Kategori: HST

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wabup HST Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kewirausahaan Pemuda

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wabup HST Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kewirausahaan Pemuda

    BARABAI, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 di Halaman Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah, Kamis (28/10/2021).

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati HST Mansyah Sabri dan diikuti oleh berbagai organisasi pemuda Bumi Murakata dengan mengambil tema “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh,”

    Pada momen itu, H Mansyah Sabri menyampaikan, bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan momentum yang harus mampu menjadi perekat persatuan dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan Pemuda.

    “Pemuda sebagai agen perubahan ialah sebuah fakta sejarah yang tidak bisa dihindari yang selalu menjadi penentu momen penting perjalanan Bangsa Indonesia. Semua momentum penting tersebut ialah hasil karya, komitmen dan dedikasi para Pemuda yang dicapai dengan modal persatuan para pemuda di tengah berbagai keragaman yang dimiliki bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Menurut Wabup, dalam upaya membangkitkan ekonomi pemuda, Pemerintah terus mendorong tumbuhnya wirausaha baru, wirausaha muda, baik dalam hal penumbuhan minat, pemberian bantuan wirausaha, termasuk wirausaha berbasis perguruan tinggi dan pesantren, sampai pada apresiasi wirausaha berprestasi.

    “Upaya percepatan pemulihan situasi ekonomi nasional untuk menyongsong Indonesia maju, tentunya memerlukan dukungan semua pihak, khususnya bersatunya niat dan ikhtiar para pemuda untuk turut serta membangun bangsa ini secara bersama-sama,” bebernya.

    Selain itu, persatuan menjadi syarat mutlak sebuah loncatan perubahan dan menghadapi berbagai tantangan, khususnya juga untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi,

    Lebih lanjut, tantangan bagi bangsa indonesia khususnya bagi para pemuda kedepannya tentunya tidak semakin ringan.

    Akan tetapi, dengan komitmen bersatu dalam keragaman menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan bangsa kedepannya.

    “Pencapaian penanganan covid-19 ini menjadi momentum bangsa Indonesia segera bergerak tumbuh secara ekonomi, mendorong kemandirian pemuda dalam mensejahterahkan diri keluar dari keterpurukan pandemi,” tambahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, turut pula dihadiri oleh Ketua DPRD HST, Wakapolres HST, Ketua Pengadilan Negeri Barabai, Kasi Intelijen Kejaksanaan Negeri HST, Kasdim 1002/HST, diikuti oleh Para Asisten, Staf Ahli, Ka.OPD Lingkup Pemkab HST serta Para Camat se-Kabupaten HST. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Dinas Perpustakaan HST Gelar Kegiatan Bercerita Anak

    Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Dinas Perpustakaan HST Gelar Kegiatan Bercerita Anak

    BARABAI, klikkalsel.com – Dinas Perpustakaan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar kegiatan bercerita anak di Perpustakaan Daerah HST yang berada di Gedung Murakata Barabai, Kamis (28/10/2021).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh para anak didik beserta para pendamping dari TK Mawar Kayu Bawang Barabai, serta didampingi langsung oleh petugas Dinas Perpustakaan HST.

    Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perpustakaan HST, Mujahidin mengungkapkan, kegiatan bercerita anak ini merupakan perdana dilaksanakan saat Pandemi melanda. Mengingat anak-anak sudah mulai sekolah kembali dan pandemi sudah mulai melandai.

    Lebih lanjut, sebelum adanya pandemi kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan dengan mengundang sekolah-sekolah secara bergantian.

    “Terakhir kita dilaksanakan kegiatan seperti ini, pada bulan Maret 2020. Kegiatan hari ini perdana kita mulai kembali secara terbatas,” bebernya.

    Ia menambahkan, sebanyak 33 orang anak didik dan 5 orang pendamping dari TK Mawar Kayu Bawang Barabai mengiikuti kegiatan tersebut. Mengingat kondisi yang masih pandemi, kegiatan dilaksanakan secara terbatas dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

    Kemudian, kegiatan tersebut diisi dengan senam bersama, bercerita atau stroytelling, game interaktif yang membuat anak-anak mendapatkan suasana baru dari suasana sekolahnya.

    Selanjutnya, kegiatan bercerita ini akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan berbagai kondisi kedepan, baik itu anggaran maupun kondisi pandemi.

    Menurutnya, tujuan dilakukannya kegiatan tersebut yaitu untuk menumbuhkan minat baca sejak dini, serta mengenalkan dan memberikan pengalaman untuk datang ke perpustakaan.

    “Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, minat anak untuk datang ke perpustakaan sejak dini semakin berkembang,” harapnya.

    Sementara itu, Rahmi Maulida salah satu Pengajar dari TK Mawar Kayu Bawang Barabai menuturkan, sangat senang sekali sekolahnya diundang dalam kegiatan tersebut.

    Menurutnya, banyak hal yang bisa didapatkan para anak didik dari kegiatan tersebut, seperti diperkenalkan dengan perpustakaan milik daerah, bercerita dan beragam kegiatan interaktif yang pastinya memberi suasana baru bagi para anak didik.

    “Kami sangat sekali sudah diundang oleh Dinas Perpustakaan HST. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan bercerita dan dikenalkan dengan perpustakaan. Semoga kegiatannya terus berlanjut dan kami bisa diundang kembali,” tutupnya. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Pertanyakan Proses Laporan Terkait Dugaan Penambangan Ilegal, AMUK HST Ancam Kerahkan Massa

    Pertanyakan Proses Laporan Terkait Dugaan Penambangan Ilegal, AMUK HST Ancam Kerahkan Massa

    BARABAI, klikkalsel.com – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Organisasi Masyarakat (Ormas) bersama dengan tokoh pemuka masyarakat, serta masyarakat adat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali datangi Polres HST, Selasa (26/10/2021) siang.

    Kedatangan AMUK HST ini mempertanyakan sejauh mana laporan yang telah dilayangkan ditangani. Bahkan, pihaknya mengancam akan mengerahkan massa apabila laporannya tersebut terkesan lambat diproses dan tidak mendapat kejelasan.

    Juru bicara AMUK HST, Reza Fahlipi mengungkapkan, Pihaknya datang kembali ke Polres HST mengawal laporan yang sebelumnya sudah dilayangkan. Karena, selama 2 bulan pasca mencuatnya dugaan tambang ilegal di Kecamatan Haruyan ini, pihaknya menilai proses penanganannya sangat terkesan lambat.

    Menurutnya, Bahkan masyarakat masih mempertanyakan seperti apa status hukum yang saat ini sudah berjalan. Terlebih lagi, masih belum ada kejelasan dari peristiwa tersebut, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat luas.

    “Akan kita kawal dan lihat kedepannya dengan mencek ke Polres HST sampai mana tahapan-tahapan itu berjalan. Apabila menurut pandangan kami dan warga HST terkesan masih lambat, maka tidak menutup kemungkinan kami akan mengerahkan massa untuk berunjuk rasa secara damai disini,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Pihaknya berharap Polres HST segera melakukan tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku yang diduga telah melakukan aktivitas mengarah kepada pertambangan illegal tersebut.

    “Kami mendesak kepada Polres HST agar segera bertindak tegas dan memberikan kejelasan status hukum terhadap para pelaku dan alat-alat yang sebelumnya sudah diberi police line itu. Semua ini sangat perlu yang kami ketahui, terutama dari Kapolres HST,” tambahnya.

    Menurut informasi yang mereka dapat, Berkas yang telah dilayangkan itu sudah ditindak lanjuti dan kedepannya akan dilakukan pemanggilan kepada dinas-dinas terkait yang ada di dalam dokumen-dokumen yang diserahkan kemarin.

    Menurut Reza, Tindakan yang dilakukan AMUK HST bukan hanya sekedar berkomitmen untuk menolak adanya pertambangan saja, melainkan juga pihaknya melaporkan siapa saja yang mau menambang batubara atau perkebunan sawit di wilayah HST.

    “Pada Raker di gedung DPRD HST beberapa waktu lalu, kami juga telah berkomitmen untuk menolak dengan melaksanakan deklarasi Savemeratus bersama segenap instansi pemerintah yang hadir. Selain penolakan itu, kita juga mengajukan surat laporan terkait komitmen bahwa kita bukan hanya sekedar menolak saja tetapi juga melaporkan,” ujarnya.

