Viral Maling di Dahlia, Pelaku Kepergok Penghuni dan Bersembunyi di Lantai Empat

Ilustrasi maling masuk rumah (Internet)

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Polisi ungkap kronologis pelaku tindak pidana percobaan pencurian di rumah warga Jalan Dahlia Raya RT 10 RW 02, Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah yang sempat kepergok penghuninya, pada Jumat (14/6/2024) kemarin.

Dijelaskan Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Eka Saprianto melalui Kanit Reskrim Iptu Hendra Agustian Ginting, pelaku diketahui berinisial BN (31) warga Jalan Tanjung Hulu, Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur, Provinsi Kalimantan Barat.

“Korbannya, H Fikriansyah (44) warga Jalan Dahlia Raya, Kelurahan Mawar Kecamatan Banjarmasin Tengah,” ujarnya, Minggu (16/6/2024).

Dari pemeriksaan dan keterangan korban, percobaan pencurian tersebut disadari korban lantaran mendengar ada suara gaduh dari luar kamarnya yang berada di lantai tiga.

“Korban dan istrinya saat itu sedang tidur, lalu terbangun karena ada suara gaduh dari luar kamarnya yang berada di lantai tiga,” jelasnya.

Baca Juga Polsek Banjarmasin Timur Ringkus Maling di Gang keramat, Dua Masih Diburu

Baca Juga Sebanyak 15 Laptop di SDN Basirih 5 Digondol Maling, Polisi Sudah Lakukan Penyelidikan

Mendengar kegaduhan itu, korban dan istrinya kemudian memberanikan diri untuk keluar kamar dan memeriksa kegaduhan tersebut.

Saat keluar kamar, korban melihat pelaku sedang mondar mandir mencari sesuatu di lantai tiga tersebut.

Kepergok penghuni rumah pelaku langsung melarikan diri dari lantai tiga.

“Bukanya kabur ke bawah dan meninggalkan rumah, tapi pelaku ini naik ke lantai empat rumah korban,” imbuhnya.

Melihat pelaku kabur pelaku sontak meneriaki pelaku ‘maling’ sekaligus memanggil masyarakat setempat untuk membantu menangkap pelaku.

“Korban kemudian bersama masyarakat naik ke lantai empat dan mendapati pelaku bersembunyi dalam gudang pada lantai tersebut,” ujarnya.

Dari pelaku ditemukan satu buah garpu warna kuning dan sebuah gunting milik korban yang ada di lantai tiga.

Kemudian, korban juga memberitahu bahwa pada lantai dua semua kunci pintu sudah tidak ada di tempatnya akibat sudah dibakar dan dimuat oleh pelaku ke dalam guci yang terletak di lantai satu.

Lebih lanjut, dari rekaman CCTV yang ada di rumah tersebut, pelaku sebelumnya terlihat sedang memantau sekitar dan mondar mandir di depan rumah korban

“Kemudian pelaku masuk dari samping rumah dari lantai satu menuju lantai empat dengan memanjat dinding,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut korban sangat keberatan dan tidak terima karena merasa terancam dan terganggu dengan masuknya pelaku ke rumah tanpa izin. Terlebih, korban dan pelaku tidak saling mengenal.

Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Banjarmasin Tengah untuk diproses hukum.

“Dari hasil penyelidikan kita, karena ada dua alat bukti maka tercukupi pelaku telah melakukan tindak pidana percobaan pencurian Juncto pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi