Cuaca Ekstrim, Harga Ayam Potong Naik

Sejumlah pedagang ayam potong mengeluh akibat kenaikan harga.(foto : azka/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Dampak cuaca yang masih ekstrim ternyata masih membawa dampak bagi sejumlah pedagang di pasar. Bagaimana tidak, bisanya harga ayam potong kisaran Rp40 ribu, dalam beberapa hari terakhir harganya sudah mencapai Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per ekornya.

Pedagang ayam di Pasar Lama mengatakan, Desember harga Ayam potong masih kisaran Rp 40 ribu dan memasuki pergantian tahun harga masih stabil.
“Harga tersebut naik menjadi Rp 15 ribu dibanding dari harga memasuki pergantian tahun kemarin,” kata Pajri, Jumat (11/1/2019).

Kenaikan harga tersebut sangat drastis, baru kali ditambahkannya harga ayam potong naik secara drastid. “Biasanya naik seribu rupian sampai dua ribu rupaih, ini sampai naik belasan ribu,” ucapnya.

Sementara Risma yang juga pedagang ayam mengatakan, bahwa harga ayam potong yang naik mengakibatkan para pelanggannya mengurangi jatah belanjaan. “Yang biasanya beli 10 higga 8 ekor kini membeli 6 hingga 5 ekor saja,” bebernya.

Bahkan kata dia, tidak sedikit pedangan yang protes dengan dengan kenaikan harga.
“Namanya pedagang mas, kita kan maunya dapet untung ya, misalnya harga beli Rp45–47 ribu kita jual Rp50 ribu dan itu lumrah sebab jika tak laku saya banyak ruginya,” katanya.

Saat ditanya penyebab naiknya harga ayam potong tersebut Risma mengatakan, dari harga distributor dan demikian dan pengiriman dari luar pulau Kalimantan mengalami keterlambatan akibat cuaca yang tak menentu tersebut.

“Kadang pagi cerah sore tiba tiba hujan dan angi bertiup kencang, itu yang saya tau,” katanya.

Begitu pula dengan Nasir pedagang ayam goreng. Walaupun harganya naik dirinya tetap membeli ayam untuk dagangan Ayam goreng miliknya. “Ya terpaksa ikut menaikan harga ayam goreng dagangan miliknya,” tandasnya.(azka)

Editor : Alfarabi