    Selanjutnya, AMUK HST akan terus mengawal perkembangan dari laporan itu, serta juga akan siap selalu apabila ada dilakukan pemanggilan dari pihak Polres HST untuk dimintai keterangan terkait laporan tersebut. (Dayat)

  • Penanganan Dugaan Penambangan Illegal di Haruyan Belum Ada Kejelasan, AMUK HST Layangkan Laporan ke Polisi

    Penanganan Dugaan Penambangan Illegal di Haruyan Belum Ada Kejelasan, AMUK HST Layangkan Laporan ke Polisi

    BARABAI, kikkalsel.com – Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang terdiri dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)/Organisasi Masyarakat (Ormas) bersama dengan tokoh pemuka masyarakat, serta masyarakat adat datangi Polres HST, Senin (21/10/2021) sore.

    Kedatangan AMUK HST tersebut dalam rangka melayangkan laporan terkait indikasi penambangan Illegal di Desa Mangunang Seberang, Kecamatan Haruyan HST yang hingga kini penanganannya dinilai masih belum ada kejelasan.

    Juru bicara AMUK HST, Reza Fahlipi mengungkapkan, Tindakan yang dilakukan hari ini merupakan wujud nyata dalam gerakan Save Meratus atas nama warga Bumi Murakata. Terlebih lagi, beberapa waktu lalu pada rapat gabungan bersama DPRD HST, kita semua sudah komitmen menolak pertambangan dan perkebunan kelapa sawit beroperasi di Bumi Murakata.

    Lebih lanjut, Pihaknya juga menyerahkan sejumlah dokumen kepada Polisi, terkait indikasi akan terjadi penambangan liar yang dimotori oleh beberapa orang oknum yang mengatasnamakan KUD Karya Nata.

    “Komitmen kami jelas, bukan hanya menolak saja. Akan tetapi juga melaporkan pihak yang coba-coba mau menambang batubara atau perkebunan sawit di wilayah HST,” tutur Reza yang juga selaku Biro Kumonikasi SPI Kalsel.

    Baca Juga : Polres Banjarbaru Tangkap Pengedar Narkotika Jaringan Malaysia, Pelaku Diupah 2 Sampai 5 Juta

    Baca Juga : Desakan Suporter Jadi Motivasi Barito Putera Raih Kemenangan Atas Persipura

    Menurutnya, Kita semua sudah bisa melihat dengan kasat mata bahwa mereka beroperasi telah melanggar hukum. Seluruh kegiatan yang mereka kerjakan tidak memiliki perizinan yang resmi oleh yang berwenang, termasuik pembuatan jalan yang sudah dikerjakan tanpa seizin dari pihak Pemda HST yang membidangi.

    “Kami mendesak Polres HST untuk menindak tegas para pelaku dan menyita seluruh alat berat yang digunakan dalam rangka kegiatan operasional pembukaan lahan yang sudah dikerjakan,” tambahnya.

    Kemudian, Pihaknya menuturkan semua ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan Bumi Murakata, jangan sampai terulang kembali Bencana Alam Banjir seperti awal Januari 2021 silam.

    Selain itu, AMUK juga mendesak Bupati HST untuk segera bersurat kepada Kementrian, bahkan kalau perlu ke Presiden, agar HST bisa bebas dari segala bentuk perijinan tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit.

    “Akan kita kawal. Besok kami akan kembali lagi ke Polres HST guna meminta kejelasan proses penanganan laporan yang sangat meresahkan masyarakat tersebut,” tambahnya.

    Sementara itu, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Kasubsi Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Multimedia, Aipda M Husaini mengungkapkan, Pihaknya sudah menerima langsung surat yang dilayangkan oleh AMUK HST tersebut.

    Kemudian, dari surat yang diterima tersebut, Pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

    “surat sudah kita terima, akan kita pelajari terlebih dahulu,” tutupnya. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Siapkan Calon Kepsek Berkualitas, In Service Training 1 digelar di HST

    Siapkan Calon Kepsek Berkualitas, In Service Training 1 digelar di HST

    BARABAI, klikkalsel.com – Menyiapkan calon kepala sekolah (Kepsek) yang berkualitas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), In Service Training (IST) 1 Diklat Penyiapan Calon Kepala Sekolah digelar di LPMP Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (25/10/2021).

