Tak Bisa Dikonfirmasi Kasus DBD, Komisi IV Panggil Dinkes Banjarmasin

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Mu'adz. (foto : fachrul/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD) di Banjarmasin semakin marak, hingga sampai beredar kabar ada warga yang meninggal akibat penyakit tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin
Mu’Adz prihatin dengan kondisi peredaran penyakit DBD di Banjarmasin sudah semakin parah.

“Kita sangat prihatin dengan penyakit DBD ini, dan mudah-mudahan bisa segera ditanggulangi,” ucapnya, Senin (4/2/2019).

Hingga beberapa pekan terkakhir menurutnya masih ada beberapa warga sakit akibat digigit nyamuk Aedes Aegpty itu, yang masih dirawat di Rumah Sakit.

“Info terakhir kita mendapati ada sekitar tujuh orang warga yang masih dirawat, dan mudah-mudahan bisa cepat sembuh,” tuturnya.

Walau begitu, ia sangat menyayangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin tidak bisa di konfirmasi terkait kasus penyebaran penyakit DBD ini.

Padahal, kata dia, kondisi seperti ini peran Dinkes yang sangat diperlukan terkait tindakan pencegahan atau penanggulangan penyakit DBD ini.

“Kita sangat menyayangkan, Dinkes tidak bisa di konfirmasi. Mungkin dalam waktu dekat kita akan memanggil pihak Dinkes untuk menanyakan tindakan pencegahan yang akan dilakukan untuk DBD ini,” pungkasnya. (fachrul)

Editor : Farid