TANJUNG, Klikkalsel.com – Bupati Tabalong Ir H M Noor Rifani dan Wakil Bupati Tabalong Habib M Taufani Alkaf meresmikan Pembukaan Digifestsinas Smart Digital Learning Festival (Smart Digifest) yang di laksanakan di Gedung Pendopo Bersinar pembaataan, Murung pudak, kemarin.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong tersebut berlangsung meriah selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Mei 2026, dengan diikuti berbagai rangkaian acara dan partisipasi dari pelajar dan guru.
H Fani menyambut baik kegiatan Smart Digifest dalam rangkaian memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
“Sungguh hari yang menggembirakan, Tabalong sekarang ini sudah menuju ke arah pendidikan digital,” ucapnya.
Ia menyatakan penerapan digitalisasi di satuan pendidikan salah satu cara untuk melahirkan SDM unggul di Tabalong.
“Untuk menciptakan SDM unggul, suka tidak suka kita harus menguasai digital, harus menguasai teknologi untuk bisa membawa anak-anak Tabalong menjadi pemain” ujarnya.
Ia pun berharap terus ada pengembangan sekolah di Tabalong yang akan menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) ataupun sekolah google.
“Kami berharap sekolah yang sudah rujukan (google) menjadi sekolah google, yang belum bisa menjadi sekolah rujukan” harapnya.
Baca Juga : Dokter Muda di Tabalong Ciptakan SMART-DM, Permudah Monitoring Pasien Diabetes
Baca Juga : DPRD Kalsel Beri Rekomendasi LKPj Gubernur 2025
Sementara, Plt Sekretaris Disdikbud Tabalong, Masdulhak Abdi menjelaskan kegiatan ini diikuti puluhan sekolah di Tabalong.
“Peserta ada 30 yang kami utamakan Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang ada di Tabalong, dari SD dan SMP,” jelasnya.
Abdi menuturkan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi tranformasi digital di lembaga pendidikan.
“Ini perdana kita laksanakan, untuk membangkitkan semangat dan motivasi transformasi digital di bidang pendidikan, untuk melompat lebih jauh,” tuturnya.
Ia mengatakan satuan pendidikan di Tabalong secara masih akan memanfaatkan platform digital dan memahami digitalisasi untuk mengakses kemajuan dunia pendidikan.
“Digital tidak ada sekat waktu dan ruang, semua punya kesempatan yang sama untuk maju di bidang pendidikan” Tutupnya. (Reno)
Editor: Abadi





