Kategori: HST

  • Kabur dari Tahanan dan Buron Empat Hari, Wanita Muda Pengedar Narkoba Ini Diringkus di Batulicin

    Kabur dari Tahanan dan Buron Empat Hari, Wanita Muda Pengedar Narkoba Ini Diringkus di Batulicin

    BARABAI, klikkalsel.com – Sempat kabur dari Rutan Kelas IIB Barabai dengan mengecoh petugas pada Senin (18/4/2022) lalu dan dinyatakan buron selama empat hari, kini wanita muda Desy Raihana (29) akan segera kembali ke jeruji besi.

    Pasalnya, menurut informasi yang beredar pelariannya berakhir dengan diringkusnya pelaku pada lokasi persembunyian oleh petugas gabungan di Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu yang tak lain adalah rumah rekannya.

    Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi melalui Kasi Humas AKP Soebagiyo Sabtu (23/4/2022) siang membenarkan terkait sudah diringkusnya pelaku tersebut.

    “Akan diberitahukan kembali perkembangannya, sebab tersangka masih di perjalanan dari Batulicin menuju Barabai (Mapolres HST),” terangnya.

    Lebih lanjut, pihaknya pun akan segera menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya kembali pelaku tersebut.

    Diketahui, Desy Raihana (29) merupakan tahanan titipan yang diduga pengedar narkoba yang diamankan Polres HST pada (1/4/2022) dan dititipkan di Rutan Kelas IIB Barabai.

    Baca Juga : Sempat Terlihat Warga, Wanita yang Kabur Dari Rutan Barabai Dijemput Menggunakan Motor

    Baca Juga : Doa 10 Hari Terakhir di Bulan Ramadan

    Sebelumnya, tahanan tersebut berhasil kabur lewat pintu depan mengecoh petugas dengan motif bertukar baju dengan sang anak yang perawakannya mirip dengan sang ibu saat waktu kunjungan.

    Pelariannya itu pun diduga sudah direncanakan dengan kecurigaan ada yang menjemputnya menggunakan motor roda dua yang sempat terlihat warga.

    Hingga, pengejaran petugas mendapat titik terang yang menurut informasi beredar wanita muda buron itu ditangkap oleh Unit Resmob Satreskri di rumah rekannya di Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

    Kemudian, wanita muda itu akan segera kembali ke jeruji besi mempertanggungjawabkan perbuatannya usai berhasil diringkus petugas gabungan.

    Sementara, Karutan Barabai Gusti Iskandarsyah juga sudah menerima informasi terkait tertangkapnya tahanan titipan tersebut.

    “Betul pak, yang bersangkutan sudah ditangkap kembali oleh tim gabungan,” tulisnya.

    Kemudian, untuk keberlanjutannya pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polres HST nantinya.

    Hingga berita ini terbit, belum diketahui pasti kronologis penangkapan wanita muda boronan itu dan bagaimana upaya pelariannya hingga sampai ke Tanah Bumbu. Namun, petugas Polres HST mengaku akan segera menggelar konferensi pers. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Dikritik, Pemkab HST Diminta Gunakan Hati Nurani

    Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Dikritik, Pemkab HST Diminta Gunakan Hati Nurani

    BARABAI, klikkalsel.com – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) membeli mobil dinas baru menuai beragam kritikan dari masyarakat.

    Pasalnya, diwaktu bersamaan beragam fasilitas publik seperti pasar, jalan, jembatan, masih banyak yang belum dibenahi.

    Lebih dari itu, bahkan jembatan di Desa Alat, Kecamatan Hantakan sudah 13 kali hancur disapu banjir secara berulang-ulang dan menanti perhatian pemerintah pasca banjir 2021 silam.

    Anggota DPRD HST Yajid Fahmi AS pun mengkritik, rencana Pemkab HST membeli mobil dinas baru tersebut. Dia meminta pemerintah menggunakan hati nuraninya.

    “Saat ini masyarakat masih banyak kesusahan dengan kebutuhan pokok yang harganya mengalami kenaikan,” sebutnya, Jum’at (22/4/2022) di Barabai.

    Menurutnya, kebijakan itu terburu-buru, mengingat kondisi keuangan yang belum stabil. Bahkan, sebelumnya Yazid juga menyentil hak-hak para pedagang yang rutin membayar lapak pasar untuk mendapati fasilitas yang layak masih belum terpenuhi.

    Baca Juga : Pasar Dibiarkan Amburadul, Pemkab HST Akan Beli Mobil Dinas Senilai Rp 2,8 Miliar

    Baca Juga : Selama 12 Hari Kedepan, Polres HST Gelar Operasi Ketupat

    Di samping itu, honor dan insentif tenaga kontrak seperti guru dan ustaz agama keliling masih ada yang belum dibayar. Menurutnya, masih banyak hal mendesak lainnya yang wajib dibayarkan.

    “Momentumnya kurang pas. Seharusnya jika hak-hak guru dan pengajar belum terpenuhi, pembelian barang yang sifatnya tidak mendesak harus ditunda,” tegas Anggota Komisi II DPRD HST ini.

    Kemudian, Yajid juga menyoroti pendapat Pj Sekda HST, Muhammad Yani yang mengatakan APBD HST trend-nya positif.

    Menurutnya, sampai saat ini faktanya Pemkab HST belum mendapat penilaian dari hasil pengelolaan keuangan 2021.

    Lebih lagi, Pemkab HST juga belum tahu apakah ada pengurangan atau tidak pada dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU).

    “Kala itu, saat dewan menyodorkan rencana kegiatan di pembahasan APBD agar diselesaikan pada 2022, pemerintah menyampaikan anggaran tidak terpenuhi sehingga digeser ke 2023. Lalu trend positif nya dimana?,” ketusnya.

    Yazid pun menyarankan, sebaiknya pemerintah penuhi dulu kewajiban yang ada. “Mobil yang ada juga masih sangat layak. Belum ada lima tahun itu mobilnya,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Riswandi sebelumnya mengatakan, pengadaan mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati memang menjadi kewajiban.

    “Kewajiban pemda untuk menyediakan kendaraan dinas yang representatif dan layak untuk menunjang kegiatan kedinasan dan operasional,” katanya.

    Di samping itu, saat ditanya dasar penyediaan pagu anggaran pembelian mobil itu, pihaknya tidak menjawab.

    Kemudian, pihaknya pun belum bisa merinci terkait spesifikasi mobil yang mau dibeli dengan harga Rp 2,8 miliar itu.

    Namun, pengadaan itu sudah terpampang dalam laman lembaga pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten HST dengan kode tender 3642315 dan 3643315. Keterangan keduanya pun sudah selesai tahapan tender yang dimenangkan CV Kana Surya Lestari dari Semarang, Jawa Tengah. (dayat)

     

    Editor : Akhmad

  • Peringati Hari Bumi 2022, Beragam Langkah Kecil Resolusi Lingkungan Untuk Bumi Murakata

    Peringati Hari Bumi 2022, Beragam Langkah Kecil Resolusi Lingkungan Untuk Bumi Murakata

    BARABAI, klikkalsel.com – Memaknai peringatan Hari Bumi Sedunia yang jatuh setiap 22 April, beragam langkah kecil resolusi lingkungan dilakukan muda-mudi untuk Bumi Murakata.

    Seperti yang dilakukan salah satu putra daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HST), Mulyadi Saputra mahasiswa Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Langkah kecilnya dimulai dari Januari 2021 dengan memberikan alternatif solusi masalah sampah yang ada di lingkungan sekitar.

    Gerakan itu ia mulai dengan membentuk Bank Sampah Urbandewan dengan modal rasa kepeduliannya terhadap lingkungan.

    “Memaknai hari bumi ini, bisa saja kita mulai dari beragam langkah kecil. Seperti Bank Sampah Urbandewan ini misalnya, yang kami harapkan bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” ungkapnya, Jum’at (22/4/2022) siang, di Barabai.

    Lebih lanjut, gerakannya itu pun direspon baik oleh masyarakat, instansi, bahkan anak-anak sekalipun dengan silih berganti mendatangi tempatnya, baik untuk menabung sampah maupun edukasi atau sharing pengalaman terkait seputar sampah tersebut.

    Tak ayal, setahun berjalan dirinya sudah berhasil dipercaya oleh ratusan nasabah, satu-satunya mewakili Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam Silaturahmi Nasional Bank Sampah, pengisi materi beragam seminar terkait sampah, menerima beragam penghargaan, hingga dipercaya sebagai Ketua DPD Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa) Kalsel.

    “Di samping menyampaikan edukasi pentingnya memilah sampah untuk kontribusi lingkungan, kami juga menjembatani bahwa sampah tersebut dapat bernilai ekonomis,” terangnya.

    Baca Juga : Selama 12 Hari Kedepan, Polres HST Gelar Operasi Ketupat

    Baca Juga : Sanksi Menunggu Perusahaan Yang Abai Berikan THR Secara Kontan

    Andi, warga Papagaran daerah Pegunungan Meratus, Kabupaten HST memaknai hari bumi dengan melakukan penanaman pohon di sekitar lokasi desanya.

    Ia merasa prihatin dengan sering terjadinya longsor di dekat desanya tersebut semenjak usai dilanda banjir bandang Januari 2021 silam.

    Guna meminimalisir kekhawatiran itu, ia dan warga lainnya pun seringkali melakukan penanaman pohon di sekitar lokasi longsor. Tidak hanya dalam peringatan hari bumi saja, melainkan juga hari-hari lainnya.

    Menurut Andi, untuk peduli terhadap lingkungan jangan hanya menunggu momen atau hari tertentu saja. Melainkan, setiap hari maupun setiap saat kepedulian itu dapat terus dilakukan.

    “Setiap kali ada orang yang membawakan bibit ke atas, kami selalu siap menanamkannya. Tidak hanya menunggu datangnya peringatan hari bumi saja,” ungkapnya.

    Penanaman pohon yang oleh relawan di daerah terdampak longsor Dusun Papagaran, Desa Patikalain HST. (foto : dayat/klikkalsel.com)

    Sementara itu, peringatan hari bumi tahun 2022 ini menurut Earth Day mengangkat tema “Invest in Our Planet” atau Berinvestasi di Planet Kita.

    Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten HST, melalui Bidang Tata Lingkungan sendiri mewarnainya dengan membagikan 100 tumbler gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar kantornya.

    Menurutnya, pembagian tersebut dalam rangka mensosialisasikan kepada masyarakat agar berhenti menggunakan barang-barang jenis plastik sekali pakai yang merupakan salah satu momok sampah terbesar di Kabupaten HST.

    “Stop penggunaan produk plastik sekali pakai,” imbuhnya.

    Di samping itu, salah satu komitmen Pemkab HST juga setiap pejabat yang baru naik pangkat, dan baru-baru ini para guru ASN PPPK yang baru menerima SK diwajibkan setiap orangnya menanam lima bibit pohon di sekitar sekolah atau lingkungannya masing-masing. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Selama 12 Hari Kedepan, Polres HST Gelar Operasi Ketupat

    Selama 12 Hari Kedepan, Polres HST Gelar Operasi Ketupat

    BARABAI, klikkalsel.com – Selama 12 kedepan, Polres Hulu Sungai Tengah (HST) akan menggelar operasi ketupat dalam rangka pengamanan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

    Hal itu disampaikan oleh Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi saat pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan Tahun 2022 di halaman Stadion Murakata Barabai, Jum’at, (22/4/2022) pagi.

    Pada apel itu turut dihadiri Bupati HST, Dandim 1002 HST, Ketua DPRD HST, Kajari HST, Ka Kamenag Kabupaten HST, Kasatpol PP HST, Kepala BPBD HST, Para PJU Polres HST, Para Kapolsek Jajaran Polres HST, Para Perwira, Brigadir Polres HST dan para tamu undangan lainnya.

    Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi, menerangkan, Operasi Ketupat Intan Tahun 2022 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres.

    Baca Juga : Peduli Sesama, Kodim 1002/HST Bersama Jajaran Berbagi Takjil di Jalan

    Baca Juga : Begini Penjelasan Ustadz Khoironi Tentang Zakat Fitrah

    Lebih lanjut, operasi kali ini mengusung tema wujudkan sinergi Polri dengan instansi terkait untuk mewujudkan masyarakat aman dan sehat dalam Perayaan Idul Fitri 1443 H/2022 M.

    “Operasi ini dilaksanakan selama 12 hari mulai dari 28 April 2022 sampai dengan 9 Mei 2022,” terangnya.

    Dalam pelaksanaannya, sebanyak 90 personil gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta Stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya turut dilibatkan dalam pengamanan.

    “Semoga dengan adanya sinergi Polri dengan Instansi terkait untuk mewujudkan masyarakat aman dan sehat dalam Perayaan Idul Fitri 1443 H/2022 M,” tukasnya. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Peduli Sesama, Kodim 1002/HST Bersama Jajaran Berbagi Takjil di Jalan

    Peduli Sesama, Kodim 1002/HST Bersama Jajaran Berbagi Takjil di Jalan

    BARABAI, klikkalsel.com – Kodim 1002/HST bersama seluruh jajaran Koramil membagikan takjil kepada warga masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST).

    Pembagian takjil dilakukan secara bersamaan ditengah bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah.

    Puluhan takjil bagikan kepada pengendara motor/sepeda yang melintas di depan Makodim, Koramil, tukang becak dan warga, Kamis (21/4/2022) sore.

    Dibulan penuh keberkahan ini, Kodim 1002/HST berupaya memberikan teladan bagi masyarakat, salah satunya dengan pembagian takjil menjelang berbuka puasa.

    Dandim 1002/HST Letkol Kav Gagang Prawardhana mengatakan bahwa kegiatan sosial pembagian takjil dimaksudkan untuk membangun semangat dan motivasi kepada masyarakat untuk saling berbagi dengan sesama di bulan suci ramadan.

    “Dibulan yang penuh berkah ini, kegiatan sosial kami maksudkan untuk membangun semangat dan motivasi masyarakat untuk saling berbagi kepada sesama,”ucapnya.

    Baca Juga : Pasar Dibiarkan Amburadul, Pemkab HST Akan Beli Mobil Dinas Senilai Rp 2,8 Miliar

    Baca Juga : Merasa Dibohongi Bem Se-Kalsel Gelar Sholat Jenazah di Jalan

    Para pengguna jalan, deretan tukang becak, serta warga yang melintas pada jalur-jalur itu pun merespon baik kegiatan bagi-bagi takjil dengan bergantiam menerima paket tersebut.

    Sementara itu, Maturidi (47th) salah satu warga Mandingin yang melintas di Makodim 1002/HST selepas pulang kerja mengaku sangat bersyukur mendapat takjil gratis.

    “Ini ulun (saya) dapat nasi dan teh kotak es dari Bapak dan Ibu Tentara. Alhamdulillah bisa berbagi lawan anak dan bini (isteri) di rumah,” ucapnya.

    Maturidi pun berharap semoga takjil ini bisa menjadikan berkah bagi kita semua. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Rutan Barabai Gelar Razia Gabungan, Puluhan Barang Terlarang Turut Disita

    Rutan Barabai Gelar Razia Gabungan, Puluhan Barang Terlarang Turut Disita

    BARABAI, klikkalsel.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai menggelar razia gabungan ke dalam blok-blok hunian bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Rabu (20/4/2022) malam.

    Dalam penggeledahan itu, puluhan barang terlarang didapati petugas dalam blok-blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan langsung disita untuk diamankan.

    Pada razia gabungan ini, Rutan Barabai turut melibatkan para personil dari Polres HST, Kodim 1002/HST, dan BNNK Balangan dengan penggeledahan badan WBP dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian.

    Kepala Rutan Barabai, Gusti Iskandarsyah menyampaikan konferensi pers, razia ini dilaksanakan untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Rutan Kelas IIB Barabai juga dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan, yang jatuh pada 27 April nanti.

