Banjarmasin

Pendapatan Pajak THM Turun, Pengelola Salahkan Pembatasan Jam Tayang

BANJARMASIN, klikkalsel – Menyikapi minimnya pendapatan daerah dari sektor pariwisata khususnya tempat hiburan malam (THM), Komisi II DPRD Banjarmasin lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa THM.

Sidak yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Bambang Yanto Permono diikuti oleh Wakil Ketua Komisi II HM Faisal Hariyadi beserta anggota antara lain Muhammad Isnaini, Noval, Abdul Gais, dan Rasyid Ridha tersebut bertujuan untuk mengecek langsung tingkat kunjungan dan transaksi di THM.

“Dari Sidak ini kita temukan kejanggalan antara jumlah kunjungan dan transaksi dengan pajak yang dibayarkan,” ungkap Bambang Yanto Permono usai Sidak, Minggu (13/1/2019) dini hari.

Menurutnya hal tersebut diduga terjadi karena Pemko Banjarmasin selama ini hanya menerima laporan dan menerima pajak dari para pengusaha THM tanpa melakukan pengecekan ke lapangan.

Selain itu, pihaknya juga menerima keluhan dari para pengelola THM tentang kendala THM dalam beroperasi, antara lain pembatasan jam tayang yang diberlakukan oleh Pemko Banjarmasin.

“Kita diminta bayar pajak tinggi sampai 30 persen, tapi disi lain kita digencet dengan pembatasan jam tayang,” sebut Manager Armani Executive Club, Arie Soleh Mulia di hadapan para legislator tersebut.

Hal tersebut salah satu yang membuat rendahnya setoran pajak THM yang dikelolanya, meski ia pun mengklaim pihaknya adalah penyetor pajak tertinggi di kategori hiburan karoke.

Mendapati keluhan tersebut, Komisi II berjanji akan melakukan evaluasi saat melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah.

Selain itu, dalam Sidak yang dikawal oleh Satpol PP Banjarmasin tersebut juga ditemui THM yang melanggar jam tayang yang ditentukan Pemko Banjarmasin.

Sidak dimulai dari Armani Executive Club di kawasan Skip Lama Banjarmasin, dilanjutkan ke The Peak International Karoke & Club Hotel Golden Tulip di kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 2 dan diakhiri di Karoke Hokky 89 di kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. (david)

Editor : Farid

To Top