Buruh di Banjarmasin Barat Ditangkap Usai Diduga Cabuli Anak Tiri

HR (44) diduga pelaku pencabulan anak tiri di kecamatan Banjarmasin barat

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Satreskrim Polresta Banjarmasin mengamankan pria berusia 44 tahun berinisial HR warga Kecamatan Banjarmasin Barat yang dilaporkan diduga melakukan pencabulan terhadap anak tiri.

HR yang seharinya sebagai buruh di amankan petugas setelah mendapatkan laporan dari bibi korban, FA ke Polresta Banjarmasin.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Banjarmasin akhirnya berhasil menangkap HR di kawasan Jalan Teluk Tiram Laut Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa melalui Kanit PPP Ipda Partogi Hutahahean mengatakan, pelaku diduga melakukan pencabulan terhadap anak tiri ketika korban berada didalam kamar.

“korban merupakan anak tirinya sendiri berinisial ZI (17),” jelasnya, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga : Warga Antasan Tewas Usai Ditusuk di Leher Oleh Orang Tak Dikenal

Baca Juga : Rekam Adik Ipar Mandi, Kakak Ipar Terancam 10 Tahun Penjara

Diketahui Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di kawasan kecamatan Banjarmasin Barat yang saat itu sedang berada seorang diri di dalam kamar tidurnya.

Pelaku HR kemudian masuk ke kamar dan diduga langsung melakukan tindakan cabul terhadap korban.

“Korban sempat melakukan perlawanan sambil berteriak meminta pertolongan. Namun pelaku diduga membekap mulut korban dan mencekik leher korban agar tidak berteriak,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pelaku juga diduga melakukan pengancaman dengan mengambil sebilah pisau dapur yang berada di dalam kamar.

Korban sempat melakukan perlawanan dan mencoba merebut pisau dari tangan pelaku hingga mengalami luka pada bagian jempol tangan kanan.

Meski dalam kondisi terluka, korban akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan mendorong dan menendang pelaku hingga terlepas.

ZI kemudian berlari keluar rumah menuju warung milik bibinya, tempat korban bekerja berjualan kue.

Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan diduga membuang pisau dapur yang digunakan untuk mengancam korban ke rawa di depan rumah.

“Saat diamankan, pelaku mengakui seluruh perbuatannya kepada petugas dan saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi