Kategori: Pendidikan

  • Dewan Kalsel Dorong Keberadaan SMK untuk Kembangkan Jurusan Pertanian

    Dewan Kalsel Dorong Keberadaan SMK untuk Kembangkan Jurusan Pertanian

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Keberadaan SMK di Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan diperkuat ke bidang pertanian. Hal itu guna menambah jumlah petani di Banua.

    Sebab, saat ini secara nasional jumlah petani muda sangat rendah. Bahkan berdasarkan penelitian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) petani sudah mulai tidak ada lagi, di 2029 mendatang.

    Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) juga hendak menggeser ketergantungan ekonomi dari sektor pertambangan ke sektor pertanian.

    Dalam perpindahan tersebut, tentunya bukan tanggung jawab bidang pertanian seutuhnya. Namun Dinas Pendidikan juga bertanggung jawab untun menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nya.

    “Untuk memobilisasi itu perlu memperkuat SMK yang memiliki jurusan pertanian,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel Firman Yusi, usai rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Kamis (16/03/2023).

    Baca Juga : Seleksi Calon Anggota KPU Kalsel Dikritik Karena Dinilai Tidak Transparan

    Baca Juga : UPZ Bank Kalsel Beri Bantuan Dana Pendidikan untuk Dua Anak Guru Mengaji

    Ia yakin, dengan adanya SMK jurusan pertanian, akan mampu meningkatkan minat anak muda pada sektor pertanian.

    Firman juga mengharapkan, dinas terkait untuk fokus kepada SMK, agar mulai menyiapkan SDM siap pakai untuk menghadapi dan kebutuhan penyerapan tenaga kerja di IKN.

    “Saat ini IKN terus berlanjut. Jangan sampai ketika tenaga lokal diperlukan dalam pembangunan, malah tak terserap karena tak memiliki ketersedian SDM nya,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhamadun mengatakan, sebagai penunjang IKN pihaknya akan memfokuskan terhadap bidang pertanian dan kebudayaan.

    “Sebagai pintu gerbang IKN dinas pendidikan akan menyiapkan SDM nya namun dengan sistem yang lebih modern, agar kaum milineal lebih tertarik dan mencintai pertanian,” pungkasnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • Percepat Mahasiswa Berbahasa Inggris, FKIP Uniska Adakan Program Australian Village

    Percepat Mahasiswa Berbahasa Inggris, FKIP Uniska Adakan Program Australian Village

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Meningkatkan kecakapan dalam berbahasa Inggris, sebanyak 50 mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAB) mengikuti program Australian Village, di Kasawan Trans Kalimantan, Komplek Persada Permai, Jalur 9, No 14.

    Australian Village adalah program yang digelar oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Bimbingan Konseling.

    Wakil Dekan I FKIP Uniska Akhmad Rizkhi Ridhani mengatakan, kegiatan tersebut  untuk membiasakan diri berbicara dalam Bahasa Inggris dan tidak diperbolehkan untuk menggunakan Bahasa Indonesia, sedikitpun guna meningkatkan kecakapan dalam berbahasa internasional itu.

    “Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu ke depan yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa FKIP Uniska, baik dari Bimbingan Konseling, Bahasa Inggris, Olahraga serta Kimia,” katanya Rabu (15/3/2023).

    Baca Juga : 450 Personel Polresta Banjarmasin Bertahan di Bawah Guyuran Hujan Amankan Aksi Mahasiswa

    Baca Juga : Kesiapan Sambut Presiden RI, Komunitas VR Tabalong Lakukan Pembersihan Tugu Obor

    Dijelaskannya, kegiatan tersebut semacam karantina atau penataran kepada para mahasiswa untuk terlatih  berbicara dalam berbahasa Inggris.

    “Mudahan dengan kegiatan tersebut mereka lebih cepat dalam berkomunikasi berbahasa inggris,” ucapnya.

    Tak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai persiapan pertukaran mahasiswa keluar negeri.

