Jawab Keresahan Warga, Puluhan Truk Yang Ingin Masuk Kota Diputar Balik Petugas

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Puluhan truk yang ingin masuk Kota Banjarmasin diminta putar balik oleh Satlantas Polresta Banjarmasin dan Dishub Banjarmasin di batas kota simpang 4 Kilometer 6 Banjarmasin, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 16.00 Wita

Hal itu dilakukan sebagai bentuk respon terhadap keluhan dan keresahan masyarakat terkait banyaknya truk yang bebas mondar mandir di dalam Kota Banjarmasin pada jam-jam sibuk.

Baca juga: Warga Resah Truk Bebas Mondar Mandir, Sejumlah Rambu Terkesan Hanya Pajangan

“Sebagai bentuk tindak lanjut terhadap keluhan masyarakat terkait truk yang masuk kota saat jam sibuk,” ujar Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya melalui KBO, Ipda Sunaryanto saat ditemui klikkalsel.com disela kegiatan.

Ditambahkannya, yang diputar balik ialah kendaraan roda 6 atau lebih. Hal itu ujarnya sejalan dengan Keputusan Walikota Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Perubahan Ketentuan Operasional Mobil Barang (truck/trailer) Dalam Wilayah Kota Banjarmasin.

Dimana di dalam surat tersebut telah diatur terkait jam diizinkannya truk untuk masuk kota dan rute mana saja yang dilarang dilintasi.

“Tapi secara umum truk dilarang masuk Banjarmasin dari pukul 06.00 sampai pukul 09.00 dan dari pukul 15.00 hingga pukul 18.00. Sesuai dengan rambu yang ada di batas kota,” ucapnya.

“Dikecualikan untuk pengangkut sembako dan BBM,” tambahnya.

Ipda Sunaryanto menyebut kegiatan kolaborasi ini masih dalam tema Operasi Zebra Intan 2021. Dalam kegiatan ini tidak dilakukan penilangan terhadap sopir-sopir truk tersebut, namun hanya teguran,sosialiasi dan pendataan.

“Untuk tahap ini kita hanya tegur, ingatkan kembali aturan tersebut dan pendataan. Tapi kalau nanti masih nekat akan kita berikan tilang,” jelasnya.

Sementara itu hampir seluruh sopir truk yang ditanya terkait aturan tersebut mengaku tahu. Namun mereka nekat melintas karena alasan coba-coba untuk mengejar target angkutan atau memotong rute.

“Tahu ada aturan dan rambu itu. Coba-coba, karena kejar angkutan,” ucap salah satu sopir. (David)

Editor: Amran