Banjarmasin

Jemaah Tabligh Akbar & Haul Datu Kalampaian di Pekauman Merasa Terganggu Akibat Kehadiran Denny Indrayana

BANJARMASIN, klikkkalsel.com – Suasana heboh sempat terjadi di tengah acara Tabligh Akbar sekaligus Peringatan Haul ke-215 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampaian) di Masjid Al Muttaqin, Kelurahan Pekauman, Banjarmasin Selatan, Minggu (6/5/2021) malam. Peristiwa terjadi lantaran jemaah dan panitia merasa risih dengan kedatangan calon gubernur Denny Indrayana yang dikhawatirkan mempolitisasi kegiatan keagamaan tersebut.

Salah satu panitia, Muhammad Miftah Farid mengatakan acara yang diisi Sayyid Syekh Ahmad Rouhi Al Jailani dan Tuan Guru H Ahmad Mulkani Al Banjari awalnya berlangsung kondusif, sekitar 21:00 WITA. Kehebohan terjadi setelah Denny Indrayana datang dan nyelononng masuk saat acara sedang berlangsung.

“Langsung masuk duduk di muka,” ujarnya.

Sontak hal tersebut membuat panitia acara langsung membatasi rombongan Denny Indrayana yang juga ingin masuk masjid. Alasannya khawatir kegiatan agama dipolitisasi, terlebih di momen menjelang pemungutan suara ulang (PSU), yang mana wilayah ini termasuk kecamatan yang dilakukan pencoblosan ulang Pilgub Kalsel.

“Jamaah resah. Gak ada unsur politik, inikan mehaul Datu Kelampaian (Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari). Inikan masalah agama, bukan politik apa itu ini,” ucap Farid.

Dia menambahkan, Tabligh Akbar sekaligus Peringatan Haul ke-215 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari awalnya dijadwalkan berlangsung sekitar 2 jam. Namun lantaran jemaah resah, panitia langsung memangkas waktu acara menjadi 20 menit.

“Berlangsung 20 menit-an. Masyarakat resah, lalu panitia minta diberhentikan acara ini supaya jangan dibuat keributan lawan (sama) dibuat politik,” pungkasnya.

Salah satu warga, Fahrul yang rumahnya berada di sekitar masjid mengatakan, memang acara keagamaan tersebut dibuka untuk umum. Namun, ia menyayangkan kehadiran Denny Indrayana yang dinilai meresahkan dan mengandung unsur politis.

“Kalau Denny memang mendengar ceramah boleh duduk tapi dibelakang, di shaf jamaah. Kenapa Denny ini datang, duduk dihiga (disamping) Habaib,” tandasnya. (rizqon)

Editor: Abadi

To Top