BANJARMASIN, klikkalsel – Jumlah masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 menyusut.
“Jumlah DPT Pemilu 2019 di Kalsel yang dihapus karena kegandaan sebanyak 16.949 pemilih,†ucap Ketua KPU Kalsel Edy Ariansyah saat menyampaikan hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019, di Kantor KPU Kalsel, Jumat (14/9/2018).
Ia mengatakan, pengurangan tersebut karena ditemukan data pemilih ganda. Jumlah ini dinyatakan berkurang dibandingkan data total 2.754.291 pemilih saat diputuskan Rapat Pleno DPT Pemilu 2019, di Novotel Banjarbaru, 31 Agustus 2018 lalu.
“Total DPT setelah diperbaiki menjadi 2.737.342 orang untuk wilayah Kalsel,” ujarnya.
Adapun jumlah DPT untuk Pemilu 2019 ini, terdiri dari 1.371.667 laki laki, dan 1.365.685 perempuan. Dengan total TPS sebanyak 13.077 titik.
“Ini yang paling banyak dihapus, di Kabupaten Tanah Bumbu 5.215 orang dan Kabupaten Banjar ada 4.043 orang,” terangnya.
Edy menyampaikan pihaknya menemukan penggandaan data pemilih, dengan cara membuka situs website www.sidalih.kpu.go.id.
Disana bisa dilihat kegandaan Nomor Kartu Keluarga (NKK), Nomor Induk KTP (NIK), tempat dan tanggal lahir, status kawin, jenis kelamin, alamat, hingga nama pemilih
“Apabila ditemukan ganda identik, maka akan kami lakukan penghapusan terhadap data itu,” timpalnya.
Ia tidak bisa menjamin masih ada pemilih ganda, meski DPT Pemilu 2019 sudah ditetapkan.
Tapi, kata Edy, untuk DPT Pemilu selalu bersifat dinamis atau tidak menentu setiap saatnya.
“Yang kita tetapkan hari ini 2 juta lebih, bisa saja besok atau lusa berkurang. Karena urusan hidup dan mati urusan Allah SWT,” terangnya. (baha)
Editor : Farid





