BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dalam rangka penegakan protokol kesehatan Covid-19, satuan Tim Mobile TNI-POLRI dan Pemrov Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan apel pada, Rabu (23/9/2020).
Apel ini digelar dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Apel dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Nico Afinta Karo-Karo, S.I.K, SH, MH, Komandan Korem 101/Antasari Brigadir Jenderal TNI Firmansyah, Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Provinsi Kalsel H M Muslim yang dilaksanakan di Korem 101/Antasari
“Yang mana kita ketahui operasi penegakan disiplin sudah dilakukan dari beberapa minggu yang lalu hingga hari ini terus dilaksanakan disiplin dan patuh protokol kesehatan,” ucap Irjen Pol Dr. Nico Afinta Karo-Karo, S.I.K, SH, MH,
Ia menambahkan, ada 3 sasaran yaitu pertama orang, orang disini adalah apabila terkena Covid-19 ia harus isolasi mandiri, tidak disiplin akan dicek. Kedua tempat, seperti terminal, perkantoran dan keramaian. Ketiga adalah kegiatan, kegiatan yang tidak memiliki izin hingga menimbulkan keramaian pasti akan dibubarkan.
Selain itu kata Kapolda, kekompakan akan dijaga terus dan akan meminta dukungan dari masyarakat, supaya bisa membantu patuh protokol kesehatan sehingga harapannya serta pemerintah antara TNI, Polri, Pemerintah dan masyarakat sama-sama mengerti sehingga bisa diselesaikan secara bersama.
“Gabungan ini diyakini sangat efektif dikarenakan menggunakan mobile R2 yang mana bisa masuk ke rumah rumah warga yang berada di gang yang sempit,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Komandan Korem 101/Antasari Brigadir Jenderal TNI Firmansyah, sebagai tindak lanjut penegakan protokol kesehatan sesuai dengan perintah pusat. Terkait 8 provinsi yang mana melaksanakan kegiatan.
Ada 3 hal pokok iyalah pertama, bagaimana cara mencegah lebih luasnya penyebaran Covid-19. Kedua adalah bagaimana bisa meningkatkan tingkat kesembuhan yang sudah terpapar Covid-19 dan yang ketiga bagaimana caranya menekan angka kematian yang mana provinsi kalsel termasuk salah satunya mendapat perhatian khusus pemerintah pusat.
“Sehingga TNI bersama Polri dan Pemprov bersama sama untuk fokus ke 3 hal tersebut,” ujar Brigadir Jenderal TNI Firmansyah.
Sementara Kepala Dinas Provinsi Kalsel H M Muslim menambahkan, ini adalah salah satu upaya menghambat dan memutus rantai penularan.
“Kalau dilihat dari angka kesembuhan di kalsel, memang progresnya bagus tapi angka kematian juga harus kita tahan,” imbuhnya
Melalui upaya ini menurutnya, bisa meminimalisir kasus baru penyebaran Covid-19 dan bagi yang sudah terpapar akan dipantau apakan benar benar melakukan isolasi mandiri dan benar benar memenuhi syarat sehingga tidak ada menularkan di lingkunganya.
Setelah apel selesai rombongan polda kalsel dan korem 101 Antasari berangkat menuju rumah para pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terpapar Covid-19 di 2 daerah kelurahan Sungai Andai Banjarmasin Utara, untuk memantau kondisi pasien tersebut.(airlangga)
Editor : Amran





