Covid-19 Kian Mengancam, Status Tanggap Darurat Kalsel Diperpanjang

Ketua Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan Pemprov Kalsel Abdul Haris Makkie.

BANJARMASIN, klikkalsel.com– Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel), mengambil keputusan memperpanjang status tanggap darurat Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan pertimbangan wabah virus Corona sudah menjangkit 8 warga Kalsel per Selasa (31/3/2020), sehingga perlu pencegahan, pengendalian dan penanganan lebih lanjut.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Pemprov Kalsel, Abdul Haris Makkie menerangkan, perpanjangan status tanggap darurat berlaku hingga pertengahan April 2020.

Seiring hal ini keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/200/KUM/2020 tentang, Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Corona Virus Disease beberapa waktu lalu resmi dicabut.

“Keputusan yang baru yaitu Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 188.44/021/KUM/2020 tentang, Perpanjangan Status Tanggap Darurat Penanganan Corona Virus Disease atau Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan. Perpanjangan ini berlaku sejak 3 April 2020 sampai dengan tanggal 16 April 2020,” terangnya melalui video konferensi pers di Command Center Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Selasa (31/3/2020) malam.

Baca juga : Kasus Covid-19 Kalsel Naik Drastis, 8 Pasien Dinyatakan Positif

Haris yang juga menjabat Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel menambahkan, merebaknya Covid-19 dengan kasus 8 warga positif terinfeksi harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat serta stakeholder.

Lanjut kata Haris, diharapkan perpanjangan status tanggap darurat tersebut menjadi bahan evaluasi bersama serta meningkatkan kinerja guna memutus mata rantai penyebaran virus.

“Oleh karena itu, kita jaga yang sehat agar tetap sehat, kita obati yang sakit agar sehat,” sebutnya.

Tak lupa, Haris mengimbau masyarakat untuk mengamalkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sosial distancing dan physical distancing.

Masyarakat juga diminta agar tidak bepergian ke daerah terjangkit, sebab yang bersangkutan berpotensi terjangkit serta menjadi pembawa virus corona saat pulang ke daerah asal.

Sementara itu, seiring dengan perpanjangan status tanggap darurat tersebut. Gubernur Kalsel juga mengeluarkan keputusan Nomor 188.44/0210/KUM/2020 tentang Pembatasan Arus Masuk Yang Datang Dari Luar Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.(rizqon)

Editor : Amran