    Dalam acara tersebut, Wakil Bupati HST H Mansyah Sabri turut berhadir dan membuka langsung secara resmi acara IST 1 diklat penyiapan calon kepsek dan dampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan HST dan Sekretaris BKPSDMD HST.

    Peserta yang mengikuti diklat sebanyak 40 orang, yang terdiri dari guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 14 orang, dan guru Sekolah Dasar (SD) sebanyak 26 orang.

    Kegiatan diklat tersebut berlangsung selama 6 hari, terhitung dari 25 Oktober sampai dengan 30 Oktober 2021 mendatang.

    Wakil Bupati HST H Mansyah Sabri menyampaikan, peran kepaek sangat strategis dalam mewujudkan sekolah yang mampu membentuk insani yang cerdas, berkompeten, dan berkepribadian mulia.

    “Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan LPMP Kalsel dan LKPPKSPS Kemendikbudristek RI yang telah memfasilitasi kegiatan diklat calon kepala sekolah tahun ini,” ucapnya.

    Baca Juga : Polres Banjarbaru Tangkap Pengedar Narkotika Jaringan Malaysia, Pelaku Diupah 2 Sampai 5 Juta

    Baca Juga : Desakan Suporter Jadi Motivasi Barito Putera Raih Kemenangan Atas Persipura

    Menurut Wabup, sulosi terbaik untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya dilakukan sertifikasi kompeten kepala sekolah. Melalui program inilah, calon kepsek mendapatkan pendidikan dan pelatihan lebih bagi calon kepsek.

    “Ikutilah setiap tahap dengan serius hingga akhir dan jadilah kepsek yang profesional serta mampu memecahkan hambatan dan tantangan kerja di masa depan,” pesan Wabup.

    Sementara itu, Kepala LPMP Provinsi Kalsel Yuli Haryanto mengatakan, Kegiatan ini merupakan sebuah kerjasama kita dengan LPPKSPS yang memang ditunjuk oleh dirjen GTK yang memiliki kewenangan untuk menyiapkan kepsek.

    Lebih lanjut, banyak sekali perubahan-perubahan yang akan terjadi di dalam pendidikan kita yang sedang di siapkan, salah satunya adalah program sekolah penggerak.

    “Siapa tahu tahun depan akan dibuka gelombang ketiga dan Kabupaten HST ditunjuk sebagai program sekolah penggerak. Maka dari itu sedang kita siapkan,” imbuhnya.

    Kemudian, Yuli Haryanto berharap para peserta bisa mengikuti diklat sampai akhir dan kualitas peserta bisa meningkat guna mendongkrak mutu sekolah di satuan pendidikan. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Miliki Konsep Terpadu, Puncak Titian Musang HST Akan Dideklarasikan Menjadi Wisata Daulat Pangan

    Miliki Konsep Terpadu, Puncak Titian Musang HST Akan Dideklarasikan Menjadi Wisata Daulat Pangan

    BARABAI, klikkalsel.com – Wisata Puncak Titian Musang (Putimus) yang merupakan salah satu objek wisata terpadu yang menyajikan pemandangan Pegunungan Meratus, pusat edukasi, hingga tempat konservasi alam berada di Kampug Papagaran Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
    Konsep wisata terpadu tersebut rencananya akan dideklarasikan oleh Serikat Petani Indonesia (SPI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Kelompok Tani (Poktan) Papagaran, Pokdarwis Datar Bunglai bekerjasama dengan Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) sebagai Wisata Daulat Pangan dalam nuansa hari pangan sedunia.

    Reza Fahlipi Pembina Pokdarwis Datar Bunglai pada hari Senin (25/10/2021) menjelaskan, Kegiatan tersebut rencananya dikonsep dalam beberapa rangkaian kegiatan.

    Dalam susunan jadwal yang telah kami buat, diawali pada hari Jum’at 29 Oktober 2021 akan menyajikan hiburan rakyat berupa pagelaran seni Bajapin.

    Baca juga: Jarang Dilakukan, Warga Muallaf Pegunungan Meratus HST Laksanakan Aqiqah dengan Patungan Membeli Satu Ekor Sapi

    Baca juga: Wisata Manggasang Kembali Indah, Pengelola Pasang Tarif Murah

    Selanjutnya, pada hari Sabtu 30 Oktober 2021 pagi akan digelar tarian adat kreasi Dayak dan Melayu, Peresmian dan Deklarasi wisata Daulat Pangan oleh Bupati HST, simbolis serah terima bantuan, simbolis penanaman dan panen tanaman pangan setempat, serta hiburan musik tradisional Kurung-Kurung dan Musik Panting.

