19 Pegawainya Positif Covid-19, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjung Tutup Tiga Hari

TANJUNG, klikkalsel.com – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung, Kabupaten Tabalong terpaksa ditutup selama tiga hari ke depan, mulai 23 hingga 25 September 2020.

Hal itu menyusul setelah 19 orang pegawainya dinyatakan terkonfirmsi positif Covid-19.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat mengatakan, kasus ini merupakan kluster perkantoran pertama yang terjadi di Kabupaten Tabalong.

“Untuk pertama kalinya sejak enam bulan terakhir ini ada kluster kantor di Tabalong,” ungkap Bupati, Rabu (23/9/2020).

19 orang terpapar ini sebegian besar berdomisili di Balangan dan Hulu Sungai Utara yang tugasnya sering keluar masuk Tabalong.

“Kami kira tadi memperkirakan ini input dari Banjarmasin ternyata tidak, dari situ menyebar penularannya kepada yang lain,” jelas Anang.

Dengan adanya kluster perkantoran ini, Anang menegaskan untuk mempercepat penanganan Covid-19 harus dilakukan dengan cara integral tidak bisa secara parsial.

“Kenaikan ini bukan karena kita tidak bekerja, bukan karena kita lalai. Tetapi lebih kita tidak mengetahui secara integral, ternyata transmisi lokal iti bisa tumbuh dari mana-mana,” tandasnya.

Sementara itu, dari pantauan media ini di lapangan, kantor yang berlokasi di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, hanya tampak beberapa petugas pengamanan yang berjaga didepan pintu masuk KPP Pratama Tanjung. Selain itu juga nampak tulisan “Tutup” yang digantung di depan pagarnya.

Terpisah, PLH Kasubbag Umum dan Kepatuhan Internal KPP Pratama Tanjung, Ifansyah, membenarkan jika pihaknya selama tiga hari tutup pelayanan tatap muka namun masih tetap melayani secara online.

Selama ditutup pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi, baik ruangan kantor maupun sarana berupa mobil dan motor dan bagi pegawai yang terkonfirmasi positif langsung dilakukan isolasi.

“Tadi malam 14 orang yang bertugas di sini dijemput untuk dikarantina di ruang isolasi milik Pemkab Tabalong. Sementara yang 5 orang dikarantina di HSU dan Balangan,” jelas Ifansyah.(arif)

Editor : Amran