    “Dalam  Australian Village, bisa diikuti oleh semua kalangan. Tak hanya mahasiswa Uniska, dari umum pun apabila berminat bisa datang ke sini,” ucapnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • Seleksi Paskibraka Tahun 2023, Ratusan Pelajar SMA di Tabalong Ikuti Seleksi Peserta

    Seleksi Paskibraka Tahun 2023, Ratusan Pelajar SMA di Tabalong Ikuti Seleksi Peserta

    TANJUNG, Klikkalsel.com – Siapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2023, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Tabalong adakan seleksi peserta, Kamis (9/3/2023).

    Kegiatan seleksi diikuti oleh 122 peserta terdiri dari sekolah tingkat SMA/SLTA bertempat di Lapangan Basket Pembataan.

    “Bersama rekan-rekan hari ini laksanakan seleksi peserta dari beberapa sekolah tingkatan SMA di Tabalong,” ujar Pelatih PPI Tabalong Oky Satriyana.

    Dikesempatan itu, PPI Tabalong melaksanakan seleksi hari kedua yang dimulai dari Selasa,” Tahap seleksi peserta ini sudah kami lakukan mulai Selasa kemarin, peserta terdiri dari beberapa sekolah tingkat SMA/SLTA yang terdiri dari 71 orang putra dan 51 orang putri,” ujarnya.

    Terkait tahapannya, Oky menjelaskan bahwa kegiatan seleksi yang akan dilalui yakni kesehatan, administrasi, wawancara, keterampilan Bahasa Inggris, kesenian, bakat dan psikologi.

    Baca Juga Presiden RI Akan Ke Tabalong 17 Maret Nanti, Bupati: Masyarakat Boleh Hadir ke Pendopo Bersinar

    Baca Juga Pantau WNA di Tabalong, 4 Perusahaan Disambang Tim Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kalsel

    “Namun di kesempatan kedua, hari ini kita melakukan kegiatan parade kesemaptaan seperti lari 12 menit, sheet up, push up dan back up,” jelasnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa tahun ini ada sedikit perbedaan, yakni ada tahapan back up yang diatur oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

    “Adanya back up tahun ini, karena kita mengikuti peraturan dari BPIP padahal dulunya adalah pull up,” katanya.

    Oky mengungkapkan bahwa pihaknya mentargetkan seleksi peserta Paskibraka tahun 2023 tidak jauh dari tahun kemarin, yakni 32 orang dan 6 orang ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

    “Dari 122 peserta yang akan kita pilih, ada sebanyak 32 orang, dan 6 orang akan dikirim ke tingkat Provinsi, sedangkan sisanya sagan di Tabalong,” ujarnya.

    Oky menambahkan, teruntuk petugas seleksi tahun ini terdiri dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Tabalong, Ketua PPI, Kodim 1008 dan Polres setempat. (dilah)

    Editor: Abadi

  • Puluhan Tim dari SD dan SMP di Banjarmasin Ikuti Kajuhico 3×3 Cup

    Puluhan Tim dari SD dan SMP di Banjarmasin Ikuti Kajuhico 3×3 Cup

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sekolah kristen Kanaan menggelar kejuaraan Bola Basket antar pelajar SD dan SMP bertajuk Kajuhico 3×3 Cup.

    Kejuaraan yang digelar ini tidak lain sebagai salah satu upaya yang dilakukan pihak sekolah untuk memperkenalkan sekolah Kristen Kanaan ke masyarakat luar.

    “Kejuaraan ini juga sebagai wadah atau sarana untuk menyalurkan minat para pencinta Basket di SD maupun SMP,” ujar Ketua Pelaksana Kajuhico 3×3 Cup, Samson Teguh Prastyo.

    Ia juga mengatakan bahwa kejuaraan ini telah digelar sejak Rabu (1/3/2023) kemarin hingga nanti Jumat (3/3/2023) besok.

    Baca Juga : Kompetisi 3×3 Basket Life Open Space, di Pertama Kali Digelar di Duta Mall Banjarmasin

    Baca Juga : Turnamen Basket Kapolresta Cup Berakhir, Wadah Mencari Pebasket Lokal

    Dimana dalam kegiatan ini dikatakannya sebanyak 40 lebih tim dari SD maupun SMP di Banjarmasin ikut memeriahkannya.

    “Kalau untuk kelas SD dan juga SMP Puteri sudah terlaksana kemarin. Kalau untuk hari ini yaitu SMP Putera,” ucapnya.

    “Total ada 48 tim, 10 tim SD, 10 tim SMP Puteri, dan 28 tim SMP Putera,” sambungnya.

    Samson menambahkan bahwa 3×3 ini meski terbilang baru di Banjarmasin, namun peminatnya cukup sangat banyak. Sehingga pihaknya harus membatasi jumlah pendaftar.

    “Sengaja kita batasi karena antusias anak-anak yang luar biasa, sampai-sampai kita harus menolak beberapa tim yang mendaftar,” terangnya.

    “Selain itu juga alasan kita membatasi karena kita memperkirakan estimasi waktu pelaksanaan dan kondisi cuaca saat ini,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Berlangsung Semarak, SMAN 1 Tanjung Gelar Puncak SMANTA Empire 2023

    Berlangsung Semarak, SMAN 1 Tanjung Gelar Puncak SMANTA Empire 2023

    TANJUNG, Klikkalsel.com – Setelah berlangsung hampir sebulan lamanya, penggelaran puncak peringatan SMANTA EMPIRE 2023 oleh SMAN 1 Tanjung berlangsung secara semarak.

    Puncak peringatan itu dimeriahkan dengan penampilan tari drama kolosal Bagandang Nyiru yang bertempat di Halaman Pendopo Bersinar, Senin (27/2/2023).

    Kepala SMAN 1 Tanjung, Wagimin mengungkapkan bahwa pihaknya mewujudkan implementasi kurikulum merdeka yaitu penguatan projek penguatan profile pelajar pancasila.

    “Kegiatan semuanya ini tadi merupakan wujud implementasi kurikulum merdeka, seperti yang tadi disaksikan dari drama kolosal,” ujarnya.

    Wagimin mengatakan, dalam kegiatan puncak juga akan digelar MoU yang bertujuan untuk saling sinergi kemajuan pendidikan di Tabalong dan Kalimantan Selatan.

    “Dengan mendeklarasikan pengukuhan untuk kokitmen dan kebudayaan potensi untuk mengembangkan dan kemajuan,” tuturnya.

    Baca Juga : Meriahkan HUT STIT SMN Tabalong ke-5, Berbagai Lomba Lingkup se- Banua Anam Digelar

    Baca Juga : Bonus Atlet Berprestasi di Porprov dan Perparprov Dicairkan Maret, Jumlahnya Capai Rp 1,8 Miliar

    Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Bupati Tabalong. Dalam sambutannya dikatakan bahwa SMAN 1 Tanjung yang berumur 57 Tahun itu menggambarkan tingkat kematangan sekolah.

    “Sudah banyak alumni yang dihasilkan, ada yang aktif di pemerintah, swasta, TNI, Polri dan lainnya,” katanya.

    Lanjut Anang, tingkat kematangan itu perlu disyukuri, namun tidak decara berlebihan sehingga mengendor karena tantangan kedepan sungguh berat.

    “Keberadaan Ibu Kota Nusantara membuat kita bekerja ekstra agar kita siap,” ujarnya.

    Diakhir kesempatan itu Anang mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan.

    Diketahui, kegiatan juga turut dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Pendidikan Tabalong, dan Ketua Ikatan Alumni SMANTA. (dilah)

    Editor: Abadi

  • ULM Kembali Buka Tiga Program S3

    ULM Kembali Buka Tiga Program S3

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mulai tahun akademik 2023 – 2024 ini, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) akan menambah tiga Pendidikan doktor strata (S3).

    Menurut Direktur Pascasarjana ULM Prof Ahmad Suriansyah, usulan program tersebut sudah mendapat izin operasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

    Bahkan, kata dia, Tim asesor sudah tahap asesmen di lapangan.

    “Tiga program yang bakal dibuka di tahun 2023 – 2024 adalah S3 Bahasa Indonesia, S3 Administrasi Pendidikan dan S3 Pendidikan IPS,” katanya, Sabtu (25/2/2023).