    “Pada malam harinya akan dilanjutkan dengan Camping Putimus World Food Day 2021 yang juga diisi hiburan rakyat Bajapin dan puisi renungan Enviromentalis,” tambah Reza yang juga Biro Kominikasi SPI Kalsel.

    Kemudian, pada hari Minggu 31 Oktober akan dilanjutkan dengan kegiatan edukasi tanaman kopi, Barista Class, serta akan diiringi berbagai hiburan lainnya hingga selesai kegiatan.

    Reza menjelaskan, Deklarasi Putimus sebagai Wisata Dulat Pangan merupakan sebuah jembatan kolaborasi agar masyarakat setempat bisa mempertahankan dan meningkatkan tanaman pangan, serta Pemerintah dapat memberikan perhatian nyata kepada mereka.

    Dalam pelaksanaannya, Pihaknya turut mengundang pejabat Pemkab HST, pejabat Dinas Pariwisata Kalsel, termasuk Gubernur Kalsel yang diharapkan bisa bergabung dan dapat memberikan perhatian langsung kepada warga setempat.

    “Dengan dideklarasikannya ini, Pemerintah dan warga setempat dapat diberi ruang untuk melakukan gebrakan baru demi mempertahankan dan meningkatkan tanaman pangan dan kemajuan objek wisata guna kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

    Diketahui, Wisata Putimus berjarak sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Barabai atau sekitar 1 jam perjalanan menggunakan roda 2 dengan melewati jalan dari aspal, bebatuan, hingga medan pegunungan.
    Meskipun terkesan baru, wisata tersebut sudah memiliki fasilitas sudah cukup memadai seperti tangga alam, wc, warung, dan berbagai macam spot foto, serta yang paling menarik adalah terdapat berbagai macam tanaman pangan yang tumbuh subur di Puncak tersebut. Dengan berada di ketinggian, terlihat jelas pemandangan bentang alam Pegunungan Meratus yang sangat indah.

    Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan dibagi dalam dua pakt wisatawan, yaitu paket wisatawan umum dikenakan tarif Rp 10 ribu sudah termasuk biaya parkir, masuk wisata, hiburan rakyat, dan spot foto, serta paket wisatawan camping dengan tarif Rp 25 ribu dengan include seperti awal dengan tambahan Ubi Bapalan, tester Kopi Meratus, Camp Area, Edukasi Kopi, dan Barista Class.

    “Bagi pengunjung yang rencananya akan camping silahkan koordinasi dengan panitia untuk ketersediaan camp area dengan menghubungi WhatsApp Putra Pandawa 082155281263 atau koordinasi langsung di depan gerbang Putimus,” tutup Reza. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Kosim Warga Hinas Kiri PKSM Terbaik Nasional, Terima Trail Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Kosim Warga Hinas Kiri PKSM Terbaik Nasional, Terima Trail Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    JAKARTA, klikkalsel.com – Hadiri undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kosim warga Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terbang mengudara ke Gedung Manggala Wanabakti KLHK, Jakarta, Jum’at (22/10/2021).

    Undangan yang dihadirinya tersebut dalam rangka penyerahan sepeda motor kepada para pemenang Lomba Wana Lestari 2021 yang diselenggarakan oleh KLHK dan dimenangkan oleh Kosim sebagai Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) terbaik nasional pada 19 Agustus2021 lalu.

    Kosim mengungkapkan, sebelumnya ia sudah menerima piala dan piagam penghargaan yang diserahkan oleh KLHK melalui Pemprov Kalsel yang diwakili Staf ahli Gubernur Kalsel bidang Ekonomi di Novotel pada 29 September 2021 lalu.

    Lebih lanjut, Pada saat pengumuman peraih penghargaan via zoom meeting, Menteri menjanjikan akan memberi hadiah berupa trail untuk operasional kepada kami yang terpilih.

    “Hari ini saya diundang dan langsung berhadir ke Jakarta menerima realisasi dari Menteri yang sebelumnya sudah dijanjikan terebut,” ungkap Kosim.

