Dua Kali Kesetrum Bekantan Akhirnya Tewas

Dua kali kesetrum, seekor bekantam akhirnya tewas.(foto : istimewa)

BANJARMASIN, klikkalsel- Kasus sengatan listrik kembali terjadi di Kota Banjarmasin, namun kali ini yang menjadi korbannyya adalah seekor bekantan.

Bahkan tak tanggung-tanggung, bekantan tersebut kesetrum sebanyak dua kali hanya dalam rentang waktu satu setengah jam.

Kejadian tersebut terjadi depan eks showroom BMW Jalan Ahman Yani Kilometer 4,5 Banjarmasin atau tepat di samping Hotel Banjarmasin International (HBI), Sabtu (22/3/2019) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kejadian bermula saat seekor bekantan yang diduga hamil memanjat pohon jambu di lokasi kejadian.

Tengah asyik menikmati buah jambu tersebut, mendadak lompat ke tiang listrik yang tepat berada disamping pohon tersebut.

Tak ayal saat menyentuh kabel di atas trafo yang terpasang di tiang listrik tersebut, tubuh satwa yang dilindungi tersebut langsung disengat listrik.

“Pas kena trafo itu bekantan itu langsung jatuh,” ujar Aliansyah yang kebetulan berada dilokasi kejadian.

Bahkan akibat kejadian tersebut sempat terdengar bunyi ledakan keras yang menyita perhatian warga.

“Keras sekali mas, saya yang berada di parkiran belakang HBI saja dengar, saya kira asal suara dari dalam hotel tapi ternyata dari tiang listrik ini,” ujar Heri salah satu karyawan HBI.

Setelah sempat kesetrum dan terjatuh, bekantan malang tersebut sempat pingsan namun beberapa saat kemudian terlihat bergerak-gerak lagi meski gerakannya sangat lemah.

Petugas Lantas yang kebetulan sedang bertugas didekat lokasi kejadian dibantu warga sempat membantu menyadarkan bekantan tersebut dengan cara menyiramnya dengan air.

“Sempat kita mandikan dengan polisi tadi mas, makanya dia jadi sadar dan segar lagi,” ujar Aliansyah lagi.

Merasa tenaganya sudah mulai pulih, bekantan itu kembali naik ke pohon jambu yang dipanjatnya tadi.

Sekitar satu setengah jam setelah kesetrum pertama, Tim dari Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) tiba dilokasi dan berupaya mengevakuasi bekantan tersebut.

Namun warga yang berkerumun menyaksikan proses tersebut malah membuat bekantan tersebut panik dan kembali ke tiang listrik tempatnya pertama kesetrum.

Tak ayal kejadian seperti diawal kembali terulang kembali, bahkan bukan hanya mengeluarkan bunyi ledakan, namun juga disertai keluarnya percikan api.

Hilang nasib mujur bekantan tersebut, setelah jatuh ke tanah satwa tersebut langsung tewas.

Warga yang diawal kejadian berusaha menghubungi pihak yang memiliki kompetensi dalam kasus seperti ini, mengaku kecewa karena menganggap lamban dan tak profesionalnya penanganan.

“Sudah datangnya lamban, sekalinya datang malah kesetrum lagi. Perlu ditanyakan keprofesionalan mereka itu,” ujar warga yang enggan menyebutkan namanya tersebut. (david)

Editor : Alfarabi