BANJARMASIN, klikkalsel.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, berharap pembangunan Jembatan Pulau Laut–Tanah Bumbu dapat selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran jembatan ini sangat krusial dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Konektivitas antara Tanah Bumbu dan Pulau Laut dinilai menjadi kebutuhan strategis, khususnya untuk mendukung distribusi logistik serta pengembangan kawasan industri di wilayah tersebut.
“Keberadaan jembatan ini menjadikan konektivitas Tanah Bumbu dan Pulau Laut sebagai kebutuhan strategis, terutama bagi distribusi logistik dan pengembangan kawasan industri,” ujar politisi Fraksi Golkar itu, Rabu (4/3/2026).
Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru, proyek jembatan sepanjang sekitar 3,5 hingga 3,75 kilometer tersebut saat ini terus berlanjut. Pengerjaan fisik dilakukan di sisi Batulicin dan Kotabaru, dengan target operasional pada 2028 mendatang.
Baca Juga : DPRD Kalsel Kawal Pembangunan Stadion di Jalan Gubernur Syarkawi, Anggaran Capai Rp1 Triliun
Baca Juga : Berkah Ramadan, Pemprov Kalsel Salurkan 15.000 Paket Bantuan Untuk Masyarakat Lewat Berbagai Program
Proyek strategis ini melibatkan kontraktor nasional, yakni PT Hutama Karya dan PT Pembangunan Perumahan (PP), dengan estimasi anggaran mencapai Rp5,2 hingga Rp5,9 triliun.
Jembatan bertipe cable stayed tersebut dirancang dengan tinggi sekitar 30 meter dan lebar 24 meter, sehingga tetap mendukung jalur pelayaran di bawahnya.
Yani Helmi optimistis, jika rampung sesuai target, jembatan ini akan memperkuat efisiensi logistik regional di Kalimantan Selatan. Waktu tempuh antarwilayah yang sebelumnya mengandalkan transportasi laut diperkirakan akan terpangkas drastis menjadi sekitar 15 menit.
“Harapannya, ini benar-benar mampu mempercepat arus barang dan orang, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir dan kepulauan,” pungkasnya. (azka)
Editor : Akhmad





