Tabalong, klikkalsel– Untuk meyambut pelaksanaan E-Voting yang akan dilakukan beberapa waktu lagi, Diskominfo Tabalong kini telah menyiapkan sejumlah perangkat.
Eddy Suriyani selaku Kasi Pengembangan, pengelolaan data dan Aplikasi Diskomimfo Tabalong mengatakan pada pilkades E-voting dalam setiap TPS itu diperlukan satu set perangkat E-voting terdiri dari lima alat yaitu laptop untuk server lokal, dan dua tablet.
“laptop ini fungsinya kan sebagai server, sedangkan tablet akan diletakan di bilik suara sebagai alat untuk memilih calon kepala desa, apabila di empat bilik di TPS, maka perlu empat tablet.†katanya saat ditemui di Tanjung.
Selain itu, tidak hanya tablet dan laptop tetapi juga diperlukan router, dan dua printer thermal portable bluertooth kozeru, untuk masing-masing desa.
“nah sedangkan printer itu untuk mencetak bukti bahwa telah memilih calon tersebut, yang akan dimasukan ke kotak audit.†Kata eddy di Tanjung, (16/8).
Eddy menambahkan bahwa secara keseluruhan jumlah tablet yang akan digunakan pada E-Voting pilkades kali ini sebanyak 17 Tablet.
Serta Sebuah komputer khusus yang dipakai untuk menampilkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). DPT yang diinput adalah data yang terverifikasi dan berasal dari QR kode yang diberikan oleh panitia Pilkades. (MC Tabalong/Maimun)
pemilik suara cukup meperlihatkan undangan DPT yang telah ditentukan, dan menepelkan QR kode, untuk selanjutnya ada tablet generator, yang berfungsi membuka akses sistem pemilih ke bilik suara.
“Menurut padapat saya pelaksanaan E-voting di tiga desa tersebut sudah sesuai harapan dan tidak ditemukan kendala yang berarti, kalaupun ada kendala hal ini menjadi PR bagi Tim kami untuk menyempurnakan Aplikasi ini agar berjalan 100 persen.†Tutur Eddy.
Tata urut pelaksanaan Pilkades E-voting sebenarnya tak berbeda jauh dari pemilu pada umumnya. Sistem elektorniknya lah yang membuat berbeda, lebih mudah dan akurat.
Kemudahan Pilkades sistem e-Voting juga bisa dilihat dari kecepatan hasil pilkades yang seketika muncul setelah proses pemungutan suara dinyatakan selesai. Berbeda dengan sistem pemilihan konvensional yang mesti melewati tahapan penghitungan suara.
Hasil Pilkades ini lantas dicetak dengan alat yang disebut sebagai Thermal printer. Perangkat ini berfungsi mencetak hasil pilkades dan kode digital lain. (MC Tabalong/Maimun).





