehari-hari

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Maraknya peredaran barang dan jasa dalam persaingan bisnis di sejumlah pasar belum memenuhi ketentuan. Pasalnya, para pelaku bisnis hanya mencari cara agar mendapatkan keuntungan, namun masih mengaibaikan hak-hak konsumen.

    Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, mengatakan dalam hal tersebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan, juga terus berupaya memberikan pemahaman hak dan kewajiban konsumen.

    Menurutnya, konsumen itu harus cerdas, misal teliti dalam memilih produk yang akan digunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya, sebelum membeli memerhatikan label dan manual kartu garansi yang berbahasa Indonesia, memastikan produk sudah bertanda Standar Nasional Indonesia (SNI), memerhatikan masa kedaluarsa, serta membeli sesuai kebutuhan dan bukan keinginan semata.

    “Konsumen wajib teliti agar tidak membahayakan mereka,” katannya saat dikonfirmasi Selasa (3/11/2020).

    Selain itu kata dia, konsumen juga harus memiliki daya peningkatan kesadaran, pengetahuan, kepedulian, kemampuan dan kemandirian untuk melindungi dirinya dari penggunaan barang dan jasa yang tidak sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, termasuk menghindari jadi korban promosi produk yang tidak sesuai kualitasnya atau perbuatan curang dari pelaku usaha.

    “Komplin kepada pedagangnya, atau laporan kepada perlindungan konsumen,” katanya.

    Selain itu kata dia, jika konsumen cerdas dan berdaya, pelaku usaha akan lebih hati-hati dalam produksi begitu pula dengan para pedagang, tentunnya berjualan dengan kualitas yang baik.

    “Bagi mereka, pelaku usaha atau pedagang yang tidak baik akan ditinggalkan oleh konsumenya secara otomatis,” ucapnnya.(azka)

    Editor : Amran

  • Seni Mengolah Aquascape, dari Mengatur Pasir di Bawah Air, Hingga Menata Tanaman

    Seni Mengolah Aquascape, dari Mengatur Pasir di Bawah Air, Hingga Menata Tanaman

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Hamsa seorang Aquascaper asal Banjarmasin telah membuktikan kalau hobinnya mengatur tanaman, air, batu, karang, kayu dan lain sebagainya menjadi sebuah seni nan indah dalam suatu aquarium.

    Bahkan dalam wadah tersebut juga dipelihara ikan dan semua komponen agar tetap hidup seperti ekosistem yang nyata. Menarik dan menjanjikan, bagai mana tidak, setiap hari ia sibuk mengerjakan orderan atau pesanan orang.

    Hobinnya menyusun serta menata tanaman dalam air tersebut memberikan pendapatan yang tidak sedikit, satu Aquascape berkisar antara Rp2 juta hingga ratusan juta, tergantung pesanan.

    “Biasannya sebelum memesan konsumen berkomunikas dengan saya dulu jenis, bentuk serta ukurannya harus dibicarakan, atau bisa pula kita buatkan sesuai dengan budget dananya,” katannya saat disambangi klikkalsel.com dikediamannya, di Jalan Sultan Adam Komplek Family Permai, Banjarmasin, Senin (2/11/2020).

    Dalam membentuk Aquascape tidak segampang dan semudah yang dilihat atau secara sembarangan. Namun Hamsa sudah melakoni sejak dari 1995 hingga sekarang.

    Pengetahuan nggak hanya dari sisi keindahan, aquarium harus bisa menjadi habitat ideal bagi ikan dan terumbu karang di dalamnya tetapi pengetahuan tentang kehidupan di dalam akuarium harus dimiliki.

    “Ada dasar yang penting seperti tiga elemen utamanya yakni pupuk, cahaya, dan CO2. Sisanya tergantung imajinasi dan inspirasi dari alam. Biasanya, pelanggan request desain tertentu. Lalu, saya menerapkan dan mengembangkannya,” Ucap Hamsa.

    Dikatakannya pula dalam kecintaan memelihara Aquascape sejumlah tanaman lain penggangu juga sering muncul didalam aquarium dan ini perlu kesabaran. Terkadang muncul dengan sendirinya dan merusak pemandangan aquascape.

    “Untuk menghilangkan itu, paling gampang kalau habitat udah mature (stabil) dan itu butuh 6-8 bulan. Tapi, biasanya diakali dengan menambahkan ikan dan udang tertentu yang memang pemakan alga,” ucap Hamsa.

    Aquascape olahannya juga pernah membanggakan Kota Banjarmasin, sebab ia pernah menjuarai tingkat Nasional urutan kedua, dan pernah pula masuk lima Blbelas besar Internasional pad perlombaan di China.

    “Ratusan yang sudah saya buat dan saat ini saya mengerjakan pesanan orang ada sekitar 12 buah, tekuni saja hobimu dan bersungguh sungguh-sungguh tentunya akan memberikan penghidupan bagimu,” ucap Hamsa.(azka)

    Editor : Amran