Penulis: Klikkalsel.com

  • Golkar Kalsel Dukung Penuh Pelaksanaan Munaslub

    Golkar Kalsel Dukung Penuh Pelaksanaan Munaslub

     

    JAKARTA, klikkalsel- Musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar yang berlangsung di JCC Sanayan, Jakarta Pusat, resmi dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Senin (18/2/2017).

    (lebih…)

  • Peran Guru BK, Awasi Penggunaan Gadget

    Peran Guru BK, Awasi Penggunaan Gadget

    SAMPAIKAN MATERI – Sampaikan materi bahaya penggunaan gadget yang menyimpang pada Pinwa BK Uniska. (azka/klikkalsel)

    BANJARMASIN, klikkalsel – Peran seorang pendidik, terutama guru bimbingan konseling (BK) sangat penting memfilter murid sekolah dalam pergaulan zaman now.

    (lebih…)

  • Kantor Baru BPS Banjarmasin Paling Besar di Kalsel

    Kantor Baru BPS Banjarmasin Paling Besar di Kalsel

    GUNTING PITA – Kepala BPS RI Suhariyanto (tengah), Walikota Banjarmasin Ibnu Sina (kiri) dan Kepala BPS Kalsel Noor Aida (kanan) saat memotong tali peresmian kantor BPS Banjarmasin. (baha/klikkalsel)

    BANJARMASIN, klikkalsel – Eks Kantor BPKP Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Gatot Subroto No.5 Banjarmasin, sekarang dijadikan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) kota Banjarmasin. Kantor tersebut diresmikan Kepala BPS RI, Suhariyanto, Senin (18/12/2017).

    (lebih…)

  • 378 Kaleng Sarden Kadaluarsa Disita

    378 Kaleng Sarden Kadaluarsa Disita

    SIDAK -  Kepala Balai Besar BPOM di Banjarmasin Drs Sapari menunjukan sarden kadaluarsa saat sidak bersama sarana distribusi pangan. (syarif wamen/klikkalsel)

    BANJARMASIN, klikkalsel – Jelang Natal dan pergantian tahun 2017 ke 2018. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kalsel menggelar inspeksi mendadak (sidak) bersama sarana distribusi pangan, Senin (18/12/2017), pagi.

    (lebih…)

  • Marching Band Sampit Jawara Borneo Marching Day V 2017

    Marching Band Sampit Jawara Borneo Marching Day V 2017

    SERAHKAN PIALA – Ketua PDBI Banjarmasin Noorlatifah menyerahkan piala kepada juara Borneo Marching Day V 2017. (syarif wamen/klikkalsel)

    BANJARMASIN, klikkalsel – Ajang Borneo Marching Day V 2017 di GOR Hasanuddin HM sudah berakhir.

    Keluar sebagai juara umum Unit Marching Band Handep Mentaya Praja, Sampit dan berhak membawa tropi bergilir walikota Banjarmasin. Tim ini unggul dari 23 kontestan lainnya.

    Unit Marching Band asal Sampit, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoleksi sembilan piala juara 1, dan satu piala juara 2.

    Event drum band ditutup secara resmi oleh Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Banjarmasin Noorlatifah SE, sekaligus menyerahkan piala dan medali kepada para pemenang termasuk juara umum, Minggu (17/12/2017) malam.

    Noorlatifah mengapresiasi prestasi para atlet drum band yang sudah berjuang dan memberikan hasil terbaik.

    “Para juara jangan mudah puas diri, asah terus kemampuan bermusik, serta bagi yang kalah jangan berkecil hati, terus latih potensi bermusik, agar tahun depan bisa menjadi juara yang diinginkan,” ucap anggota DPRD Banjarmasin asal fraksi Partai Golkar ini.

    Politisi yang disapa Bu Lala ini, menghendaki even tahunan drum band ini rutin digelar.  “Kalau bisa tidak hanya di skala nasional tetapi event berkelas internasional,” timpalnya.

    Dengan begitu, drum band asal Kalimantan tidak dipandang sebelah mata, karena bisa menunjukan kreatifitasnya di level dunia.

    “Ajang ini juga sebagai batu loncatan untuk tampil di pentas nasional ataupun internasional,” tutur pemimpin perusahaan media cetak dan online klikkalsel ini.

    Dody Helmoth, inisiator Borneo Marching Day 2017 berterima kasih kepada Noorlatifah yang menyempatkan untuk berhadir sekaligus menutup event tahunan ini. (baha)

    Editor : Farid

  • Dalam Rangka Harjad, Mapala Uniska Gelar Aksi Sosial

    Dalam Rangka Harjad, Mapala Uniska Gelar Aksi Sosial

    AKSI SOSIAL – Ketua Umum Mapala Uniska, Syaid Wahid bersama 20 anggota aktifnya, menyerahkan bantuan sembako pada Kepala Panti Asuhan Al Ikhsan. (baha/klikkalsel)

    BANJARMASIN, klikkalsel – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB Banjarmasin peduli sesama.

    (lebih…)

  • Satu Balita Suspect Difteri Diisolasi di RSUD Ulin

    Satu Balita Suspect Difteri Diisolasi di RSUD Ulin

    Kasubag Humas RSUD Ulin Banjarmasin Yan Setiwan. (elo syarif/klikkalsel)

    BANJARMASIN, klikkalsel -Seorang balita laki-laki berusia 3 tahun asal Tanah Bumbu (Tanbu) diduga terkena suspect defteri. Saat ini pasien sedang menjalani perawatan isolasi di RSUD Ulin Banjarmasin.

    (lebih…)

  • Yuk Ibadah Subuh ke Masjid, Ini Alasannya

    Yuk Ibadah Subuh ke Masjid, Ini Alasannya

    SHOLAT lima waktu menjadi kewajiban bagi setiap umat Islam. Lalu ada dua sholat sunnah yang sangat dianjurkan, karena hampir tidak pernah ditinggalkan Nabi Muhammad SAW. Yaitu sholat sunnah witir dan sholat sunnah sebelum sholat subuh.

    Sholat sunnah subuh ini disebut qabliyah subuh adalah salah sholat sunnah rawatib yang mengiringi sholat fardhu subuh dan dikerjakan shalat subuh.

    Jumlah rakaat pada shalat sunnah qabliyah subuh adalah 2 rakaat dan hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sholat yang sangat dianjurkan.

    Mengingat, hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah hampir tidak pernah meninggalkan shalat sunnah sebelum sholat fardhu subuh ini.

    Dalam tausiah usai sholat subuh yang disampaikan Ustad Maswan di Masjid Al Munawarah Kramat, ada dua kenikmatan ketika datang subuh adalah nikmat dan waktu luang.

    Sholat subuh disaksikan dua malaikat yqng turut mendoakan, diampuni dan mendapat berkah dari Allah SWT.

    Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam , bersabda:
    Dua rakaat (sebelum) Subuh lebih baik daripada dunia seisinya [HR. Muslim].

    Baca Juga : Dahsyatnya Surah At Taubah

    Baca Juga : Tradisi Baayun Maulid Momentum Memperkuat Silaturrahim

    Tapi, ingatnya mengutip perkataan Aa Gym, sholat fardu berjamaah lebih utama di mesjid. Sebab laki laki sejati adalah menunaikan sholat fardu berjamaah di masjid, sedangkan bila dikerjakan di rumah menjadi sholehah.

    “Datang ke mesjid kita akan menjadi tenang dan karena mesjid pusat segala kegiatan,” ajak Ustad Maswan.

    Selain beribadah subuh, Rasulullah berkata kebun-kebun atau taman-taman surga adalah mengikuti majelis majelis untuk mendengarkan tentang masalah agama.

    Nabi SAW bersabda, Apabila kalian berjalan melewati taman-taman Surga, perbanyaklah berzikir. Para sahabat bertanya, Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud taman-taman surga itu? Nabi menjawab, Yaitu halaqah-halaqah zikir (majelis ilmu). (HR at-Tirmidzi (no. 3510), Ahmad (III/150), dari Shahabat Anas bin Malik ra.

    Oleh karena itu, ada cara menghidupkan sunah Rasullah yaitu, mengenal Rasullah, melaksanalan tauladan Rasullah, taat pada Rasullah, mengikuti hukum yang menjadi ketentuan Rasullah, mengikuti sunah sunah Rasullah, serta banyak membaca salawat pada Rasullah.

    Oleh : H Sukhrowardi
    Editor : Farid

     

  • 1.753 Peserta Memeriahkan BMD 2017

    1.753 Peserta Memeriahkan BMD 2017

    BANJARMASIN, klikkalsel – Sebanyak 1.753 peserta dari 24 tim Marching Band mengikuti agenda tahunan bertajuk Borneo Marching Day 2017 yang diselenggarakan di balai kantor Walikota Banjarmasin, Sabtu (16/12/2017).

    Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, membuka Borneo Marching Day 2017 yang diikuti 1.753 peserta dari Kalsel, Kalteng dan Kaltim 2017. (foto : baha/klikkalsel)

    Menariknya peserta yang mengikuti even tersebut ikut bukan hanya dari Kalimantan Selatan (Kalsel), tapi ada juga berasal dari provinsi tetangga, yakni Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim).

    Event Borneo Marching Day (BMD) yang terdiri dari 5 kategori lomba tersebut, dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

    Ibnu Sina mengajak agar peserta bertanding dengan sportif sesuai dengan kemampuan. Kepada seluruh peserta Walikota berpesan agar tidak berbuat curang untuk meraih kemenangan.

    “Jika tahun ini kalah, tahun depan bisa ikut lagi. Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat bertanding dan harus sportif,” pesannya.

    Aksi dari peserta yang menampilkan kemampuannya dalam even BMD . (foto : baha/klikkalsel)

    Senada dengan Walikota, Ketua Pengurus Marching Band Indonesia Kalsel Yuditha Nurdiana melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan wadah penyaluran minat dan bakat dalam bidang olahraga Marching Band.

    Melalui event ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi marching band sesuai dengan standar mutu nasional. Memasyarakatkan kegiatan marching band agar dapat diterima oleh masyarakat luas sebagai kegiatan yang edukatif. “Semoga event ini akan diagendakan kembali pada tahun depan,” sebutnya.(baha)

    Editor : Amran

     

  • Hasnur Kembali Pimpin Asprov Kalsel

    Hasnur Kembali Pimpin Asprov Kalsel

    BANJARMASIN, klikkalsel– Pembinaan sepakbola sejak usia dini merupakan salah satu elemen penting yang perlu ditata dan mendapat dukungan.

    Apalagi, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Selatan (Kalsel), berencana mencoba membangun Sekolah Sepakbola (SSB) diwilayah Kalsel.

    H Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan pidatonya usai kembali terpilih menjadi Ketua Asprov PSSI Kalsel. (foto : baha/klikkalsel)

    Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Asprov PSSI Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman HB, sesudah kembali terpilih secara Aklamasi pada Kongres Asprov PSSI Kalsel yang diselenggarakan di Hotel Royal Jelita, Banjarmasin, Sabtu (16/12/2017).

    Terpilihnya Manager PS Barito Putra sebagai Ketua Asprov, mendapat dukungkan dari beberapa anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI Kalsel, yaitu Burhanuddin, Supian HK, Bambang Alamsyah, Tajerian Noor, Abdul Latif, Syarifuddin Ardasa dan Mokhamad Hilman.

    Hasnur yang juga sebagai Anggota DPR RI menyampaikan, ia siap memajukan sepak bola yang ada di Kalsel. Dengan meningkatkan kualitas pemain usia dini melalui sekolah sepakbola (SSB).

    “Menghasilkan bibit atlet itu tidak dengan sendirinya, harus ada proses panjang yang dilalui oleh pemain sepakbola, proses tersebut mengarah pada sekolah sepakbola,” ucapnya.

    Selain itu kata dia, pembinaan atlet sepakbola sejak usia dini, bukan hanya difokuskan di SSB saja, tapi akan dilanjutkan kembali melalui akademi sepakbola yang secepatnya akan dibangun di wilayah Kalsel.

    Seperti yang diketahui, banyak team mendatangkan pemain luar untuk meningkatkan prestasi teamnya. Jelas dia, jika saja ada sekolah sepakbola, maka team asli daerah seperti Barito Putra bisa mengambil salah satu bibit atlet yang dimiliki sekolah tersebut.

    “Contohnya PS Barito Putra masih sedikit diisi oleh pemain bintang asli banua,” tandasnya.(baha)

    Edior : Amran