TANJUNG, klikkalsel.com – Tabalong Onthel Club (TOC) wadah bagi para pencinta sepeda tua di Bumi Sarabakawa yang didirikan pada 2005 silam sempat vakum kini mencoba bangkit kembali.
Mereka perlahan mengumpulkan satu persatu anggotanya yang tersebar di seluruh Kecamatan yang ada di Tabalong.
Ketua TOC, Aberani Aberar mengatakan, sebelumnya eksistensi TOC bertahan hingga tahun 2015, kemudian vakum hingga tahun 2020.
“Dari 2015 vakumnya sampai 2020. Jadi lima tahun kami vakum,” ungkapnya saat Kopdar bersama anggotanya di Pendopo Bersinar, Pembataan, Minggu (25/10/2020).
Pada masa kejayaannya, TOC merupakan komunitas pecinta tua terbesar di Tabalong yang memiliki anggota lebih dari 100 orang.
“Anggota kami bukan hanya dari Tanjung, ada yang dari Muara Uya, Kelua dan wilayah lainnya. Kalau tidak salah dulu anggotanya ada sekitar 164 orang,” ungkap Aberani.
Sementara itu, Ketua Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Tabalong, Achmad Syahrani mengungkakan, kevakuman TOC salah satunya dikarenakan kesibukan pribadi masing-masing anggotanya.
“Dari pengelolanya dulu tidak aktif termasuk saya. Tapi bukan vakum sama sekali, masih ada tiga hingga lima orang yang masih kadang ngumpul setiap hari tapi tidak terpusat lagi,” jelasnya.
Dikatakan Achmad, niat ingin menjalin lagi tali silahturahmi, menjadi alasan utama kenapa TOC harus dibangkitkan kembali.
Disamping itu, menurutnya, sepeda othel memiliki kenangan tersendiri didalamnya.
“Ternyata onthelis ini setelah dibangkitkan responnya dua hari ini cepat. Karena rata-rata kawan-kawan yang ada ini sudah punya sepeda semua,” katanya.
Saat ini Tabalong Onthel Club memulai kembali perjalanannya dengan anggota berjumlah kurang lebih 40 orang.
Acmad menambahkan, siapa saja yang ingin bergabung dengan TOC akan diterima, dengan syarat wajib memiliki sepeda onthel atau sepeda tua.
“Tidak ada syarat khusus, ada sepeda tua silahkan bawa. Mulai dari anak-anak hingga dewasa kami terima,” pungkasnya. (arif)
Editor : Akhmad





