Mahasiswa Politeknik Ditemukan Tak Bernyawa dengan Seutas Tali Dileher

Relawan emergency saat mengevakuasi jasad mahasiswa Politeknik yang gantung diri di kontarakannya Jalan Bandarmasih Komplek DPR

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang mahasiswa politeknik di Banjarmasin ditemukan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara diduga gantung diri.

Penemuan jenazah mahasiswa itu terjadi dalam rumah kontrakan dua pintu Jalan Bandarmasih Komplek DPR, Gang Lima Buntu RT 37, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (30/4/2024) sekitar pukul 17.00 Wita

Informasi dihimpun, mahasiswa tersebut berinisial PYA (21), warga Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Ia juga mahasiswa semester 6.

Almarhum ditemukan tergantung menggunakan seutas tali jemuran dengan kondisi muka membiru di rumah tengah kontrakan yang kemudian tersebar di grup emergency.

Sontak hal tersebut membuat ribut dan warga sekitar juga mulai berdatangan untuk melihatnya.

Baca Juga : Dugaan Malapraktik di RSUD Ulin Banjarmasin, Polisi Kantongi Keterangan 14 Saksi dan Agendakan Bertemu Ahli

Baca Juga : Mengupas Rajah dan Wafak Pada Kultur Masyarakat Banjar yang Terkenal Hingga Manca Negara

Warga setempat yang kerap disapa Mama Hana mengatakan, mahasiswa politeknik itu baru pindah di kawasan tersebut sekitar dua bulan terakhir dan sangat jarang berinteraksi dengan warga.

“Terakhir saya ada melihat almarhum siang tadi waktu menjemur pakaian di depan kontrakannya,” ujarnya.

Tidak lama, itu almarhum kembali menyendiri di dalam kontrakan. Hingga ditemukan meninggal dunia dengan tergantung diri.

Sementara itu, Alay seorang relawan emergency di Banjarmasin ketika mengevakuasi jenazah mengatakan, kondisi jenazah dalam keadaan tergantung. Namun, kedua kakinya berpijak di lantai.

“Tapi di lokasi ada ember cat, kemungkinan untuk pelaku itu naik ke ember cat dahulu,” ujarnya.

“Tapi leher tergantung dengan tali jemuran,” katanya lagi.

Dari pemantauan pihaknya tidak ada ditemukan tanda tanda terjadi kekerasan dari tubuh almarhum

Kemudian, setelah dievakuasi jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kalimantan Tengah oleh pihak keluarga.(airlangga)

Editor : Amran