
KOTABARU, klikkalsel – Lagi mengasir di tokonya, Hj Evo dibuat gugup setengah mati dengan ulah pria berbadan gempal yang mencoba merampoknya.
Bagaimana tidak pria itu, mengancam meminta uang sambil menodongkan senjata tajam jenis kapak tepat di bagian leher.
Peristiwa itu terjadi di toko Hj Evo yang berada di Jalan Jelapat, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara Senin, (23/4/2018) sore.
Hj Evo, saat dijumpai awak media ini menceritakan, seorang pria yang berbadan gempal dan besar masuk ke dalam toko sambil membawa jaket yang tergumpal di tangan.
Memang, tidak terbesit sedikitpun sebelumnya bahwa, pria tersebut memiliki niat jahat, dan diperkirakan hanya pembeli biasa.
“Tapi setelah dekat dengan saya, pria ini tiba-tiba mengeluarkan kapak dari jaket, dan langsung menodong saya di leher, sambil dia bilang minta uang,” tutur Hj Evo, sembari mempraktekkan cara dia mengeluarkan uang di lacinya.
Setelah itu, Hj Evo juga mengaku pasrah, dan menuruti permintaan pria itu, dengan perlahan mengeluarkan sejumlah uang dan meletakkan di atas meja kasir.
Akan tetapi, pria tersebut justru marah, membentak agar dirinya kembali menggeluarkan uang dengan jumlah banyak, dengan ancaman akan menebas leher jika permintaannya ditolak.
Namun demikian, keberuntungan ternyata masih berpihak kepada pemilik toko. Saat itu Hj Evo beralasan kesulitan kalau mengeluarkan uang dengan jumlah banyak sementara ditodong dengan Kapak di leher.
Dengan perlahan, pria yang terang-terangan ingin menguras uang pemilik toko tersebut mengangkat kapak dari leher. Seketika itu pula, putra Hj Evo, menangkap tangan dan merebut Kapak dari pria itu.
Aksi heroik Maulana (20), seorang anak pria Hj Evo yang masih SMA ini cukup luar biasa. Dirinya berhasil merebut kapak, dan spontan berani melawan pria besar dan tidak sebanding.
Pria gempal tersebut akhirnya memilih menyerah dan melarikan diri bersama rekannya yang sudah menunggu mengendarai sepeda motor tak jauh dari toko Hj Evo ke arah Jalan Mandin, yang masih masuk kawasan Desa Semayap.
“Setalah itu, meski saya masih gemataran atas peristiwa itu, saya segera menghubungi pihak kepolisian. Sesaat kemudian, anggota polisi pun berdatangan dan memintai keterangan, untuk diproses lebih lanjut,” tandas Hj Evo. (duki)
Editor : Farid