    “Seluruh barang hasil razia untuk selanjutnya akan kami buat berita acara pemeriksaannya kemudian akan langsung kami musnahkan,” tegasnya.

    Baca Juga : One Day One Prison Product’s, Ratusan Karya WBP Rutan Barabai Laris Manis Terjual

    Baca Juga : Razia Rutan Rantau, Petugas Temukan Rekapan Togel

    Lebih lanjut, dari penggeledahan seluruh blok hunian tidak ada menemukan handphone ataupun narkoba. Namun, petugas mendapati masih ada barang yang memungkinkan menyebabkan gangguan keamanan.

    “Hasil razia gabungan berupa 8 buah batu, 5 utama kabel, 6 lembar sarung, 1 batang kayu, satu potong besi, 1 potong papan, 12 kaca parfum, 1 buah sendok besi, 1 buah gunting, 3 lembar ampelas, 1 buah kipas angin, 7 buah korek gas, 2 buah pencukur jenggot, dan beberapa buah paku,” terang Gusti berita acara pemeriksaan.

    Terkait temuan barang-barang terlarang tersebut, pihaknya akan mendalami lagi, siapa yang punya barang itu. Lebih jauh, pihaknya juga akan memberikan sanksi, terutama misalnya barang yang didapati seperti handphone sesuai Permenkumham No 6 tahun 2003.

    Diharapkan dengan adanya kegiatan bersih-bersih razia gabungan bersama TNI, Polri, dan BNN menjadi upaya untuk melakukan deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barabai. Selanjutnya semoga Sinergitas ini selalu terjalin terus ke depannya. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Pasar Dibiarkan Amburadul, Pemkab HST Akan Beli Mobil Dinas Senilai Rp 2,8 Miliar

    Pasar Dibiarkan Amburadul, Pemkab HST Akan Beli Mobil Dinas Senilai Rp 2,8 Miliar

    BARABAI, klikkalsel.com – Sudah sekian lama para pedagang keluhkan kondisi Pasar Keramat Barabai terkesan dibiarkan amburadul pasca bencana banjir, Januari 2021 silam.

    Namun sangat mengherankan, baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) mencanangkan akan membeli mobil dinas baru senilai Rp 2,8 miliar untuk menunjang operasional bupati dan wakil bupati.

    Padahal, kondisi keuangan APBD HST pada tahun sebelumnya mengalami defisit dan menjadi alasan beberapa program pemulihan bencana tak bisa dilaksanakan.

    Diketahui, pengadaan tersebut terpampang dalam laman lembaga pengadaan secara elektronik (LPSE) HST.

    Pantauan media ini pada, Rabu (20/4/2022) tercantum dua paket pengadaan mobil, yakni pengadaan kendaraan dinas jabatan kepala daerah dengan kode tender 3642315, dan pengadaan kendaraan dinas untuk jabatan wakil kepala daerah (2500 cc) kode tender 3643315.

    Baca Juga : Berikan Solusi Alternatif Permasalahan Hukum, Kejari HST Gencarkan Rumah Restorative Justice

    Baca Juga : Kesaksian Hefian Noor, Korban yang Viral Sujud Syukur Usai Dievakuasi Dari Reruntuhan Alfamart Gambut

    Masing-masing pengadaan tersebut dibuat pada 6 dan 7 April 2022 dengan keterangan keduanya sudah selesai tahapan tender yang dimenangkan CV Kana Surya Lestari dari Semarang, Jawa Tengah.

    Saat ditanyakan kepada Pj Sekda HST, Muhammad Yani terkait pengadaan mobil jadi kebutuhan mendesak? Di tengah kondisi APBD HST yang tahun sebelumnya mengalami defisit. Dirinya punya pandangan lain.

    Menurutnya Yani, kondisi APBD 2022 cukup memadai. “Trend-nya cukup memadai,” ungkapnya singkat.

    Sementara itu, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten HST, Riswandi mengatakan alasan pengadaan mobil ini karena mobil yang dipakai bupati dan wakil bupati pernah terendam banjir.

    Lebih lanjut, Kedua mobil itu, yang dipakai bupati yakni merek Land Cruiser Prado sedangkan Wabup Toyota Fortuner.

    “Kewajiban Pemda untuk menyediakan kendaraan dinas yang representatif dan layak untuk menunjang kegiatan kedinasan dan operasional,” terangnya.

    Kemudian, terkait pengadaan mobil dinas senilai Rp 2,8 miliar itu, pihaknya belum mengetahui spesifikasi mobil yang akan dibeli. “Belum bisa dikonfirmasi (spesifikasinya), yang jelas jenis mobil SUV. Kemungkinan masih bisa gagal tendernya,” ujarnya.

    Sementara, kondisi Pasar Keramat Barabai sudah bertahun-tahun dikeluhkan para pedagang dengan keadaan terkesan amburadul, tata kelola semrawut, serta sepi pengunjung.

    Pemantauan lapangan media ini, kondisi tiang penyangga atap pada titik blok G nampak keropos dengan konstruksi yang kian miring, serta beberapa tiangnya pun bahkan ada yang patah dan hilang.

    Pada lokasi itu, terdapat pula los bangunan kosong yang menurut para pedagang baru dibangun pada Desember 2020 silam, namun hingga kini tampak kotor dan masih tidak difungsikan. Hal itu diperparah adanya banjir Januari 2021 silam.

    “Ketika terjadi angin sangat khawatir dan berharap semoga tidak roboh. Inisiatif para pedagang ada juga yang mengganti tiang yang sudah patah itu menggunakan tiang kayu,” ungkap Mama Umar, pedagang setempat.

    Lia, pedagang ikan juga turut berkomentar pada los pasar menurutnya juga tak ada perhatian dan tak ada kemajuannya selama ini.

    “Semakin semrawut tata kelolanya, seperti inilah keadaannya,” ungkapnya.

    Sementara Masriani mengaku, dirinya rutin bayar retribusi toko dan sampah perbulan ke pemerintah. Namun, dari biaya retribusi para pedagang itu tak dirasakan timbal baliknya terhadap kemajuan pasar.

    “Kada (tidak) pernah terlambat aku bayar. Kaina (nanti) jer, kaina-kaina tu pang. Setahun sudah tidak terlihat perkembangannya,” timpalnya, yang juga sebagai pedagang ikan setempat.

    Di samping itu, kondisi jalan menuju lokasi pasar tersebut pun tak jarang becek dan digenangi air ketika terjadi hujan. Serta, sebelumnya juga los Pasar Agrobisnis Barabai yang juga cukup sepi dihancurkan oleh pemerintah.

    Para pedagang pun mengaku prihatin dengan kondisi demikian, dan hingga ini peran pemerintah terhadap keadaan masih belum nampak terlihat. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • One Day One Prison Product’s, Ratusan Karya WBP Rutan Barabai Laris Manis Terjual

    One Day One Prison Product’s, Ratusan Karya WBP Rutan Barabai Laris Manis Terjual

    BARABAI, klikkalsel.com – Event “One Day One Prison’s Product” dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-58, Rutan Kelas IIB Barabai berhasil menjual ratusan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) setempat.

    Selama periode penjualan, sebanyak 100 buah sapu lidi dan satu buah sofa bed laris manis terjual. Semua itu dibeli oleh pimpinan cabang bank BRI Barabai dan Kasi Intel Kejari HST, Selasa (19/4/2022).

    Karutan Barabai, Gusti Iskandarsyah menyampaikan, sapu lidi sendiri dibuat memanfaatkan limbah daun pohon Hanau yang dijual seharga Rp10.000 perbuahnya.

    Lebih lanjut, sedangkan pembuatan sofa bed sendiri dibuat oleh WBP yang memang sudah ahli karena pekerjaan sebelum masuk di Rutan Barabai memang seorang pengrajin Sofa. Sofa yang dibuat sesuai permintaan Kasi Intel Kejari HST tersebut dibandrol dengan harga Rp1.500.000,-.

    Baca Juga : Razia Rutan Rantau, Petugas Temukan Rekapan Togel

    Baca Juga : Kecolongan, Wanita Muda Tahanan Titipan Kabur Dari Rutan Kelas IIB Barabai

    “Seluruh produk yang dijual merupakan hasil karya dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Barabai,” terang Gusti, Rabu (20/4/2022)

    Kemudian, Gusti mengharapkan dengan adanya bantuan ini kegiatan pembinaan kemandirian di Rutan Barabai bisa semakin menggiat lagi dan warga binaan pun semakin semangat untuk belajar agar memiliki keahlian ketika bebas nanti.

    “Kami ucapkan terimakasih atas dukungan dari Bank BRI, Semoga dengan bantuan ini semakin menggiatkan kegiatan kemandirian di Rutan Barabai,” ungkapnya.

    Sementara, Kasi Intel Kejari HST, Sarifudin usai membeli sofa tersebut menyampaikan, bahwa produk sofa buatan WBP Rutan Barabai memiliki kualitas yang sangat baik.

    “Luar biasa hasilnya sangat memuaskan, tidak kalah dengan buatan pabrik di luar,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Pimpinan Cabang BRI Barabai, Yusuf Setiawan juga menyerahkan bantuan sebesar Rp8.000.00 untuk sarana dan prasarana kegiatan bimbingan kerja di Rutan Kelas IIB Barabai. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Dua Pengedar Transaksi di Sawah, Belasan Paket Sabu Disita

    Dua Pengedar Transaksi di Sawah, Belasan Paket Sabu Disita

    BARABAI, klikkalsel.com – Areal persawahan di Desa Pemangkih Rt. 001 Rw. 001 Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi saksi bisu kejahatan dua pengedar sabu asal Bumi Murakata ini.

    Pasalnya dua pengedar tersebut tertangkap tangan saat transaksi dan berhasil diringkus petugas Tim Opsnal Jhon Lee Cs Satresnarkoba Polres HST. Bahkan belasan paket yang diduga sabu-sabu turut disita.

    Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi melalui Kasi Humas AKP Soebagijo, Selasa (19/4/2022) menerangkan, dua pelaku tersebut berinisial HS (30) warga Desa Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara dan EL (25) warga Desa Jamil, Kecamatan Labuan Amas Selatan.

    Dijelaskannya, penangkapan itu bermula petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Desa Pemangkih tersebut sering terjadi transaksi Narkotika jenis sabu-sabu.

    “Petugas pun menindaklanjuti informasi itu dengan melakukan penyelidikan,” katanya.

    Kemudian, kala petugas menyambangi lokasi yang dicurigai tempat transaksi barang haram itu pada Minggu (17/4/2022) sekitar pukul 13.15 Wita, tepat di area persawahan Desa Pemangkih Rt. 001 Rw. 001, pelaku EL pun diciduk petugas memiliki 1 paket yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 0,25 gram yang sebelumnya disimpan dalam saku sebelah kiri jaket merk Now Ori warna putih.

    Baca Juga : Warga Jalan Masjid Jami Ini Tidak Berkutik Saat Polisi Temukan Sabu di Kediamannya

    Baca Juga : Petugas Gabungan Razia Rutan Tanjung, Ada Apa? 

    Selang lima belas menit usai penangkapan EL, tepatnya sekitar pukul 13.30 Wita di sekitar lokasi yang sama turut pula diciduk pelaku HS oleh petugas, karena memiliki 17 paket yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 8,77 gram.

    Lebih lanjut, sewaktu digeledah turut pula ditemui barang bukti berupa 4 lembar plastik klip warna bening, 1 pak plastik klip warna bening merk Zip In, 1 buah serok yang terbuat dari sedotan, 1 buah handphone merk Oppo warna hitam, 1 buah celana pendek warna abu-abu, 1 buah dompet warna hitam dan uang tunai sebesar Rp. 1.210.000,-

    “Setelah petugas berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti, selanjutnya keduanya diamankan di Polres HST untuk proses lebih lanjut,” katanya.

    Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam dijerat dengan pasal 114 Ayat Sub 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Sempat Terlihat Warga, Wanita yang Kabur Dari Rutan Barabai Dijemput Menggunakan Motor

    Sempat Terlihat Warga, Wanita yang Kabur Dari Rutan Barabai Dijemput Menggunakan Motor

    BARABAI, Klikkalsel.com – Peristiwa kaburnya Desy Raihana (29) seorang wanita muda yang merupakan tahanan titipan Polres HST di Rumah Tahanan Kelas IIB Barabai, (18/4/2022) sekitar pukul 09.30 Wita menjadi buah bibir masyarakat di Bumi Murakata.

    Siang itu, warga sekitar Jalan H Sibli Imansyah, Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai mengaku sempat melihat sosok wanita mencurigakan yang dijemput menggunakan sepeda motor.

    Menurut keterangan Samsul, ia dan warga lainnya saat itu duduk pada sebuah sofa yang tak jauh dengan Rutan Barabai tersebut. Saat itu nampak seorang pria yang menggunakan sepeda motor laki dan mengenakan jaket berwarna gelap berdiam diri tepat di ruas jalan seberang Rutan.

    Mulanya dirinya tak menaruh kecurigaan apa-apa pada pria itu, namun tak berselang lama nampak sosok wanita berlari mengarah ke pria tersebut dan langsung tancap gas melaju ke arah Jalan Bukat.

    “Amun binian aku ada melihat, cuma kada melihat jelas rupanya. Lakian mehadangi disini besepeda motor, imbah tu binian itu bukah dan langsung berangkat (kalau wanitanya saya melihat, tapi tidak jelas wajahnya. Si pria menunggu di sini dengan menggunakan sepeda motor, setelah itu ada perempuan lari dan langsung berangkat),” katanya, Senin (18/4/2022) sore, sembari menunjukkan lokasi ruas jalan titik pembuangan sampah yang diduga titik pelarian wanita muda tersebut.

    Menurut penglihatannya wanita tersebut tak memakai seragam tahanan dengan perawakan yang mirip dengan brosur pencarian yang tersebar luas, serta gerak-geriknya yang nampak mencurigakan.

    “Mencurigakan, awalnya dikira orang berkelahi, tak ada pembicaraan saat itu antara si wanita dan pria tersebut. Namun, usai wanita itu berlari naik menuju sepeda motor, langsung si pria tancap gas,” tambahnya.

    Baca Juga : Heboh, Alfamart Samping RM Tenda Biru Mendadak Roboh

    Baca Juga : Warga Sebut Bangunan Alfamart Ruko 3 Tingkat di Gambut Berusia Belum 5 Tahun

    Tak berselang lama usai melihat itu, petugas Rutan Kelas IIB Barabai pun menghampiri dirinya dan menanyakan terkait wanita itu, yang diakuinya memang melihat gerak-gerik sosok wanita yang berlari dan mencurigakan.

    Samsul pun bahkan merasa bingung, bagaimana bisa wanita itu bisa keluar dari Rutan yang dijaga oleh petugas.

    Sementara itu, Rutan Kelas IIB Barabai dan Polres HST membenarkan peristiwa itu. Pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi menindaklanjuti terhadap tahanan kabur tersebut sejak dua menit setelah diketahui pelariannya.

    “Saat ini kami masih terus melakukan upaya pengejaran,” ungkap, Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi melalui Kasubdi PIDM Aipda M Husaini, Senin malam.

    Diketahui, Desy Raihana (29) merupakan warga Desa Banua Kupang, Kecamatan Labuan Amas Utara, Hulu Sungai Tengah tahanan kasus Narkotika.

    Ia merupakan tahanan titipan Polres HST yang tertangkap tangan memiliki 6 paket narkotika jenis sabu-sabu yang diringkus pada, Jum’at (1/4/2022) siang.

    Sedangkan motif pelariannya, wanita tersebut bertukar baju dengan sang anaknya yang berusia 8 tahun yang saat itu berhasil mengelabui petugas penjaga. (Dayat)

    Editor: Abadi