    Ia menambahkan, Sebanyak 33 unit sepeda motor diserahkan kepada para pemenang dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia. Pada penyerahan tersebut diterima secara simbolis oleh dua orang perwakilan PKSM dari Kalsel dan Jawa Timur yang merupakan pemenang lomba tersebut.

    Baca Juga : Dinsos Banjarmasin Telusuri Indikasi Penipuan Bansos

    Baca Juga : Usai Peresmian, Presiden Minta Jembatan Sungai Alalak Dimanfaatkan Dengan Baik

    Kemudian, hadiah yang diterima Kosim berupa satu unit Sepeda Motor Trail KLX Kawasaki yang diserahkan langsung secara simbolis oleh perwakilan dari Kementrian.

    “Penerimanya merupakan pemenang dari 33 provinsi dan yang diserahkan berupa 27 unit KLX untuk pemenang PKSM pria dan 6 unit Vario untuk pemenang wanita yang kami terima secara simbolis,” ucapnya.

    Menurut Kosim, Penyerahan hadiah tersebut merupakan sebuah tantangan baginya untuk menambah semangat kinerja untuk terus mengampanyekan gerakan menanam pohon, menjaga hutan dan lingkungan hidup agar tetap lestari.

    Dalam pertemuan tersebut, Kosim juga mengusulkan perbaikan hulu sungai dengan pembuatan embung, mendorong pemulihan di wilayah HST. Karena, menurutnya kondisi sungai daerah atas sekarang banyak yang hancur, terlebih lagi pasca diterjang banjir besar Januari 2021 silam.

    “Saya mengusulkan agar di daerah atas yang merupakan hulu-hulu sungai dapat dibuatkan embung mendorong pemulihan, khususnya di HST. Karena rata-rata di seluruh wilayah di Indonesia penyebab banjir di hulunya sudah rusak, begitu juga di HST,” tambahnya.

    Selain itu, ia juga meminta tambahan intensif bagi para PKSM, khususnya di Kalsel yang masih susah. Karena, untuk mengadakan berbagai kegiatan, pertemuan, atau hal lainnya juga memerlukan dana, tenaga, pikiran yang tak sedikit, terlebih lagi jaraknya yang berjauhan.

    Selama ini Kosim bergerak sebagai swadaya murni, tidak pernah mendapat intensif. Bahkan, saking totalitasnya menjaga hutan dan lingkungan, ia berani mengeluarkan dana sendiri untuk melakukan berbagai macam kegiatan.

    Kemudian, Demi mengembangkan PKSM dan menambah motivasi dalam menjalankan tugas kedepannya, ia turut mendorong adanya intensif dari daerah.

    “Demi menambah semangat dan memicu untuk lebih gencar lagi melakukan penyuluhan kehutanan lebih lanjut, Kami dari PKSM Kalsel meminta ada tambahan intensif dari Daerah. Agar Pemerintah dan masyarakat turut terlibat bergerak bersama menjaga hutan dan lingkungan melalui berbagai kolaborasi gerakan kedepan,” tutupnya. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Gerakan Kumham Peduli, Rutan Kelas IIB Barabai Bagikan Bantuan dan Lakukan Donor Darah

    Gerakan Kumham Peduli, Rutan Kelas IIB Barabai Bagikan Bantuan dan Lakukan Donor Darah

    BARABAI, klikkalsel.com – Memperingati Hari Dharma Karyadhika, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai kembali memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan melakukan donor darah di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis (21/10/2021).

     

    Kegiatan tersebut merupakan sebuah Gerakan Kumham Peduli terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 sekitar, serta menambah stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSHD Damanhuri Barabai yang selama ini sering langka.

     

    Kepala Rutan Barabai, Gusti Iskandarsyah pada Hari Jum’at (22/10/2021) di Barabai mengungkapkan, pihaknya sudah menyalurkan sebanyak 20 paket bantuan yang secara simbolis diserahkan kepada Direktur RSHD Damanhuri, dr Nanda Sujud Andi Yudha Utama.

    Lebih lanjut, Bantuan tersebut ditujukan kepada pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di RSHD Damanhuri Barabai.

