Jumat, September 24, 2021

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 5 Pasien

BANJARMASIN, klikkalsel.com– Masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) harus meningkatkan kewaspadaan mencegah penularan Covid-19. Data terbaru Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalsel per tanggal (30/3/2020) pukul 16.00 Wita, menyebutkan 4 pasien terkonfirmasi positif virus Corona.
Empat pasien yang baru dinyatakan positif terjangkit Covid-19 itu yaitu 1 dari Kota Banjarmasin, 1 Kabupaten Tabalong, dan 2 Kabupaten Banjar. Keempat pasien tersebut diketahui, sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Ulin Banjarmasin.
Sebelumnya, informasi adanya penambahan pasien positif terjangkit virus Corona tersebut sempat disampaikan salah satu anggota tim dokter Covid-19 RSUD Ulin Banjarmasin yakni dr Ali Assegaf yang merupakan dokter spesialis paru.
Hal itu, ia sampaikan saat rapat di Kantor DPRD Kalsel bersama Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19, Senin (30/3/2020) siang.

Baca juga : Dampak Covid-19 Keperluan Darah Meningkat, Stok Darah Kosong
Dr Ali berharap, gugus tugas serta pihak terkait lainnya agar meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan, pengendalian dan penanganan Covid-19 di Kalsel. Pasalnya, kian hari jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terus meningkat dan berpotensi menjadi PDP.
“Mudah-mudahan dengan rapid test yang ada ini bisa lebih cepat. Kalau prediksi saya dalam beberapa hari ini kita akan banyak,” ujarnya.
Kendati demikian, diharapkan masyarakat melaksanakan imbauan pemerintah guna menekan dan memutus mata rantai wabah Covid-19. Diantaranya mengamalkan pola hidup bersih dan sehat, sosial distancing dan physical distancing.
Masyarakat juga diminta dengan sangat agar tidak bepergian ke daerah terjangkit. Sebab yang bersangkutan berpotensi terjangkit serta menjadi pembawa virus corona saat pulang ke daerah asal.
Sementara itu, saat ini sudah ada 5 pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Kalsel. Kasus pertama mengemuka pada tanggal 22 Maret, selanjutnya kasus ke 2,3,4 dan 5 pada 30 Maret. Belakangan diketahui, mereka yang terinfeksi ada riwayat bepergian ke daerah terjangkit virus corona.(rizqon)
Editor : Amran

Related Articles

Trending

Terbaru

TOPIK POPULER

IKUTI KAMI

1,763FansSuka
26,867PengikutMengikuti
582PelangganBerlangganan