Jelang Idul Fitri Bapokting di Kabupaten Banjar Aman Hingga 3 Bulan, BBM di 19 SPBU Telah Dipantau

Wakil Bupati Banjar, Habib Iderus Al Habsyie saat melakulan sidak bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Taibah Martapura. (Mada Al Madani)

MARTAPURA, klikkalsel.com – Menjelang hari raya Idul Fitri 1445H, Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan sidak harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Taibah Martapura, Jumat (05/04/2024) pagi.

Dalam pantauannya, Wakil Bupati Banjar, Habib Iderus Al Habsyie mengatakan, beberapa bahan pokok di Kabupaten Banjar ada yang mengalami kenaikan, namun ada juga yang mengalami penurunan harga, bahkan ada yang tetap.

“Alhamdulillah semua barang seperti lombok (cabai, red) tidak ada kenaikan, namun perlahan turun. Untuk beras tetap tidak ada kenaikan, yang mengalami kenaikan itu bawang merah sekitar 50 persen dari Rp25 ribu menjadi Rp38 ribu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, meminjam data yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar, bahan pokok yang mengalami kenaikan selain bawang merah, di antaranya daging ayam potong, ikan asin dan daging sapi.

Selain itu, Kepala DKUMPP Banjar, I Gusti Made Suryawati mengatakan, jika dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, bahan pokok di Kabupaten Banjar masih tergolong aman.

“Tapi ada komoditi yang tetap dan naik. Namun untuk ketersediaan bahan pokok di pasar Thaibah dan pasar lainnya aman untuk tiga bulan kedepan,” jelasnya.

Baca Juga Sejak Januari Tarif Parkir di Martapura Naik, Kadishub Banjar: Kita Terus Sosialisasi

Baca Juga Pelaku Maling Ayam Resahkan Warga Martapura Jelang Idul Fitri

Made mengatakan, kenaikan harga tersebut karena mendekati Idul Fitri 1445H, membuat permintaan di pasar menjadi lebih besar dari biasanya.

“Karena orang untuk menyiapkan untk berbuka dan bersahur, juga untuk hari raya Idul Fitri,” bebernya.

Selain iut, ia mengatakan, untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berada di jalur arus mudik telah dilakukan pengecekan secara menyeluruh oleh pihaknya bersama Polres Banjar.

“Ada 19 SPBU yang kita cek, semuanya aman, tidak ada kecurangan yang dapat merugikan konsumen dan untuk stok masih aman,” pungkasnya. (Mada Al Madani)

Editor: Abadi