KOTABARU, klikkalsel– Antisipasi masuknya binatang liar yang masuk dan mengancam keselamatan pelajar di SDN 1, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, jajaran Muspika setempat menggelar aksi tanggap berupa bhakti sosial, dan bersih-bersih Rabu, (25/72018).

Aksi tanggap, bersih-bersih di kawasan SDN 1 Sungai Kupang tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian unsur Muspika terhadap dunia pendidikan, serta untuk memberikan kenyamanan, dan keamanan para pelajar.
Selain itu, hal tersebut juga sebagai salah satu upaya untuk menjadikan sekolah dan lingkungannya bersih, nyaman, hingga terhindar dari masuknya binatang liar masuk yang dapat mengancam para siswa, dan guru.
Kapolsek Kelumpang Hulu, Iptu Angga Satrya Wibawa mengatakan, aksi bhaksos yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap dunia pendidikan.
“Karena melihat sekolahan yang baru, dan disekitar sekolah itu masih terkesan kotor, maka kami berinisiatif melaksanakan giat bersih-bersih di lingkungan sekolah itu,” ujar Angga.
Kapolsek berharap, setelah dilakukan giat tersebut para pelajar dan dewan guru merasa nyaman, dan aman dalam menjalankan rurinitas aktivitas mulia belajar mengajar di sekolah.
Sebelumnya, tambah Angga, kami khawatir melihat kondisi di lingkungan sekolah yang masih kotor, dan terkesan semak ada binatang liar yang masuk ke sekolah hingga mengancam anak-anak.
“Oleh karena itu, hal itu yang tidak kami inginkan, hingga terpanggil untuk turun tangan menggelar aksi Bhaksos bersama unsur Muspika, aparat desa, dan para orang tua siswa,” tutur Angga, yang juga mantan Kapolsek Kelumpang Hilir tersebut.
Diketahui, SDN 1 Sungai Kupang, baru di gunakan untuk proses belajar dan mengajar dengan kondisi yang masih terkesan sepi, hanya beberapa rumah yang ada di sekitar sekolah tersebut.
Sementara, para pelajarnya juga merupakan pindahan dari SDN 2, yang letaknya berada di pusat Kecamatan Kelumpang Hulu. (duki).
Editor : Amran





