Komunitas Skateboard di Tabalong Minta Perhatian Pemerintah Daerah

Fasilitas Skatepark milik Bayan Skateboard tengah dalam perbaikan. (istimewa)
TANJUNG, klikkalsel.com – Komunitas Skateboard satu-satunya di Kabupaten Tabalong Bayan Skateboard, terpaksa memperbaiki sarana lintasan skateparknya dengan menggunakan dana swadaya anggota.
Fikri, anggota Bayan Skateboard mengatakan, hal itu dilakukan karena selama ini pihaknya belum ada mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat, meski telah beberapa kali mengharumkan nama Tabalong dalam kompetisi skateboard baik di tingkat regional maupun nasional.
Terakhir perbaikan lintasan skatepark dilakukan pada bulan Desember tahun lalu juga dengan dana swadaya anggota.
Baca Juga : Dua Pengedar Sabu Dibekuk, Satu Berstatus ASN
“Satu orang Rp20 ribu, tapi kalau ada yang lebih dari itu kami terima. Alhamdulillah dari hasil kolektif terkumpul Rp500 ribu,” katanya.
Fikri berharap, kedepan ada campur tangan dari pemerintah setempat atau instansi untuk perawatan skatepark.
“Perbaikan ini agar teman-teman dapat bermain dengan aman dan juga bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam olahraga ini,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu, mengatakan, pihaknya saat ini memang belum dapat memberikan bantuannya kepada komunitas skatebord yang ada di Tabalong.
Menurutnya, komunitas skateboard yang ada di Tabalong belum terdaftar resmi di dalam federasi manapun, sehingga pihaknya kesulitan untuk mengalokasikan anggaran biayanya.
“Dia kalau belum terdaftar, sulit mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya.
Tumbur menjelaskan, bisa saja bantuan itu dipaksakan untuk disalurkan ke komunitas skateboard, namun hal itu akan membuat pihaknya terkendala dalam hal pelaporan keuangan.
“Siapa yang bertanggungjawab disitu kalau dana itu kita keluarkan,” ujarnya.
Tumbur pun menghimbau, agar komunitas skateboard yang ada di Tabalong agar segera mendaftarkan dirinya ke federasi terkait sehingga nantinya dapat bantuan dari pemerintah daerah setempat.(arif)
Editor : Amran