KSOP Banjarmasin Prediksi Puncak Arus Balik pada 28 Maret

Kepala KSOP Banjarmasin Heri Purwanto

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Hari pertama arus balik Lebaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menunjukkan pergerakan penumpang yang masih relatif seimbang, baik dari Surabaya menuju Banjarmasin maupun sebaliknya, Rabu (25/3/2026).

Kepala KSOP Banjarmasin, Heri Purwanto, menyebutkan jumlah penumpang pada hari pertama tercatat sekitar seribu orang untuk masing-masing rute.

“Untuk hari ini, arus dari Surabaya ke Banjarmasin sekitar seribu penumpang. Begitu juga sebaliknya, dari Banjarmasin ke Surabaya juga kurang lebih seribu penumpang, jadi masih imbang,” ujarnya.

Menurut Heri, kondisi tersebut dipengaruhi oleh jadwal keberangkatan kapal sebelumnya. Ia menjelaskan, pada 19 Maret lalu merupakan jadwal terakhir keberangkatan kapal untuk arus mudik.

“Diduga penumpang yang sebelumnya tidak kebagian tiket pada momen mudik, baru berangkat pada tanggal 25 Maret ini. Sehingga masih terlihat adanya lonjakan penumpang dari Banjarmasin ke Surabaya,” jelasnya.

Baca Juga : Masyarakat Tumpah Ruah dalam Kehangatan Lebaran di Balai Kota

Baca Juga : Lakukan Penyegaran, Ratusan Pejabat Pemko Banjarmasin Dilantik

Meski demikian, Heri menyebut hingga saat ini belum terlihat lonjakan signifikan untuk arus balik dari luar daerah menuju Banjarmasin. Hal ini diperkirakan karena masih berlangsungnya masa libur panjang serta adanya kebijakan work from home (WFH).

“Untuk sementara ini belum ada lonjakan arus balik yang signifikan. Kemungkinan karena libur masih panjang dan ada kebijakan bekerja dari rumah,” katanya.

Ia memprediksi puncak arus balik melalui jalur laut akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami perkirakan puncak arus balik mudik di angkutan laut ini sekitar tanggal 28 Maret,” ungkapnya.

Pada hari pertama arus balik ini, tercatat satu kapal yang sandar di Pelabuhan Trisakti, yakni KM Rucitra 1, dengan jumlah penumpang sekitar seribu orang. Sementara itu, keberangkatan dari Banjarmasin ke Surabaya juga mengangkut jumlah penumpang yang hampir sama.

Lebih lanjut, Heri mengimbau seluruh penumpang untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku selama berada di pelabuhan maupun di atas kapal.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang agar mengikuti arahan petugas demi kenyamanan dan keamanan bersama, serta tidak membawa barang-barang yang dilarang,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi