Kategori: Pendidikan

  • Tangis Haru Warnai Bakti Sujud Kelulusan Smada Banjarmasin

    Tangis Haru Warnai Bakti Sujud Kelulusan Smada Banjarmasin

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tangis haru mewarnai kegiatan Bakti Sujud, yang merupakan rangkaian pengumuman kelulusan siswa SMAN 2 (Smada) Banjarmasin, di Lapangan Basket SMAN 2 Banjarmasin, Jumat (5/5/2023) pagi.

    Kegiatan ini untuk merekatkan hubungan anak dan orang tua, sebab melalui kegiatan itu dapat meminta ampun dan maaf, serta doa untuk kesuksesan ke depannya.

    Fauzi Rahman, selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang akademik kurikulum, menjelaskan, kegiatan yang sudah berlangsung sejak 2015 ini merupakan bentuk mendekatkan kembali anak dan orang tua.

    “Bakti sujud ini merupakan tradisi Smada sejak 2015, yaitu mencuci kaki orang tua, sembah sujud kepada orang tua serta meminta maaf meminta ampun dan doa demi kesuksesan mereka kedepnnya”ujarnya.

    Sebanyak 391 murid Smada Banjarmasin akan melanjutkan kegiatan pengukuhan dan perpisahan yang akan dilaksanakan pada Selasa (30/5/2023) mendatang.

    Baca Juga Smada Optimis Pertahankan Gelar Juara di HUT RI ke-75

    Baca Juga Labschool PAUD FKIP ULM Kenalkan Rasa Kebangsaan Sejak Dini

    Pihak sekolah berharap dengan prestasi baik yang dibawa siswa siswi SMAN 2 Banjarmasin ini mereka bisa sukses meraih cita-cita.

    “Kami berharap mereka bisa sukses kedepannya dan dapat menjadikan cerminan bagi adek-adek kelas yang ada, serta menjaga nama baik sekolah mereka saat melanjutkan pendidikan atau melanjutkan karir atau bekerja,” ungkapnya Fauzi Rahman.

    Di lain itu, Herlina orang tua murid yang mengikuti Bakti sujud ini, mengungkapkan kegiatan ini merupakan momen yang bagus untuk mengungkapkan rasa kasih sayang, yang mungkin selama ini sulit diungkapkan.

    “Cukup haru ya hari ini, dengan kegiatan ini ya kita sebagai orang tua bisa mengungkapkan rasa sayang kita terhadap anak, serta juga mendoakan yang terbaik untuk anak kita pastinya,” ucapnya Herlina.

    Tangis Haru Orang tua saat sang anak membasuk kedua kakinya. (Foto: Restu/Klikkalsel)

    “Ya saya berharap anak-anak semua, terutama anak saya Nailah, dapat melanjutkan karir yang bagus, apalagi menghadapi masuk polisi ini, pastinya sebagai orang tua mendoakan penuh yang terbaik agar ia lulus dan menjadi apa yang diinginkan,” tuturnya. (restu)

    Editor : Akhmad

  • Tinjau Lokasi Kebakaran di SD Santa Maria, Bupati Kotabaru Ingin Pastikan Sekolah kembali Difungsikan

    Tinjau Lokasi Kebakaran di SD Santa Maria, Bupati Kotabaru Ingin Pastikan Sekolah kembali Difungsikan

    KOTABARU, klikkalsel.com – Bupati Kotbaru, Sayed Jafar didampingi Ketua TP PKK Kotabaru Hj. Fatma Idiana Sayed Jafar minjau lokasi kebakaran di SD Santa Maria yang terbakar beberapa waktu lalu.

    Bupati dan Ketua TP PKK Kotabaru juga didampingi, Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru H. Selamet Riyadi, Kepala BKSPDM, Kepala BPBD, Kasatpol PP Kotabaru, Kadis Perkimtan, Kepala Bapenda, Kadishub dan rombongan langsung melihat eks kebakran dilokasi tersebut, Rabu (03/05/23).

    Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar mengatakan, tujuan dari meninjau SD Kristen Santa Maria yang terkena musibah kebakaran untuk melihat secara langsung apakah sekolah ini dapat difungsikan atau tidak.

    “Kalau tidak bisa difungsikan harus dicari alternatifnya agar anak-anak sekolah disini bisa berjalan aktifitas belajarnya,” ungkap Sayed Jafar.

    Menurut Bupati, bangunan yang bekas terbakar itu apakah bisa difungsikan agar digunakan untuk proses belajar anak-anak yang bersekolah.

    “Jika dilihat, saya rasa tidak layak lagi, hari ini saya meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru agar mencari orang yang ahli dalam memeriksa kelayakan bangunan betonisasinya untuk digunakan sebagai tempat belajar mengajar,” ungkap Sayed Jafar.

    Baca Juga : Bupati Kotabaru Kunjungi Puskesmas di Desa Sengayam

    Baca Juga : Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Wabup Kotabaru Monitoring Kantor Layanan Publik

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru H. Selamat Riyadi menyampaikan, setelah mendapatkan amanah dari Bupati akan mencari seorang ahli kontruksi bangunan betonnya, apakah itu masih layak bangunan tersebut digunakan sebagai tempat proses belajar dan mengajar atau tidak.

    “Kemudian bangunan tersebut apakah hanya perlu direhab, tentunya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru karena ini sektornya pendidikan dan sekolah dasar sehingga menjadi kewenangan kabupaten,” sebut Selamat Riyadi.

    Ditambahkannya pihaknya akan berupaya mencari tenaga ahli untuk menguji bangunan beton yang terbakar tersebut. Selain itu Bupati telah memberi restu dan memberikan lampu hijau untuk menggunakan gedung yang berada di Jalan Pengeran Hidayat untuk dijadikan sekolah SD Kristen Santa Maria sementara.

    “Sambil menunggu pihak, kami melakukan uji kelayakan bangunan beton di SD Kristen Santa Maria yang berada di jalan Diponegoro desa Baharu Utara Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru,” tutur Selamat Riyadi.

    Sedangkan pembina SD Kristen Santa Maria, Suster Brigita mengatakan pihaknya sangat bersyukur sekali atas perhatian dan dukungan dari Bupati Kotabaru.

    “Dengan dukungan ini, semoga saja kami tetap semangat dalam memberikan pendidikan terhadap anak-anak yang bersekolah di SD Kristen Santa Maria,” katanya.

    Dan juga disampaikan Bupati, pemerintah daerah Kabupaten Kotabaru akan memberikan bantuan untuk pembangunan kembali sekolah SD Kristen Santa Maria ini.(adv/restu)

    Editor : Amran

  • Banyak Sarana Prasarana Pendidikan Belum Terpenuhi, Disdik: Kita Pelan-pelan Untuk Membenahinya

    Banyak Sarana Prasarana Pendidikan Belum Terpenuhi, Disdik: Kita Pelan-pelan Untuk Membenahinya

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dihari Pendidikan Nasional (Hardiknas) masih banyak fasilitas pendidikan dan kualitas pendidikan yang belum merata di Banjarmasin.

    Di Hardiknas saat ini Pemko Banjarmasin melakukan penandatanganan berkaitan perbaikan ruang kelas untuk sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan.

    Disampaikan Nuryadi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, bahwa setiap tahunnya Disdik terus melakukan evaluasi terhadap pendidikan di Kota Banjarmasin.

    “Dari berbagai evaluasi yang dilakukan terbukti kita sudah bisa melaksanakan rehabilitasi ruang kelas, dan beberapa kegiatan lainnya,” ujarnya, Selasa (2/5/2023).

    Baca Juga Semarakkan Merdeka Belajar, Puluhan Pelajar Hingga Mahasiswa di Tabalong Ikuti Peringatan Hardiknas

    Baca Juga Momen Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas, Aditya Ingin Percepatan Pembangunan dan Merdeka Belajar

    Meski masih banyak fasilitas pendidikan yang dinilai cukup memprihatinkan, Nuryadi mengungkapkan bahwa Disdik Kota Banjarmasin akan terus memperhatikan hal tersebut.

    “Jadi kita pelan-pelan lah untuk membenahi sarana prasarana pendidikan yang ada di Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

    Lantas bagaimana terkait kualitas pendidikan yang hingga sampai saat ini masih memiliki peta yang tidak merata.

    Pasalnya disetiap penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Banjarmasin, masih selalu ada sekolah yang kekurangan siswa.

    Menanggapi hal tersebut Nuryadi mengungkapkan bahwa dengan adanya kurikulum merdeka saat ini dipastikan tidak ada lagi perbedaan antara sekolah unggulan atau sebagainya.

    “Kalau untuk saat ini kan itu belum terbukti,” ungkapnya.

    “Tapi untuk penyetaraan pendidikan kita sudah sejak tahun 2015 kita sudah melakukan. Guru itu harus bersertifikasi dan harus S1. Jadi itu sudah kita lakukan,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Semarakkan Merdeka Belajar, Puluhan Pelajar Hingga Mahasiswa di Tabalong Ikuti Peringatan Hardiknas

    Semarakkan Merdeka Belajar, Puluhan Pelajar Hingga Mahasiswa di Tabalong Ikuti Peringatan Hardiknas

    TANJUNG, Klikkalsel.com – Semarakkan merdeka belajar, para pelajar tingkat SD hingga perguruan tinggi di Kabupaten Tabalong mengikuti peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

    Peringatan dipimpin oleh Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah bertempat di Halaman Pendopo Bersinar pada Selasa (2/5/2023).

    “Merdeka belajar ini salah satu terobosan dunia pendidikan dalam rangka menjawab ketertinggalan kita karena Covid-19,” kata Kepala Dinas Pendidikan Tabalong, Toni Marwan.

    Melalui semangat merdeka belajar, ia berharap mampu menjawab tantangan dunia pendidikan, khususnya dalam kemajuan teknologi digitalisasi.

    Baca Juga Momen Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas, Aditya Ingin Percepatan Pembangunan dan Merdeka Belajar

    Baca Juga Peringati Hardiknas 2022, Bupati Balangan Serahkan Penghargaan

    “Semua sekolah kami minta menerapkan kurikulum merdeka, kedepan penilaian raport satuan pendidikan semua secara keseluruhan, walaupun saat ini sifatnya tidak mengikat,” katanya.

    Sementara Setda Tabalong ketika membacakan pidato Mendikbudristek RI menyampaikan, melalui peringatan tersebut dapat menyemarakkan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar.

    Ia menyebutkan, sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan untuk membawa semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik.

    “Mari kita ingat bahwa bersama-sama kita telah membuat sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar,” katanya. (dilah)

    Editor: Abadi

  • UIN Antasari Buka Pendaftaran UM PTKIN

    UIN Antasari Buka Pendaftaran UM PTKIN

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin telah membuka pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam negeri (UM-PTKIN), yang akan berlangsung hingga 15 Mei 2023.

    “Pendaftaran UM-PTKIN 2023 sudah dimulai Senin 10 April 2023 pukul 16.00 melalui laman um.ptkin.ac.id,” kata Humas UIN Antasari Banjarmasin, Ali Akbar, Minggu (30/4/2023)

    UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh 58 PTKIN (UIN, IAIN, STAIN) dan PTN dengan program studi keagamaan yang izin operasionalnya diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

    Di mana seleksi yang dilakukan melalui ujian tulis berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang diselenggarakan secara serentak, di seluruh perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia.

    Untuk persyaratan mengikuti seleksi ini, adalah harus memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan merupakan lulusan dari satuan pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pesantren atau yang setara tahun 2021, 2022 dan 2023.

    “Peserta melakukan biaya pendaftaran UM-PTKIN sebesar Rp200.000 melalui bank yang ditentukan oleh Panitia Pusat,” katanya.

    Baca Juga : Rektor UIN Antasari : Moderasi Beragama Cegah Paham Radikalisme

    Baca Juga : Miliki Tabungan Simpel IB Bank Kalsel, Pelajar Cukup Setoran Awal Rp 1.000

    Ali melanjutkan, untuk pilihan program studi, setiap peserta dapat memilih maksimal tiga program studi. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.

    Bagi peserta ujian yang memilih hanya satu program studi, boleh memilih program studi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di wilayah mana saja.

    Sementara peserta ujian yang memilih dua program studi atau lebih, salah satunya harus program studi dari PTKI yang berada dalam satu provinsi dengan tempat peserta mengikuti ujian.

    “Untuk jadwal pelaksanaan ujian SSE 29 Mei hingga 8 Juni 2023, dan pengumuman pada 23 Juni 2023,” katanya.

    Saat ditanya jumlah mahasiswa baru yang bakal diterima nantinya, Ali tak bisa memastikannya.

    Namun, kata dia, yang jelas jumlah mahasiswa yang diterima tak jauh seperti tahun tahun sebelumnya. “Mungkin sekitar 2.000 lah,” pungkasnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • Sediakan 8 Kejuruan, BLK Tabalong Kembali Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

    Sediakan 8 Kejuruan, BLK Tabalong Kembali Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

    TANJUNG, Klikkalsel.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tabalong kembali membuka pelatihan kerja berbasis kompetensi.

    Pendaftaran kali ini dilakukan secara online yang dibuka hingga 27 April Tahun 2023 mendatang.

    Kepala UPTD BLK Tabalong, Suhartojo mengatakan pendaftaran diawali dengan melakukan pengisian data dan berkas melalui website http://blk.disnaker.tabalongkab.go.id

    “Nama tersebut nantinya akan dimasukan grup, nantinya diumumkan jadwal tes,” ungkapnya Selasa (4/4/2023) di Ruang Kerja.

    Baca Juga : Resahkan Masyarakat, Penjual dan Pembeli Sabu di Tabalong Diringkus Polisi

    Baca Juga : Bank Kalsel KCP Tabalong Serahkan Ratusan Paket Sembako ke Pensiunan Taspen

    Sementara Kejuruan yang disiapkan BLK Tanjung ada 8, yakni pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, pemeliharaan dan perbaikan AC untuk rumah tangga, pemeliharaan kendaraan ringan sistem injeksi (Otomotif).

    Kemudian las listrik, teknisi akuntansi junior, desainer grafis muda, operator komputer muda, pembuatan roti dan kue.

    “Ini dari dana APBN dan APBD,” ungkapnya.

    Adapun persyaratannya, yakni usia minimal 18 Tahun, calon peserta pelatihan hanya bisa mendaftarkan diri untuk 1 kejuruan saja.

    Suhartojo menambahkan bahwa pihaknya tidak membatasi peserta yang ingin mendaftar, bahkan kesempatan juga dibuka untuk warga diluar daerah.(dilah)

    Editor : Amran

  • Kontribusi Besar dari Perilaku Kecil Mahasiswa

    Kontribusi Besar dari Perilaku Kecil Mahasiswa

    Oleh: Recita Naura

    (Mahasiswi Fakultas Hukum ULM)

    Mahasiswa kata yang tidak asing di dunia pendidikan dan intelektualitas. Mahasiswa bagian tidak terpisahkan dari pergerakkan sejarah kebangsaan dan kehidupan bernegara. Sebagaimana maknanya, mahasiswa adalah tumpuan keberlanjutan yang dapat diandalkan untuk estafet sebuah bangsa masa depan.

    Mahasiswa sendiri memiliki makna yang sangat besar dari dua kata Maha dan Siswa. Maha yang dalam istilah sansekerta berarti sangat besar dan atau mulia, sementara siswa adalah pemusnah ketidakbaikan, penghancur kebodohahan atau pembaharuan yang telah usang. Siswa adalah kata serapan dari Dewa Siwa, yang bertugas sebagaimana makna di atas.

    Mungkin banyak dari kita yang tidak menyadari kenapa harus mahasiswa. Kata ini begitu lekat pada kita saat ini yang duduk di bangku kampus sebagai orang yang mengikhtiarkan hadirnya pengetahuan sebagai pelaku agen perubahan.

    Kendati sama-sama pada tahapan belajar, mahasiswa memiliki perbedaan penyebutan dengan pelajar lainnya di tingkat SMA, SMP maupun SD. Pembeda tersebut bukan tanpa alasan. Mahasiswa tidak semata memiliki penyebutan istimewa, namun ada tanggungjawab yang diembankan ke pundaknya sebagai agen perubahan, pencerah dan pembaharu mengikhtiarkan kebaikan bangsanya.

    Jadi bukan namanya saja yang maha, tetapi ada beban tanggungjawab moril dan peran mahasiswa turut menciptakan kehidupan berbangsa demi tegak dan jayanya lingkungan yang semakin baik, sosial kehidupan yang semakin bermartabat serta kehidupan berbangsa dan bernegara yang mampu memenuhi hajat hidup rakyatnya.

    Di dalam tulisan saya kali ini, saya akan menjabarkan lebih lanjut tentang salah satu peranan mahasiswa yang sangat krusial dalam pembangunan berkelanjutan untuk kemajuan bangsa, yaitu peran mahasiswa sebagai agent of change, atau dalam bahasa Indonesia nya, agen perubahan.

    Kata agen sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti orang yang mengusahakan, kaki tangan, serta wakil yang merundingkan, memberikan jasa layanan.

    Sedangkan change berarti perubahan. Apabila kita gabungkan dua arti kata tersebut, maka dapat kita simpulkan arti sebagai orang yang mengusahakan Perubahan, Kaki tangan yang melakukan perubahan dan perwakilan (dari rakyat) yang ikut serta merundingkan urusan-urusan kepemerintahaan negara yang juga menjadi urusan bersama.

    Baca Juga Percepat Mahasiswa Berbahasa Inggris, FKIP Uniska Adakan Program Australian Village

    Baca Juga 450 Personel Polresta Banjarmasin Bertahan di Bawah Guyuran Hujan Amankan Aksi Mahasiswa

    Kata agent of change yang menjadi salah satu bagian dari 5 Peran mahasiswa di masyarakat sudah menjadi kata yang terpandang besar sekali makna dan cara untuk mewujudkannya.

    Lantas, hal apa yang dapat kita lakukan sebagai mahasiswa untuk mewujudkan dan menjalankan peran-peran mahasiswa ini sebagai agent of change?

    Saya harap tidak ada mahasiswa yang merasa terbebani dengan peran demi peran dari kelima peran mahasiswa ini. Karena saya yakin seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas dan universitas dapat mewujudkannya. Memang mungkin tidaklah mudah bagi kita untuk mewujudkan kelima hal tersebut. Tapi percayalah, pasti ada jalan untuk mewujudkan hal-hal itu.

    Perubahan bukanlah perubahan jika tidak dimulai dari hal yang kecil terlebih dahulu.

    Seperti peribahasa yang mengatakan sedikit-sedikit menjadi bukit. Harapnya upaya yang kecil sekecil biji semangka pun akan berdampak besar dalam bangsa dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara ini.

    Upaya perubahan pertama yang dapat kita lakukan adalah membuang sampah pada tempatnya, terdengar klise tapi percayalah hal ini tentunya akan membuahkan perubahan yang sangat besar bagi kita semua.

    Contoh, sekarang masih banyak sekali sampah yang berserakan di lingkungan kampus kita Universitas Lambung Mangkurat, kita persempit lagi menjadi Fakultas hukum.

    Walaupun saya jarang melihat sampah yang seabrek-abrek di fakultas kita tercinta, kita tetap perlu menumbuhkan kesadaran akan buang sampah pada tempatnya. Mari kita tingkatkan lagi kebersihan di lingkungan Fakultas dan Universitas kita.

    Lambat laun saat hal itu sudah menjadi kebiasaan dan menjadi perilaku baru bagi semua kalangan di Universitas (tidak hanya Mahasiswa saja), area yang tadinya hanya lingkungan Universitas otomatis akan menyebar dan membesar.

    Dengan memiliki kesadaran seperti ini sambil terus mengingatkan orang terdekat kita untuk melakukan hal yang sama akan membuat perubahan yang sangat besar dan berdampak pada daerah bahkan negara kitaa, lingkungan dan tatanan kehidupan dunia yang dihadapkan dengan persoalan perubahan iklim.

    Dengan ini menjadikan Pasal 29 Ayat 1 huruf E UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah dan Perda Kota Banjarmasin No. 21 Tahun 2011 dapat terlaksana sepenuhnya.

    Contoh yang lebih besar dari sekadar buang sampah sebagai agent of change adalah melakukan aksi protes atau demo terhadap kebijakan-kebijakan yang dapat merugikan rakyat.

    Ini bukan hanya sekedar fungsi dari agent of change, tetapi juga tugas dan hak kita sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Siapa yang ingat tentang aksi demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa yang berdampak besar bagi negara Indonesia?

    Menjadi awal pergantian masa orde baru yang sangat otoriter menjadi masa reformasi yang menekankan pada tuntutan tentang penegakan HAM dan demokrasi, penegakan hukum, penegakan kebebasan pers dan beberapa tuntutan-tuntutan lain yang di layangkan mahasiswa kepada pemerintahan yang sebelumnya selalu mencederai hal tersebut.

    Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa benar bisa menjadi Agen perubahan bagi kesejahteraan dan kemakmuran bangsa bernegara.

    Selain dari dua hal ini, masih banyak lagi hal yang dapat kita lakukan untuk mendapat perubahan yang positif. Tanpa kita sadari, hal tersebut juga dapat kita lakukan melalui karangan esai tentang hal yang berkaitan, setelah esai ini dibaca dan disebarkan ke orang atau mahasiswa lain akan membuat mereka tersadar akan fungsi sebagai mahasiswa di dalam lingkungan masyarakat.

    Oleh karna itu, mari kita bahu membahu untuk selalu menyadarkan dan melaksanakan sedikit demi sedikit peran dari mahasiswa ini. Jangan kita sia-siakan peran kita sebagai mahasiswa hanya dengan berdiam diri dan bersikap acuh dengan isu-isu di sekeliling kita.

    Saya yakin semua bagian dari kita dan kita dapat melakukan perubahan besar bagi dunia dari lingkungan kecil kita saat ini. Bersama adalah kekuatan kita mewujudkan perubahan besar, dari fakultas ini untuk kebaikan dunia.(***)

    Editor: Abadi

  • Berpuasa Sambil Menikmati Koleksi Buku Perpustakaan Palnam

    Berpuasa Sambil Menikmati Koleksi Buku Perpustakaan Palnam

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Bagi warga yang ingin mengisi puasa dengan membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) tetap memberikan pelayanan secara maksimal Perpustakaan Palnam selama Ramadan.

    Bahkan para pengunjung bisa memanfaatkan sejumlah koleksi buku untuk dibaca sembari berpuasa.

    Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie mengatakan, pelayanan perpustakaan sama seperti hari biasanya. Di mana pengunjung perpustakaan bisa memanfaatkan waktunya sambil mencari koleksi buku yang diinginkan.

    “Kita tetap beroperasi seperti biasanya,” katanya, Senin (27/3/2023).

    Baca Juga : Muhammadiyah Kalsel Apresiasi Kepala Daerah Bersilaturahmi ke Warga Meski Ada Larangan Buka Puasa Bersama

    Baca Juga : Rp 1,5 Miliar Dibutuhkan Baznas Kalsel Untuk Mustahik Zakat Selama Ramadan

    Selama bulan Ramadan diharapkan para pengunjung selalu ramai sama seperti hari – hari biasanya. Untuk itu pelayanan selalu diberikan maksimal.

    “Ini merupakan salah satu upaya kita untuk meningkatkan literasi baca di sini,” ucapnya.

    Untuk jadwal selama Ramadan layanan Perpustakaan Palnam akan buka setiap harinya pada jam 09.00 WITA pagi dan tutup jelang sore, kecuali Jumat yang tutup pada pukul 11.30 WITA

    “Terkecuali ada tanggal merah, Perpustakaan Palnam Banjarmasin memang tutup,” pungkasnya.(azka)

     

  • September Nanti Sejumlah Nakes Banjarmasin Mulai Berkarir di Jepang

    September Nanti Sejumlah Nakes Banjarmasin Mulai Berkarir di Jepang

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tenaga kesehatan (Nakes) Indonesia khususnya Kota Banjarmasin yang dicanangkan untuk berkarir di Jepang sebentar lagi bakal terwujud.

    Pasalnya, keinginan Negeri Sakura untuk merekrut tenaga kerja terampil itu mendapat dukungan dari Pemko Banjarmasin.

    Bermula dari serangkaian pertemuan antara Pemko Banjarmasin dengan delegasi khusus dari Jepang, khususnya Kaikokai Group.

    Kerjasama di bidang ketenagakerjaan ini memberikan angin segar bagi tenaga-tenaga kesehatan di Banua, untuk berkarir atau bekerja di Jepang sebagai caregiver dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya.

    Terbaru, upaya kerjasama ini ditindak lanjuti dengan kedatangan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Kadinkes Kota Banjarmasin, M Ramadhan, Kadiskopum Naker Banjarmasin, Isa Ansyari, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Machil Riyadi, ke Kaikokai Group Jepang.

    Baca Juga : Gaji PPPK dan Nakes Harus Terselesaikan Sebelum 2023

    Baca Juga : Empat Perda Disahkan Dewan Bersama Pemko Banjarmasin

    “Pertemuan ini membahas kerjasama pendidikan dan penempatan tenaga kerja Cargiver dengan grup-grup hospital, juga beasiswa D3 keperawatan untuk kemudian bekerja di Jepang. Sehingga bukan mimpi lagi anak Banua bisa bekerja di Jepang ini,” ujar Ibnu Sina.

