Pertama Kali Ikut Lomba Film Pendek, Sanggar Langit Tabalong Langsung Sabet Juara Terbaik Satu Se-Kalsel

Sanggar Langit Tabalong meraih juara terbaik satu pada lomba film pendek tingkat Provinsi Kalsel. (foto : istimewa)
Sanggar Langit Tabalong meraih juara terbaik satu pada lomba film pendek tingkat Provinsi Kalsel. (foto : istimewa)

TANJUNG, klikkalsel.com – Sanggar Langit Tabalong berhasil mengharumkan nama Bumi Sarabakawa di ajang lomba film pendek tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Mengangkat sejarah Penghulu Rasyid dengan durasi selama 15 menit, sanggar seni ini menyabet juara terbaik pertama dalam gelaran Islamic Short Movie Competition yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu.

Ketua Sanggar Langit Tabalong, Lilis Marta Diana, mengatakan, sebelumnya film yang mereka garap telah masuk nominasi 10 besar Islamic Short Movie Competition.

“Kemudian kembali masuk tiga besar dan terakhir dinyatakan sebagai terbaik pertama dan mendapatkan uang pembinaan Rp 10 juta,” ujarnya, Selasa (8/9/2020).

Dikatakan Lilis, bagi Sanggar Langit Tabalong, mengikuti lomba film pendek adalah pengalaman yang pertama kalinya. Namun diluar dugaan, mereka berhasil menjadi yang terbaik se-Kalsel.

“Biasanya kita cuma main teatrikal, namun kita coba kemarin membuat film ini dan Alhamdulillah membuahkan hasil yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga : Drama Penangkapan Budak Narkotika di Alalak Tengah, Diwarnai Tembakan Peringatan

Lilis menjelaskan, dalam pembuatannya, film pendek yang mereka garap memakan waktu kurang lebih selama dua bulan dan dengan melibatkan sebanyak 30 anggota sanggar.

“Itu sudah dengan pemain, figuran dan crew filmnya. Dari porses pembuatan film, syuting, kostum dan musiknya juga kita melakukan dengan sendiri,” terangnya.

Untuk sarana yang digunakan Sanggar Langit menggunakan peralatan yang sangat sederhana dan dikerjakan secara mandiri oleh anggota sanggar.

Selanjutnya, sanggar yang telah eksis sejak 2005 lalu ini akan mewakili provinsi Kalsel dalam kompetisi yang sama di tingkat Nasional.

“Video yang sama ini nantinya akan di ikutkan di tingkat Nasional lagi,” ucapnya.

Lilis pun berharap semua anggotanya dapat mengembangkan ilmu tentang perfilman ini.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi anggota untuk belajar membuat film yang berdurasi lebih panjang lagi,” pungkasnya. (arif)