Banjarmasin

Sempat Terabaikan di Tahap I, Walikota Apresiasi Pos PSBK

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) yang dilakukan oleh warga mendapat apresiasi dari Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Menurutnya, apa yang dilakukan Lurah, RW dan RT dalam menggerakkan kesadaran warga tersebut dapat mengamankan dan menjalankan protokol kesehatan.
“Diharapkan ini dapat mengawasi pergerakan warga, melokalisir dan memutus mata rantai hingga ke skala yang lebih besar,” ujarnya, Kamis (28/5/2020).
Menurutnya hal ini sudah muncul di Perwali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Banjarmasin Jilid I yaitu pada pasal 18 yang menjelaskan tentang pelibatan RW, RT dan tokoh masyarakat.
Baca Juga : 38 Pasar Tradisional di Banjarmasin Diawasi
“Kita akui pada tahap I ini terabaikan karena konsentrasi RT pada saat itu fokus pada pendataan penerima Bansos,” terang Walikota.
Saat ini ujar Walikota hampir diseluruh kelurahan yang ada di Banjarmasin sudah didirikan pos PSBK hasil dari swadaya masyarakat.
Lebih lanjut Walikota mengatakan saat ini pihaknya fokus pada 3 kluster yang dikhawatirkan penyebarannya menghasilkan kluster baru.
“Pekapuran, Pasar Hanyar dan Sungai Bilu yang jumlahnya melonjak terus. Makanya diharapkan dengan 2000 rapid test yang akan di laksanakan ini betul-betul dapat mentracking agar tidak berkembang jadi kluster baru,” tegasnya.(david)
Editor : Amran
To Top