Religi  

KCBI Kalsel Ajak Umat Tebarkan Cinta Kasih dan Kedamaian di Momen Waisak 2570 BE

Ketua KCBI Kalimantan Selatan, Sutawijaya Kangmartono

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) menjadi momentum refleksi bagi umat Buddha untuk memperkuat nilai-nilai cinta kasih, kebijaksanaan, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) Kalimantan Selatan, Sutawijaya Kangmartono, mengajak seluruh umat untuk menjadikan peringatan Waisak sebagai sarana memperdalam praktik Dharma demi terciptanya kehidupan yang lebih harmonis, baik bagi diri sendiri maupun sesama makhluk hidup.

“Dengan semangat cinta kasih, kebijaksanaan, dan kedamaian, marilah kita menapaki jalan Dharma demi kebahagiaan semua makhluk,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, peringatan Tri Suci Waisak tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga pengingat akan pentingnya membangun kebijaksanaan dalam berpikir, ketenangan dalam bersikap, serta kedamaian dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

“Semoga peringatan Tri Suci Waisak membawa terang kebijaksanaan dalam pikiran, ketenangan dalam hati, serta kedamaian bagi dunia,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap welas asih, memperkuat kebajikan, dan menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Semoga kita senantiasa menumbuhkan cinta kasih tanpa batas, memperkuat kebajikan, dan menjadi pelita bagi sesama,” terangnya.

Baca Juga : Pemprov Kalsel Masih Benahi Stadion 17 Mei Banjarmasin, Fokus Perbaikan Pada Lintasan Atletik dan Kursi Tribun

Baca Juga : Serap Pembiayaan Rp318,75 Miliar, Banjarmasin Teratas Penyaluran KUR di Kalsel Dengan 3.492 Debitur

Dalam Waisak pesannya, Sutawijaya turut menyampaikan harapan agar cahaya welas asih dan kebijaksanaan Buddha dapat menjadi penerang bagi kehidupan manusia serta menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan bagi semua.

“Semoga cahaya welas asih dan kebijaksanaan Buddha menerangi hati kita serta membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa nilai welas asih merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, ketika setiap individu mampu memelihara kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama, maka lingkungan yang harmonis dan damai akan lebih mudah terwujud.

“Ketika hati dipenuhi welas asih, dunia menjadi lebih indah,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan doa universal yang menjadi salah satu ajaran luhur dalam Buddhisme.

“Semoga semua makhluk hidup berbahagia,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran