Banjarmasin

Hal ini yang Perlu Dilakukan Mencegah Berbagai Penyakit saat Banjir

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Banjir dapat menyebabkan berbagai masalah, salah satunya masalah kesehatan. Beberapa cara dapat dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat saat kebanjiran.

Air banjir mengandung berbagai hal yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Seperti banjir yang sudah tercampur sampah rumah tangga, limbah berbahaya, serta binatang liar seperti tikus dan ular, yang dapat menyebabkan penyakit.

Maka dari itu, klikkalsel.com mencoba merangkum beberapa hal yang perlu diperhatikan menjaga kesehatan dalam kondisi banjir.

Menurut keterangan Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Uniska MAB Banjarmasin, Netty,SKM,M.kes, perlu kesadaran untuk menghindari penyakit dalam kondisi banjir, terutama penyakit menular dan itu terdiri dari beberapa faktor diantaranya.

“Karena kondisi banjir yang rentan dengan penyebaran penyakit bisa menular melalui makanan, dan minuman, nyamuk dan binatang lainya,” kata dia, saat dihubungi klikkalsel.com, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, faktor utama terkenanya penyakit yang menjadi perhatian dalam kondisi banjir, salah satunya saat kontaminasi fasilitas air minum.

Namun wabah dapat diminimalkan jika resiko diantisipasi dengan baik, dengan cara menyediakan air bersih sebagai prioritasnya.

Juga faktor lingkungan dapat mempengaruhi penyebaran penyakit baik saat banjir ataupun pasca banjir. seperti lingkungan yang kotor terlihat dari banyak sampah menumpuk yang menjadi pemicu timbulnya penyakit.

“Karena itu, harus diketahui, lingkungan yang kotor pasca banjir memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan, sama halnya pasca banjir rumah harus secepatnya dibersihkan dan diberikan distenfektan agar tidak meninggalkan bakteri” ujarnya.

Faktor kondisi tubuh di mana pasca banjir kebanyakan manusia mengalami penurunan daya tahan tubuh. Serta kondisi lingkungan yang kurang baik yang menimbulkan bermacam macam bakteri saat pasca banjir, dari tumpukan sampah ditambah penduduk serba kekurangan air bersih dan minum.

“Adapun cara menanggulangi hal tersebut, pasca banjir kita tetap harus menjaga pola makan setidaknya mengkonsumsi makanan bergizi mulai dari sayur, buah-buahan dan pastikan mengkonsumsi air bersih,” paparnya.

Kemudian, kata dia, dari bermacam macam bakteri yang membawa penyakit, kebanyakan pasca banjir warga rentan terdampak atau terjangkit penyakit diare yang ditandai dengan encernya membuang air besar.

“Bakteri penyebab diare yang paling umum adalah rotavirus sigeria atau ekoli dan veritosporidium yang biasanya bermunculan pasca banjir, mulai dari sumur dan karena kurangnya mengkonsumsi air bersih ditambah kurangnya kebersihan di tempat pengungsian,” tuturnya.

Selain diare, penyakit yang sering muncul dan terpapar warga adalah Demam Berdarah, yang terkadang menimbulkan gejala nyeri sendi dan otot.

“Pasca banjir juga rentan menimbulkan penyakit kencing tikus yang penyebaranya bisa ditularkan dengan cara bersentuhan di tempat yang sudah terkontaminasi bakteri kencing tikus,” ungkapnya.

Selain itu, pasca banjir juga menimbulkan penyakit ispa ataupun infeksi saluran pernapasan, ditunjukkan dengan gejala utama seperti batuk dan demam dengan disertai dengan sesak nafas hingga menyebabkan nyeri pada bagian dada.

Paling rentan masyarakat terpapar penyakit pasca banjir kebanyakan adalah penyakit kulit, mulai dari alergi bahkan infeksi, disebabkan karena kurangnya terjaga kebersihan saat banjir.

“penyakit kulit ini gampang menular seperti Ispa dimana kurangnya terjaga tempat pengungsian,” jelasnya.

Demam Tipes pasca kondisi banjir juga rentan terjadi karena merupakan infeksi menular disebabkan bakteri salmonella yang tersebar melalui makanan dan minuman sudah terkontaminasi.

Untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut, Netty,SKM,M.kes menghimbau agar masyarakat bisa memastikan untuk mengkonsumsi makanan bergizi dan meminum air bersih.

“Tambah masa pandemi saat ini mencuci tangan menggunakan sabut sangatlah penting, dan tetap menggunakan masker,” tegasnya.

Juga lingkungan harus tetap dijaga kebersihanya, apalagi pasca banjir harus cepat dibersihkan setidaknya menggunakan distenfektan dengan tetap memperhatikan pelindung diri.

“Guna menghindari tertularnya penyakit pasca banjir,” tegasnya.(airlangga)

Editor : Akhmad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top