Advertorial

Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Turun 7,94 Persen

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK memegang dokumen penandatanganan pengambilan keputusan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020 menjadi Peraturan Daerah.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat Paripurna bersama pihak eksekutif, Kamis (10/9/2020).

Rapat Paripurna di masa pandemi tersebut dengan agenda pengambilan keputusan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020 menjadi peraturan daerah.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK memimpin rapat paripurna yang dihadiri Gubernur H Sahbirin Noor, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta serta unsur Forkopimda lainnya.

Supian menerangkan, pengambilan keputusan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020 menjadi peraturan daerah dengan nominal target pendapatan sebesar Rp6.656.475.428.911.

Wakil Ketua DPRD Kasel, M Syarifuddin menambahkan bahwa pendapatan pada Perubahan APBD tahun anggaran 2020 mengalami penurunan dari APBD Murni tahun 2020.

Baca Juga : BirinMu dan H2D Komitmen tak Ingin Ada Kluster Pilkada

Dikatakannya, sebesar turun 7,94 persen jika dibandingkan target pendapatan pada APBD Murni 2020 sebesar Rp7.230.905.164.000.

“Dengan adanya penurunan target pendapatan daerah ini harapannya pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada sisa tahun anggaran 2020 tidak terganggu dan harus menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus menggali sumber-sumber pendapatan daerah yang potensial sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya dalam sambutan mewakili Badan Anggaran DPRD Kalsel.

Sedangkan, pada sisi belanja daerah, juga mengalami penurunan sebesar Rp 533.386.781.028 atau -7,04 persen dari APBD Murni Tahun 2020. Komposisi belanja tidak langsung yang lebih besar jika dibandingkan dengan Belanja Langsung juga menjadi perhatian dari badan anggaran.

“Porsi anggaran belanja langsung hanya jauh lebih kecil jika dibandingkan total belanja tidak langsung yaitu sebesar Rp4.220.192.473.693,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengapresiasi kinerja pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kalsel khususnya badan anggaran, yang telah membahas secara seksama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 sejak Agustus lalu.

Baca Juga : Bawaslu Kalsel Antisipasi Lebih Awal Terkait Sengketa Pikada 2020

Ia menyatakan, segala saran dan koreksi DPRD Kalsel akan ditindaklanjuti dalam penentuan kebijakan, serta pelaksanaan berbagai program dan kegiatan selanjutnya.

“Perubahan APBD tahun Anggaran 2020 ini kita harapkan dapat memperbaiki kondisi daerah kita dalam menangani pandemi Covid-19, baik di sektor kesehatan, sosial, ekonomi maupun pendidikan,” terangnya.

Disisi lain, Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini, juga akan dialokasikan untuk mengakomodir kebutuhan pembangunan daerah, sesuai dengan prioritas yang telah direncanakan.

Sementara itu, dalam paripurna juga dilakukan penandatanganan pengambilan keputusan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020 menjadi peraturan daerah antara Gubernur dan seluruh unsur pimpinan DPRD Kalsel. (rizqon/adv)

Editor : Amran

block id 8627 site klikkalsel.com - PC/Mob
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top