BANJARMASIN, klikkalsel.com – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan wisata Siring Menara Pandang Banjarmasin.
Dalam peninjauan tersebut, Yamin menemukan sejumlah fasilitas publik yang kondisinya memerlukan perhatian serius. Beberapa bagian kawasan dinilai kurang nyaman dan berpotensi membahayakan pengunjung, terutama saat malam hari.
Kawasan Siring Menara Pandang yang merupakan salah satu ikon wisata Kota Banjarmasin itu diketahui memiliki beberapa fasilitas yang mulai mengalami kerusakan dan kurang tertata.
Di antaranya dermaga yang mengalami kerusakan, bangku-bangku yang tidak lagi layak digunakan, hingga ranting pohon yang menjalar dan menutupi pencahayaan lampu di sepanjang kawasan.
Bahkan dalam sidak tersebut, Wali Kota juga menemukan indikasi adanya bagian fasilitas yang diduga sengaja dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Yamin, kondisi tersebut harus segera ditangani agar kawasan ruang publik sekaligus destinasi wisata tersebut tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Kami minta Disbudporapar untuk segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Banjarmasin agar dapat dilakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak,” ujarnya.
“Selain itu, termasuk juga DLH kita minta untuk menata kembali pepohonan di kawasan tersebut, apalagi ini ruang publik,” lanjutnya.

Baca Juga : https://klikkalsel.com/janji-walikota-rp-1-juta-per-bulan-tahun-ini-honor-ketua-rt-baru-bisa-rp-750-ribu/
Ia menegaskan bahwa Siring Menara Pandang Banjarmasin sebagai salah satu ruang publik utama sekaligus destinasi wisata kota harus terus dijaga kualitasnya.
“Ini salah satu ikon kota. Karena itu fasilitasnya harus aman, nyaman, dan tertata dengan baik agar masyarakat maupun wisatawan bisa menikmati kawasan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan melakukan koordinasi lintas dinas.
Ia menjelaskan bahwa banyaknya ranting pohon yang menjalar serta beberapa pohon yang mulai lapuk membuat pencahayaan lampu di kawasan tersebut menjadi kurang optimal pada malam hari.
Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin untuk melakukan pemangkasan dan penataan pepohonan.
“Kami segera berkoordinasi dengan DLH selaku pihak yang berwenang dalam pemangkasan dan penataan pohon di kawasan Siring Menara Pandang agar pencahayaan lampu pada malam hari bisa lebih terang,” jelasnya.
Selain penataan pepohonan, Disbudporapar juga berencana melakukan penataan ulang kawasan tersebut, termasuk area pedagang kaki lima (PKL), agar tampil lebih rapi, menarik, dan memiliki desain kawasan yang lebih estetis.
“Untuk infrastruktur yang mengalami kerusakan seperti dermaga, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin agar segera dilakukan perbaikan,” tandasnya.(fachrul)
Editor: Amran





