Ekonomi & Bisnis

Panen Perdana, Cabe Ini Diberi Nama Tiung Tanjung

TANJUNG, klikkalsel.com – Pertanian cabe dari lahan percontohan seluas setengah hektar yang digarap Kelompok Tani Mekar Tani, Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, ini diberi nama cabe Tiung Tanjung (2T).

Penamaan cabai 2T ini diberikan Bupati Tabalong, H. Anang Syakhfiani, setelah melakukan panen bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Kalsel, H. Syamsir Rahman dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Amanlison Sembiring.

Turut juga, Ketua dan anggota Komisi II DPRD Tabalong serta Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Saswoko.

“Yang kita panen tadi kita beri nama Tiung Tanjung (2T), karena cabai tiung ini sangat cocok dengan karakteristik masyarakat di kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Bupati dua periode ini juga menyebutkan, budidaya cabai di Desa Uwie adalah keputusan yang tepat, karena kita sudah melihat hasilnya.

“Saya mohon agar proyek percontohan ini bisa kita perluas, karena ini sejalan dengan program Dinas TPH Provinsi Kalsel,” pintanya.

Bupati Anang pun mengapresiasi apa yang telah diprogramkan oleh BI Kalsel untuk petani Tabalong khususnya di Desa Uwie.

“Budidaya cabai ini didukung BI perwakilan Kalsel, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabalong, kami menyampaikan terimakasih kepada BI Kalsel beserta jajarannya,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Saswoko, menyampaikan budidaya tanaman cabai ini adalah program bantuan BI kalsel, mulai sarana produksinya dan teknologinya dan juga tanaman cabai rawit dan cabai besar di Tabalong sudah surplus.

“Tahun 2020, ada 126 hektar tanaman cabai rawit kita dengan produksi 593 ton, kemudian cabai besar 110 hektar produksinya 990 ton,” terangnya.

Terkait adanya pembangunan Pasar Agribisnis di Kembang Kuning di Kecamatan Haruai, Ia menyatakan siap meramaikan pasar tersebut.

“Dengan perkembangan cabe tersebut, Insyaallah kita siap meramaikan pasar agribisnis di Kembang Kuning,” tandasnya. (doni)Panen Perdana, Cabe Ini Diberi Nama Tiung Tanjung

TANJUNG, klikkalsel.com – Pertanian cabe dari lahan percontohan seluas setengah hektar yang digarap Kelompok Tani Mekar Tani, Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, ini diberi nama cabe Tiung Tanjung (2T).

Penamaan cabai 2T ini diberikan Bupati Tabalong, H. Anang Syakhfiani, setelah melakukan panen bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Kalsel, H. Syamsir Rahman dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Amanlison Sembiring.

Turut juga, Ketua dan anggota Komisi II DPRD Tabalong serta Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Saswoko.

“Yang kita panen tadi kita beri nama Tiung Tanjung (2T), karena cabai tiung ini sangat cocok dengan karakteristik masyarakat di kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Bupati dua periode ini juga menyebutkan, budidaya cabai di Desa Uwie adalah keputusan yang tepat, karena kita sudah melihat hasilnya.

“Saya mohon agar proyek percontohan ini bisa kita perluas, karena ini sejalan dengan program Dinas TPH Provinsi Kalsel,” pintanya.

Bupati Anang pun mengapresiasi apa yang telah diprogramkan oleh BI Kalsel untuk petani Tabalong khususnya di Desa Uwie.

“Budidaya cabai ini didukung BI perwakilan Kalsel, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabalong, kami menyampaikan terimakasih kepada BI Kalsel beserta jajarannya,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Saswoko, menyampaikan budidaya tanaman cabai ini adalah program bantuan BI kalsel, mulai sarana produksinya dan teknologinya dan juga tanaman cabai rawit dan cabai besar di Tabalong sudah surplus.

“Tahun 2020, ada 126 hektar tanaman cabai rawit kita dengan produksi 593 ton, kemudian cabai besar 110 hektar produksinya 990 ton,” terangnya.

Terkait adanya pembangunan Pasar Agribisnis di Kembang Kuning di Kecamatan Haruai, Ia menyatakan siap meramaikan pasar tersebut.

“Dengan perkembangan cabe tersebut, Insyaallah kita siap meramaikan pasar agribisnis di Kembang Kuning,” tandasnya.(doni)

Editor : Amran

To Top