    “Paket yang sudah kita salurkan tersebut berisikan Masker, Hand Sanitizer, Vitamin, Susu dan Madu,” ucapnya.

    Menurut Gusti, apa yang jajarannya lakukan merupakan bentuk kepedulian, empati, sekaligus rasa kebersamaan petugas pemasyarakatan kepada masyarakat sekitar.

    “Semoga saudara kita yang sedang menjalani perawatan bisa segera pulih dan sembuh, serta bisa segera kembali ke rumahnya,” tuturnya.

    Selain itu, Pihaknya juga dalam rangkaian kegiatan tersebut melaksanakan aksi donor darah. Hal itu dilakukan guna menambah stok darah yang selama ini terbilang langka di Barabai.

    Pada pelaksanaan tersebut, Sebanyak 7 orang Petugas Rutan Barabai yang telah memenuhi syarat sudah di ambil darahnya di UTD RSHD Damanhuri Barabai.

     

    “Semoga dengan semua kegiatan ini, dapat menumbuhkan rasa kepedulian petugas pemasyarakatan kepada masyarakat sekitar, terlebih kepada Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Barabai,” harap Gusti. (dayat)

     

     

    Editor : Akhmad

  • Tingkatkan Keterampilan Penyelamatan, Sekolah Vertical Rescue Akan Digelar di Tebing Pagat HST

    Tingkatkan Keterampilan Penyelamatan, Sekolah Vertical Rescue Akan Digelar di Tebing Pagat HST

    BARABAI, klikkalsel.com – Vertical Rescue Indonesia (VRI) akan menggelar Sekolah Vertical Rescue di Taman Wisata Tebing Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

    Sekolah tersebut digelar guna meningkatkan keterampilan penyelamatan bagi individu, relawan, organisasi, instansi, maupun masyarakat umum.

    Koordinator Vertical Rescue Indonesia Regional Kalimantan Selatan (Kalsel), Eddy Supriatna menjelaskan, Kegiatan alam bebas terutama di ketinggian atau medan vertical, semakin hari semakin diminati oleh masyarakat.

    Lebih lanjut, Dengan meningkatnya minat tersebut, potensi resiko kecelakaan saat berkegiatan pun turut meningkat. Oleh sebab itu, pentingnya Pengetahuan Dasar dan Skill untuk tetap Safety terutama berkegiatan di ketinggian.

    Baca juga: Vertical Rescue Indonesia dan Ruang Pelita Kalimantan Persembahkan Jembatan Gantung Perintis ke-128 di HST

    Lebih lanjut, saat ini Indonesia dalam kondisi darurat bencana. Bahkan pada awal Januari 2021 silam, Kalsel dilanda banjir besar dan Hulu Sungai Tengah dilanda banjir bandang.

    “Merespon kondisi darurat bencana saat ini, sangat penting bagi kita untuk memperbanyak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kapasitas penyelamat terlatih khususnya di Kalsel, umumnya seluruh Indonesia,” ucapnya, Rabu (20/10/2021) di Barabai.

    Eddy menuturkan, tujuan digelarnya sekolah tersebut untuk menciptakan regenerasi di bidang vertikal rescue, evakuasi di ketinggian, serta menumbuhkan bibit-bibit relawan baru yang siap mendedikasikan diri membantu masyarakat.

    Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan pada 6-8 Desember 2021 dengan bekerjasama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

    Dalam pelaksanaannya kedepan, akan diisi oleh para Instruktur dari Markas Komando (Mako) Vertical Rescue Pusat.

    “Kegiatan ini kita laksanakan bekerjasama dengan Pemkab HST, serta terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung menjadi mitra kita untuk mensukseskan sekolah ini,” lanjutnya.

    Kemudian, untuk peserta terbatas dan terbuka untuk seluruh Indonesia. Mengingat kondisi masih Pandemi, dalam pelaksanaannya tetap menggunakan protokol kesehatan.

    Selanjutnya, peserta terbagi dalam 3 kategori, yaitu Kategori Pelajar/mahasiswa/organisasi kerelawanan dengan biaya pendaftaran Rp 500 ribu/orang. Kemudian, Kategori Umum dengan biaya Rp 750 ribu/orang. Serta, Kategori Instansi/perusahaan dengan biaya Rp 1 juta/orang.

    Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp085923272067 dan memantau di Instagram @verticalrescue.kalsel.

    “Semoga dengan digelarnya sekolah ini, masyarakat tertarik dan ikut meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, guna mempersiapkan SDM yang terlatih merespon segala hal yang akan terjadi kedepan,” tutup Eddy. (dayat)

    Editor : Akhmad

  • Malam-malam Tim Gabungan Razia di Rutan Barabai, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

    Malam-malam Tim Gabungan Razia di Rutan Barabai, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

    BARABAI, klikkalsel.com – Petugas dari tim gabungan yang terdiri Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) UPT Se Banua Enam, Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Kodim 1002/Barabai, Satpol PP dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Balangan menggelar razia di Blok Hunian Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barabai, Senin (18/10/2021) malam.

    Kegiatan tersebut diawali dengan apel gabungan serta do’a bersama di Lapangan Rutan Kelas IIB Barabai. Dalam apel tersebut yang bertindak sebagai pembina Muhammad Sussani yang merupakan Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitas, Pengelolaan Benda Sitaan, Rampasan Negara dan Keamanan.

    Selanjutnya petugas gabungan melakukan pemeriksaan dan penggeledahan seluruh kamar sel tahanan.

    Dari penggeledahan tersebut tidak ada menemukan handphone ataupun narkoba.

    Akan tetapi, dari penggeledahan itu masih ada barang yang memungkinkan menyebabkan gangguan keamanan.

    Petugas gabungan menyita barang-barang yang berpotensi menyebabkan gangguan keamanan, diantaranya 5 buah Cutter, 34 Korek gas, Botol minyak harum 22 buah, Sikat gigi 13 buah, Cukuran Jenggot 7 buah, Sendok 8 bilah, Batu 5 buah, 2 ikat Gesper, 1 ikat Tali, Paku 12 bilah, Silet 8 bilah, Cermin 3 buah, Senter 2 buah, dan barang lainnya 5 buah.

    Muhammad Sussani mengungkapkan, penggeledahan kali ini dilaksanakan untuk menjawab isu-isu yang beredar di masyarakat mengenai peredaran Handphone maupun Narkoba di dalam Rutan.

    “Saya mengharapkan seluruh tim untuk lebih teliti dalam melakukan penggeledahan, agar tidak ada yang terlewatkan di titik-titik yang tersembunyi,” ucapnya.

    Baca Juga : Hujan Deras Mengguyur, Beberapa Wilayah di Barabai Tergenang Air

    Baca Juga : Tak Kuat Menanjak, Truk Kontainer Terguling dan Menghantam Mobil Fortuner

    Sementara itu, Tejo Harwanto Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan mengungkapkan, Kegiatan ini merupakan arahan dari Direktur Jendral Pemasyarakatan tentang tiga kunci pemasyarakatan maju, yaitu Sinergitas bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Deteksi Dini, dan Pemberantasan Narkoba.

    Lebih lanjut, Dalam rangkaian kegiatan juga dilaksanakan tes urine bagi 10 orang Warga Binaan dan 10 orang Petugas Rutan Barabai.

    “Kita bisa liat semua, bahwa dari hasil razia gabungan di Rutan Barabai malam ini tidak ditemukan adanya Narkoba ataupun Handphone. Kemudian juga, seluruh Warga Binaan dan Petugas yang di tes urinenya semuanya negatif” tegas Tejo Harwanto dalam Konferensi Pers.

    Kemudian, Tejo Harwanto juga memberikan nasehat kepada Kepala Rutan Barabai untuk terus melakukan deteksi gangguan keamanan.

    “Sekecil apapun masalah yang ada di dalam Rutan harus ditekan. Karena, jika dibiarkan akan bisa mengakibatkan gangguan kemanan,” tegas Ka Kanwil.

    Kepala Rutan Barabai, Gusti Iskandarsyah menyampaikan bahwa seluruh barang hasil razia akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

    “Seluruh barang hasil razia tersebut akan langsung dimusnahkan setelah dilakukan pemeriksaan, serta akan disaksikan langsung oleh Aparat Penegak Hukum lainnya,” tambahnya.

    Selanjutnya, Satops Patnal UPT Se Banua bersama tim gabungan melakukan penandatanganan berita acara hasil penggeledahan para razia malam tersebut. (dayat)

    Editor : Akhmad