Api Lahap Rumah Kontrakan 4 Pintu di Sulingan Tabalong, Kerugian Capai Rp250 Juta

TANJUNG, Klikkalsel.com – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong. Sebanyak Kontrakan 4 pintu berbahan kayu di RT 10 Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, hangus dilalap api pada Kamis (28/05/2026) dini hari sekitar pukul 02.15 Wita.

Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik, warga pun berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan yang terbakar mengalami kerusakan hingga 100 persen.

Saksi mata bernama Tina binti Hudranita mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tidur di rumah yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kebakaran. Ia kemudian mendengar suara keributan warga dan melihat api sudah membesar di bidakan nomor 1 dan 2, lalu dengan cepat merambat ke bidakan lainnya.

Sementara itu, saksi lain Hady Ismanto mengaku sempat mendengar suara seperti petasan dari samping rumahnya sekitar pukul 02.19 Wita. Ketika diperiksa melalui lubang ventilasi rumah, api sudah membesar di bagian bidakan paling belakang. Ia kemudian segera mengumumkan kejadian tersebut melalui langgar agar warga membantu proses pemadaman.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menjelaskan rumah yang terbakar diketahui milik almarhum H. Asrani dan sudah lama dalam keadaan kosong. Menurut keterangan pihak keluarga, bangunan tersebut sudah sekitar tiga tahun tidak ditempati maupun disewakan, sementara aliran listrik PLN juga telah lama diputus.

Baca Juga : Tuntut Kejelasan Pasca Kebakaran, Pedagang Bawang Datangi Balai Kota Banjarmasin

Baca Juga : Kebakaran di Muara Uya, Dua Rumah Warga Ludes Terbakar

“Menurut keterangan warga sekitar, rumah kosong tersebut sebelumnya kerap didatangi orang tidak dikenal. Bahkan beberapa kali terdengar suara aktivitas seperti orang mandi meskipun rumah dalam keadaan tidak berpenghuni” ungkap Heri.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.30 Wita berkat bantuan warga setempat, BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Pemkab Tabalong serta UPBS gabungan wilayah tengah.

“Akibat kejadian tersebut, bangunan berbahan kayu dengan ukuran sekitar 10 x 20 meter itu mengalami kerusakan hingga 100 persen. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp250 juta” jelasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi dan memasang garis polisi. (Reno)

 

Editor: Abadi