    Ia mengungkapkan, kerjasama tersebut sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2019 yang lalu. Tetapi karena terjadi Pandemi Covid-19 dalam 2 tahun terakhir menyebabkan tidak adanya lanjutan koordinasi bersama Kaikokai Group.

    “Namun kita sudah mengadakan seminar yang dihadiri 500 peserta secara virtual dengan pembicara dari CEO Kaikokai Group,” ucapnya.

    “Hal ini terkait dengan rehabilitasi medic yang diikuti pula tenaga kesehatan se-Kalsel pada saat itu, Selama pandemi kita mengadakan ada 3 kali kegiatan,” sambungnya.

    Rombongan delegasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin bertemu khusus dengan CEO Kaikokai Group di Nagoya, Jepang. Pertemuan sendiri dilanjutkan dengan meninjau hospital untuk penempatan 25 orang tenaga kesehatan/Cargiver yang sedang training di Banjarmasin.

    Rumah sakit Kaikokai merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Nagoya yang memiliki hampir 25 cabang dengan fasilitas lengkap dan canggih.

    “Tenaga-tenaga terampil dari Kota Banjarmasin ini, rencananya akan berangkat pada bulan September 2023 dengan masa kontrak 5 tahun, Karena saat ini mereka memerlukan 10.000 lebih tenaga Cargiver disana,” terangnya.

    Terkait kerjasama ini, lanjutnya, diharapkan pula nanti dapat diperluas dengan kerjasama di bidang pendidikan dengan bidang bisnis lainnya, terutama pelaku usaha di Banjarmasin.

    “Karena itulah jika Delegasi Jepang ini datang lagi ke Banjarmasin, Saya ingin ada bisnis gathering para pengusaha dari kalsel, baik yang terhimpun di Kadin maupun HIPMI serta organisasi profesi lainnya,” pungkasnya.(adv/fachrul)

    Editor : Amran

  • Keluarkan SE Ramadan, Disdik Banjarmasin Liburkan Siswa SD dan SMP

    Keluarkan SE Ramadan, Disdik Banjarmasin Liburkan Siswa SD dan SMP

    BANJARMASIN, klikkalsel.com- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, keluarkan surat edaran (SE) terkait libur Ramadan 1444 H untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    SE bernomor, 400.3.5.1/2351-Sekr/Dipendik/2023, menerangkan bahwa pertanggal 22 Maret sampai dengan 20 April 2023, siswa Sekolah di Banjarmasin diberikan libur Ramadan, kemudian diljutkan dengan libur setrlah Idul Fitri pada tanggal 24 hingga 26 April 2023.

    Disampaikna Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmssin, Nuryadi, bahwa sejumlah peserta didik akan mengikuti kegiatan pesantren Ramadan selama tiga hari.

    Kegiatan pesantren ramadan tersebut nantinya, kata Nuryadi akan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah, sesuai dengan alokasi waktu yang sudah diprogramkan.

    Baca Juga Asosiasi Rumah Bilyard Ajukan Dispensasi Jam Operasional Selama Ramadan

    Baca Juga Sempat Hilang Dari Peredaran, Kormi Tabalong Tumbuhkan Minat Olahraga Tradisional

    “Untuk jenjang SD kelas IV, V, VI dan SMP. Dari tanggal 27 sampai 29 Maret 2023,” ujarnya, Senin (20/3/2023).

    “Kecuali untuk siswa kelas I, II dan III SD, ditetapkan libur total dan masuk kembali pada 27 April mendatang,” lanjutnya.

    Meskipun diberikan waktu libur ramadan, Nuryadi, menganjurkan kepada para peserta didik agar tetap mengikuti kehiatan keagamaan di musala atau masjid dengan membawa buku atau lembar kegiatan yang ditandatangani oleh pengurus.

    “Seperti salat dan membaca Alquran. Peribadatan yang dijalani akan berpengaruh terhadap penilaian mata pelajaran agama islam,” tekannya.

    Selain itu, sekolah juga memberikan tugas Pekerjaan Rumah (PR) kepada siswanya, sesuai jumlah mata pelajaran yang dipelajarinya.

    “Setelah turun kembali, tugas tersebut akan dikumpulkan dan dievaluasi oleh guru masing-masing,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran