Aplikasi Pengaduan Lapor Harus Memiliki Sistem Rating

Ombudsman RI Perwakilan Kalsel Kunjungi Pemko Banjarmasin untuk meninjau sistem kinerja layanan pengaduan berbasis Online LAPOR yang dikelola Pemko Banjarmasin. (foto : fachrul/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Ombudsman RI sambangi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin guna melihat sistem kerja Layanan pengaduan berbasis Online milik Pemko, Kamis (13/6/2019).

Kedatangan Ombudsman RI perwakilan Kalsel melakukan monitoring dengan mengajak para mahasiswa yang magang di Ombudsman RI agar melihat langsung bagai mana mengelola praktik pengelolaan pengaduan masyarakat Kota Banjarmasin yang dikelola Pemko Banjarmasin melalui Aplikasi e-Lapor.

Lapor Kota Banjarmasin sendiri pada tahun 2018 lalu mampu masuk dalam jajaran top 25 se Indonesia untuk sistem pengaduan berbasis online.

“Jadi kita kesini untuk mengetahui bagaimana cara dan sistem kinerja dari Lapor Kota Banjarmasin dan juga agar teman-teman mahasiswa serta masyatakat secara umumnya juga bisa mengetahui kinerja dari Lapor itu sendiri,” ucap Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Ombudsman RI, Kalsel Maulana Achmadi.

Ia juga menyampaikan pada prinsipnya Ombudsman RI juga melakukan monitoring, dari monitoring tersebut terdapat beberapa catatan, salah satunya sistem aplikasi pengaduan Online tersebut diharapkan bisa menambah sistem rating agar bisa mengetahui tentang kepuasan dari setiap pelapor.

“Dalam setiap aplikasi, setidaknya harus memiliki fitur semacam sistem rating atau penilaian, jadi bagi instansi yang merespon pengaduan tersebut bisa terlihat respon dari setiap pengaduan dari masyarakat,” tuturnya

Menurutnya juga sistem penilaian tersebut sangat penting bagi Kepala Daerah untuk melihat bagaimana kepedulian dari setiap Dinas dalam menangani setiap laporan yang masuk melalui aplikasi pengaduan Lapor tersebut.

“Jadi itu juga bisa jadi poin penting bagi Kepala Daerah untuk memberikan penilaian tersendiri bagi setiap SKPDnya,” tandasnya.(fachrul)

Editor : Amran