HSU

Terduka Pelaku Pencabulan Anak Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi

Terduka Pelaku Pencabulan Anak Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi
Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

AMUNTAI, klikkalsel.com – Terduga pelaku pencabulan anak yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polres Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tewas setelah baku tembak dengan polisi.

Terduga pelaku Samsul Anwar (45) warga Sungai Turak Dalam, Kecamatan Amuntai Utara yang menjadi buronan Jatanras Satreskrim Polres HSU itu diterjang peluru panas petugas di bagian kaki, pinggang dan dada.

Baku tembak di Desa Panawakan, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Senin, (22/2/2021) dini hari ini menyita perhatian warga desa setempat.

Terduga pelaku pencabulan anak dibawah umur meninggal dunia dan semapat menjalani visum di RSUD Pambalah Batung Amuntai sebelum diambil pihak keluarga untuk dikebumikan.

“Ya benar, anggota kami melumpuhkan DPO ini karena menyandera istri siri yang juga korban pencabulan karena masih dibawah umur dan menembak petugas. Karena membahayakan, pelaku akhirnya ditembak,” kata Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan saat memimpin conference press di Aula Jananunarga Mapolres HSU. Senin, (22/2/2021).

Baca juga : Genangan Air di Kawasan Protokol Amuntai Dilarang Dijadikan Arena Bermain

Baca  juga : Deklarasilan Janji Kinerja, Lapas Amuntai Berupaya Raih WBK/WBBM

Sebelum aksi baku tembak, berdasarkan informasinya pelaku diketahui kabur dari tahanan Mapolsek Amuntai Utara dan berada dirumah korban berinisial M di Desa Panawakan.

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

1 Comment

1 Comment

  1. vreyrolinomit

    27 February 2021, 01:42 at 01:42

    The other day, while I was at work, my cousin stole my iPad and tested to see if it can survive a 40 foot drop, just so she can be a youtube sensation. My apple ipad is now broken and she has 83 views. I know this is completely off topic but I had to share it with someone!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top