    Baca Juga : ULM Buka Program Rekayasa Geologi Siap Berkolaborasi

    Baca Juga : Sekolah Rusak Ringan Tidak Masuk Prioritas Perbaikan, Nuryadi: Itu Bisa Dianggarkan Menggunakan Dana BOS

    Dengan kehadiran program S3 yang dimiliki, akan menambah bidang keilmuan yang dimiliki ULM. Sehingga peminat tak perlu harus jauh ke luar daerah untuk menuntut ilmu.

    “Untuk saat ini sudah ada enam program S3 yang dimiliki ULM, yaitu S3 Ilmu Lingkungan, S3 Studi Pembangunan, S3 Ilmu Pertanian, S3 Ilmu Kedokteran, S3 Hukum dan S3 Ilmu Manajemen,” ucapnya.

    Dengan bertambahnya program doktoral tersebut, ia menyebut, semakin memperlengkap keilmuan yang dikembangkan ULM. Apalagi ditambah dukungan dosen pengajar S2 dan S3, serta 72 guru besar yang dimiliki.

    Prof Suriansyah menambahkan, kualitas perkuliahan di ULM sangat terjamin mutunya, kmelalui akreditasi unggul yang disematkan ke beberapa program studi.

    “ULM akan terus meningkatkan mutunya dan terus mengembangkan pendidikan,” pungkasnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • Sekolah Rusak Ringan Tidak Masuk Prioritas Perbaikan, Nuryadi: Itu Bisa Dianggarkan Menggunakan Dana BOS

    Sekolah Rusak Ringan Tidak Masuk Prioritas Perbaikan, Nuryadi: Itu Bisa Dianggarkan Menggunakan Dana BOS

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sejumlah Sekolah di Banjarmasin mengalami kerusakan dan direncanakan menjadi prioritas perbaikan di tahun 2023 ini.

    Meski demikian terdapat beberapa sekolah yang juga mengalami kerusakan, namun dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, ditahun 2023 pihaknya sudah memetakan sejumlah sekolah yang menjadi prioritas perbaikan.

    “Disinggung tentang SDN Alalak Tengah 2 itu, pada tahun 2021 lalu sudah kita bantu,” ucapnya, Jumat (24/2/2023).

    “Kalau ada dinding-dinding yang rusak itu, kami sudah memberikan arahan kepada kepala sekolah agar jangan menunggu kerusakan itu menjadi berat,” ucapnya.

    Arahan yang di maksud Nuryadi tersebut yakni untuk melakukan perbaikan sendiri dengan menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

    Baca Juga : Atap Sekolah Rusak, SDN Danau Desa Hayup Juga Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Baca Juga : SDN Alalak Tengah 2 Alami Kerusakan Parah, Disdik Belum Bisa Perbaiki

    “Kalau rusak-rusak sedikit itu bisa di perbaiki dengan penbelian material, seperti kalsiboard sekian ribu, kali berapa. Itu kan bisa dianggarkan menggunakan dana BOS,” tuturnya.

    “Jadi kita mintakan kepada kepala sekolah agar jangan sampai ada pembiaran kerusakan di sekolahnya,” sambungnya.

    Kenapa sekolah tersebut tidak di prioritaskan? Dikatakan Nuryadi karena pihak sekolah itu juga terus mengejar Akreditasi.

    “Seperti Sekolah Belitung Selatan 7 itu Akreditasinya itu 9,3. Artinya itu sekolah sudah sangat bagus. Sudah lengkap sarana prasarananya,” ungkapnya

    “Karena hal itulah sekolah itu tidak bisa menerima bantuan,” tambahnya lagi.

    Untuk skala prioritas dikatakan Nuryadi ada sejumlah sekolah, diantaranya yakni, SDN Sungai Bilu 1 dan SDN Basirih 3.

    “Kerusakan di sekolah itulah yang menjadi skala prioritas yang kita buat,” ungkapnya.

    “Dengan ini jadi jangan sampai mengatakan Dinas tidak peduli. Karena batasan-batasan anggaran itu kan ada maka itulah yang menjadi prioritas kita,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Minim Siswa, Disdik Banjarmasin Berencana Gabungkan SDN Teluk Dalam 10 dan 9

    Minim Siswa, Disdik Banjarmasin Berencana Gabungkan SDN Teluk Dalam 10 dan 9

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, berencana melakukan penggabungan sekolah atau regruping SDN Tekuk Dalam 10 dan Teluk Dalam 9.

    Regruping yang dilakukan tersebut dinilai sangat perlu, mengingat di sekolah itu minim siswa dan juga lokasi sekolah yang cukup berdekatan.

    Disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Nuryadi bahwa rencana penggabungan sekolah itu karena pihaknya hendak melakukan pembenahan dan perbaikan.

    Pihaknya pun beranggapan, akan sangat disayangkan bila sebuah sekolah mendapat kucuran dana perbaikan, namun siswa yang bersekolah di situ justru masih sedikit.

    Sementara kucuran dana perbaikan fasilitas terbatas, sehingga memerlukan asas prioritas juga keterdesakan.

    Apalagi saat ini SDN Teluk Dalam 10 jumlah siswanya setiap tahun terus berkurang. Seperti tahun 2021/2022 jumlah siswanya hanya 60 siswa.

    Sedangkan, jumlah siswa Kelas VI yang lulus pada tahun yang sama, ada 16 siswa. Kemudian, di tahun ajaran 2022/2023 SDN Teluk Dalam 10 hanya memiliki 4 siswa untuk kelas I. Alhasil hingga kini, SDN tersebut hanya memiliki total 44 siswa.

    Baca Juga : Datangi DPRD Kalsel Mahasiswa kembali Sampaikan Sejumlah Tuntutan

    Baca Juga : Mahasiswa Kalsel Berencana Akan Gelar Aksi Parlemen Jalanan di Depan Dewan Kalsel

    Meski demikian kata Nuryadi, pihaknya masih perlu melakukan pengkajian dan pematangan.

    “Ada kemungkinan tak bisa langsung dilakukan tahun ini,” ujarnya, Kamis (23/2/2023).

    Sementara itu menindak lanjuti rencana penggabungan sekolah tersebut, Kepala Sekolah SDN Teluk Dalam 10, Sri Widiana, mengaku sangat menyetujui ajuan tersebut.

    “Yang saya dengar seperti itu. Dan juga yang kami alami saat ini,” ucapnya.

    Minimnya siswa tersebut memang menjadi kendala oleh pihaknya, terlebih ujarnya kebanyakan orang mungkin hanya mengetahui SDN Teluk Dalam 9.

    “Ada kemungkinan banyak orang tua yang hanya tahu SDN Teluk Dalam 9 saja,” ujarnya.

    Menurutnya, dengan adanya penggabungan sekolah tidak berdampak buruk. Namun, justru akan memperbaiki sistem sekolah. Salah satunya, dalam hal sistem keuangan.

    Terlebih jumlah siswa yang sedikit, berdampak pada besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima.

    Terkait hal itu, menurut Sri, di sekolahnya ada 11 orang guru dan tidak ada lagi yang berstatus honorer. Kalau pun ada, hanya satu orang saja. Itu pun, tinggal menunggu SK PPPK Guru. Maka menurutnya, bisa dengan mutasi.

    “Dengan demikian, semoga pendidikan di Banjarmasin bisa jadi lebih baik lagi,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Pembangunan SMK Negeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan Belum Terealisasi

    Pembangunan SMK Negeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan Belum Terealisasi

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Rencana pengadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan, tidak serta merta bisa terealisasi.

    Disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi bahwa rencana pengadaan SMK Negeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan tersebut mencuat saat pelaksanaan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

    “Kami di tahun 2022 kemarin memang sudah ada mengusulkan anggaran dalam pembahasan bersama DPRD Banjarmasin, bahwa kita harus mempunyai lahan tanah untuk disiapkan untuk pembangunan tersebut,” ucapnya, Selasa (21/2/2023).

    Nuryadi juga menerangkan beberapa langkah untuk mendapatkan laha yang akan dijadikan SMK Negeri tersebut.

    “Ada juga yang sudah menawarkan ke Dinas Pendidikan sertifikat adat tanah di kawasan Banjarmasin Selatan itu,” tuturnya.

    Namun menurutnya seiring berjalannya waktu, pihaknya kembali mendapatkan usulan-usulan lain pembangunan SMK Negeri.

    “Seperti di Kelurahan Sungai Andai, yang langsung menghadap ke perwakilan DPRD,” ungkapnya.

    Baca Juga : Bupati Tabalong Sambut Kedatangan Komisi IV DPRD dan Disdik Kalsel, Bahas Pengembangan SMK 1 Haruai

    Baca Juga : Terlalu Lamban, Pemko Banjarmasin Disalip Paman Birin

    Meski demikian ia mengatakan bahwa karena SMK Negeri ini kewenangannya ada di Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, dan pihak dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin pun sudah melakukan koordinasi berkaitan hal tersebut.

    “Kami di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sudah mengutus Sekretaris bagian aset ke Dinas Pendidikan Provinsi berkaitan permintaan pembangunan SMK Negeri tersebut,” ujarnya.

    “Namun karena persiapan masih belum ada realisasi pembelian tanah maka itu akan kami tinjau dan evaluasi lagi sesuai dengan keinginan warga Banjarmasin Selatan dan Kelurahan Sungai Andai,” sambungnya.

    Selain itu ia pun berharap ada kebijakan lain dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, karena kewenangan berada di Dinas Provinsi.

    “Alangkah lebih baik lagi apabila Dinas Provinsi yang mencari tanah, membangun dan pengadaan,” harapnya.

    “Karena kami di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin yang menangani SMP, SD, TK dan PAUD, masih sangat banyak yang diperhatikan,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Bupati Tabalong Sambut Kedatangan Komisi IV DPRD dan Disdik Kalsel, Bahas Pengembangan SMK 1 Haruai

    Bupati Tabalong Sambut Kedatangan Komisi IV DPRD dan Disdik Kalsel, Bahas Pengembangan SMK 1 Haruai

    TANJUNG, Klikkalsel.com – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Selatan berkunjung ke Bumi Sarabakawa perihal pengembangan sekolah SMK 1 Haruai.

    Kedatangan Komisi IV tersebut turut disambut oleh Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani yang didampingi jajarannya bertempat di Aula Tanjung Puri, Jumat (17/2/2023).

    Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi mengungkapkan bahwa komitmen memberikan pengembangan SMK 1 Haruai perlu diperhatikan.

    “Kita harus bikin perencanaan yang detil dan menyeluruh sehingga kebermanfaatan SMK lebih berasa dan terlihat hasilnya,” ujarnya.

    Lanjutnya, seumpamanya pembangunan ulang terhadap SMK 1 Haruai namun posisinya tidak seperti sekarang.

    “Posisinya harus melewati kajian yang lebih mendalam, sehingga SMK ini nantinya bisa tumbuh dan berkembang jadi lebih baik,” katanya.

    Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati Tabalong Dicoklit, Masyarakat Dihimbau Sukseskan Pemutakhiran Data Pemilih

    Baca Juga : Ruas Jalan di Sungai Anyar Banjir, BPBD Tabalong Pasang Tali Pembatas di Tanah Rawan Longsor

    Sementara Bupati Tabalong mengaku menyambut gembira mengenai kunjungan tersebut dan diharapkan dalat terealisasi.

    Bupati mengharapkan SMK 1 Haruai yang ingin dikembangan itu dapat berdampak positif terhadap pengembangan peningkatan skill di Tabalong.

    “Nanti akan kami rumuskan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel terkait kejurusan apa yang akan kita kembangkan disana,” katanya.

    Menurutnya saat ini tantangan sekarang sudah berubah, saat ini didepan Tabalong sudah terdapat Ibu Kota Nusantara sehingga warga Tabalong jangan hanya jadi penonton namun harus jadi pemain.

    “Oleh sebab itu tingkat pendidikan menengah SMK ini memang kita butuhkan,” tuturnya. (dilah/adv)

    Editor: Abadi