BANJARMASIN, klikkalsel.com – Peristiwa pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Sungai Jingah, tepatnya di belakang Kubah Guru Zuhdi, Gang Jamaluddin 3, Banjarmasin, menghebohkan warga setelah rekaman videonya beredar luas di grup WhatsApp.
Dalam rekaman pertama yang beredar, terlihat seorang pria terbaring di atas aspal lalu dipukul menggunakan balok oleh seseorang. Sementara pada rekaman CCTV lainnya, tampak sekelompok pemuda mencoba menyerang penghuni sebuah rumah di lokasi tersebut.
Menelusuri kebenaran video tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian. Di rumah putih yang terlihat dalam rekaman CCTV penghuni rumah membenarkan kejadian tersebut.
“Benar Mas, saya yang merekam itu kawan kami dipukulnya, kemudian kami balik ke rumah lalu mereka sekitar tujuh orang datang ingin menyerang kembali,” ujar Febri, salah satu target penyerangan, Jumat (13/3/2026).
Febri menceritakan, kejadian bermula pada Selasa malam (10/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu ia bersama beberapa temannya sedang berada di luar rumah ketika seorang pria bernama Ucup dari Gang Nur Jannah melintas sambil menantang.
Merasa tidak terima, Febri kemudian mendatangi Ucup untuk menanyakan maksud dari tantangan tersebut.
Baca Juga : Viral CCTV Pengeroyokan di Jalan Veteran Banjarmasin, Tiga Pelaku Bersenjata Kapak dan Balok Diburu Polisi
Baca Juga : Viral di Media Sosial, Pengeroyokan depan SPBU Lingkar Dalam Banjarmasin
“Sesampainya kami di tempat dia, dia sudah ramai bersama kawan atau keluarganya, ada yang pegang balok ada juga sepintas terlihat memegang parang tapi masih dalam sarungnya,” tutur Febri.
Ketegangan pun tak terhindarkan. Febri bersama teman-temannya kemudian diserang oleh kelompok tersebut.
Dalam insiden itu, salah satu rekannya, Muh Faturrahman, terjatuh dan langsung dipukul menggunakan balok sebanyak tiga kali.
“Nah video yang tersebar itu saya yang rekam sebagai barang bukti. Lalu kami balik ke rumah ini. Mereka datang sekitar tujuh orang. Laki-laki lima orang, perempuan dua orang, sekitar itulah jumlahnya. Mereka datang menantang,” jelas Febri.
Peristiwa tersebut kini telah diketahui pihak Polresta Banjarmasin. Setelah kejadian itu, Febri mengaku lebih waspada menjaga rumahnya karena khawatir akan terjadi penyerangan susulan.
Sementara korban pemukulan, Muh Faturrahman, mengalami luka sobek di bagian dahi akibat hantaman balok.
“Sudah ada kemarin itu dari Polresta langsung,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





