Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Kabupaten HST 2026 di Barabai, Cari Bibit Atlet Berbakat

BARABAI, klikkalsel.com – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tahun 2026 resmi dibuka untuk menjaring bibit atlet berbakat yang akan mengharumkan nama daerah.

Pembukaan ajang bergengsi ini dilaksanakan pada pagi di Lapangan Pelajar Barabai.

Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, hadir mewakili Bupati Samsul Rizal membuka secara resmi kegiatan yang berlangsung hingga 13 Mei 2026 ini, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi generasi muda.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan instrumen strategis dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, dan berjiwa sportivitas tinggi.

“Tema ‘Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga’ memiliki makna mendalam; olahraga mengajarkan anak-anak kita untuk mensyukuri nikmat sehat serta menjunjung tinggi akhlak dan kejujuran,” ujarnya mengutip visi besar event tahunan ini.

Kegiatan ini melibatkan total 291 peserta yang merupakan juara seleksi dari tingkat kecamatan, terdiri dari 94 siswa SD, 137 siswa SMP, dan 60 siswa SMA yang siap bertarung demi tiket ke tingkat provinsi.

Lima cabang olahraga dipertandingkan dalam olimpiade kali ini, yaitu atletik di Lapangan Pelajar, bulutangkis di Lapangan Guntur dan Binatara, pencak silat di Aula SMPN 1 HST , serta panjat tebing di Lapangan Dwi Warna.

Baca Juga : Wagub Kalsel Apresiasi Pertandingan Olahraga di HUT ke-74 HSU

Baca Juga : Wali Kota Cup Berkuda Digelar, Banjarmasin Mulai Bidik Atlet dan Wisata Olahraga Baru

Uniknya, cabang olahraga renang dialihkan pelaksanaannya ke Kabupaten Hulu Sungai Utara (Amuntai) dikarenakan kolam renang di HST saat ini sedang dalam tahap renovasi besar-besaran untuk fasilitas yang lebih baik.

Dasar hukum penyelenggaraan acara ini sangat kuat, mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.

Selain itu, pedoman teknis juga mengikuti arahan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, memastikan standar kompetisi yang adil, transparan, dan berkualitas tinggi bagi seluruh atlet cilik.

Gusti Rosyadi Elmi mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan kepala dingin, mengingatkan bahwa kemenangan memang penting namun nilai kebersamaan dan integritas jauh lebih berharga dalam menempa mental juara.

Para guru pendamping dan orang tua juga mendapat apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina dan mempersiapkan mental serta fisik anak-anak sebelum turun ke arena pertandingan yang ketat.

Dengan dibukanya O2SN 2026, harapan besar tertuju pada lahirnya atlet-atlet baru yang mampu membawa harum nama Bumi Murakata di kancah Provinsi Kalimantan Selatan hingga tingkat nasional nantinya.(raram)

Editor: Amran