Unsur Pimpinan Dewan bersama Walikota Sambangi Korban Kebakaran Alalak Selatan

Wali Kota bersama Anggota DPRD Kota Banjarmasin memberikan bantuan musibah kebakaran. (foto : nuha/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel –Bantuan musibah kebakaran di Alalak Selatan mulai berdatangan. Pemerintah dan Relawan bertindak cepat dengan memberikan bantuan makanan, minuman, dan pakaian, serta mendirikan dapur umum sementara didepan rumah warga.

Tak terkecuali dari walikota dan anggota Dewan Banjarmasin ikut yang langsung datang ke lokasi memberikan bantuan, Selasa (10/9/2019) sore, sekitar pukul 17.00 Wita.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan rombongan tiba bersama Ketua dan Wakil sementara Dewan Banjarmasin Hary Wijaya-HM Yamin, datang mengunjungi lokasi, yang tidak lain bermaksud ingin melihat lokasi dan memberikan bantuan darurat sementara.

“Dengan bantuan ini mudah-mudahan bisa menguragi beban bapak-ibu sekalian, agar bersabar dan tabah. Semoga diganti dengan yang lebih baik lagi,” kata Ibnu Sina di lokasi kejadian.

Sama halnya dengan Walikota, anggota dewan Banjarmasin bersama rombongan juga meninjau tempat lokasi serta berbincang bersama beberapa warga korban kebakaran yang terjadi subuh tadi.

Ketua Sementara DPRD Banjarmasin Herry Wijaya mengatakan, hal ini sebagai bentuk dan gagasan untuk memeriksa apa yang menjadi kebutuhan utama warga yang terkena musibah kebakaran dan memberikan beberapa bantuan sementara.

“Salah satu tujuan kami ke sini selain memberikan bantuan adalah meninjau apa yang menjadi keperluan mereka agar pemberian bantuan tidak sia-sia,” ujarnya.

Sementara itu, HM Yamin turut prihatin akan musibah tersebut. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak Pemko apakah bantuan ini bisa dirubah jangan hanya bantuan pakaian dan sembako,” ujarnya.

Diketahui kebakaran yang melanda kawasan pemukiman penduduk tepatnya di RT 4 dan 5 Alalak Selatan Banjarmasin Utara, terjadi pada Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 03.00 Wita.

Akibat kebakaran itu, menghanguskan sedikitnya 64 buah rumah dan menyebabkan 222 jiwa dari 75 kepala keluarga harus terpaksa mengungsi ke Masjid dan rumah tetangga atau keluarga terdekat.(nuha)

Editor : Farid