Viral CCTV Pengeroyokan di Jalan Veteran Banjarmasin, Tiga Pelaku Bersenjata Kapak dan Balok Diburu Polisi

Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pengeroyokan oleh sejumlah orang tidak dikenal viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Veteran, Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, pada Senin (2/3/2026).

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa orang menyerang seorang pria menggunakan balok kayu dan kapak. Aksi tersebut sempat terekam kamera pengawas milik sebuah toko di lokasi kejadian.

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Ia mengatakan, kejadian itu dipicu oleh perselisihan antara korban dan pelaku.

“Awalnya terjadi perselisihan antara korban dan salah satu pelaku. Kemudian pelaku mengajak temannya untuk melakukan penyerangan dengan membawa balok dan kapak,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Akibat kejadian itu, korban yang diketahui bernama Irawan warga Kecamatan Banjarmasin Timur, mengalami luka pada bagian pelipis serta punggung bagian atas.

Sementara ini, Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk proses visum korban.

“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan rekaman CCTV, kami sudah mengidentifikasi tiga orang yang diduga sebagai pelaku,” jelas Morris.

Baca Juga : Dua Warga Tembus Mantuil Diamankan Usai Lakukan Pengeroyokan

Baca Juga : Keluarga Korban Desak Polisi Ungkap Pelaku Dugaan Pengeroyokan di Kelurahan Gadang

Ketiga terduga pelaku tersebut masing-masing berinisial D, B, dan S. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap ketiganya.

Petugas juga telah mendatangi kediaman para pelaku, namun mereka tidak berada di rumah.

“Kami sudah melakukan pencarian ke rumah masing-masing pelaku, tetapi dalam sehari ini mereka tidak berada di tempat. Identitasnya sudah kami kantongi dan dalam waktu dekat akan kami lakukan penangkapan,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah menemui keluarga para pelaku agar yang bersangkutan segera menyerahkan diri.

“Kami juga sudah menyampaikan kepada keluarga pelaku agar yang bersangkutan kooperatif dan menyerahkan diri. Proses hukum akan kami jalankan sesuai aturan yang berlaku,” buhnya.

Berdasarkan keterangan sementara, korban dan para pelaku tidak saling mengenal secara langsung. Namun diduga ada persoalan antara pelaku dengan keluarga korban yang memicu aksi tersebut.

“Korban dan pelaku tidak saling kenal. Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga pelaku memiliki permasalahan dengan keluarga korban sehingga secara spontan melakukan pengeroyokan,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi