Warga Aluh-aluh Keracunan Massal, Ternyata Ini Penyebabnya

Babinsa TNI wilayah Aluh-aluh membantu warga yang mengalami keracunan.(foto: Grup H.B.B/emergency)

BANJARBARU, klikkalsel – Warga Desa Terapu Kecamatan Aluh-aluh dibuat geger, puluhan orang dikabarkan mengalami keracunan massal akibat makanan masak habang disebuah acara haul keluarga salah satu warga Desa Terapu, Jum’at (14/02/2020).

Kejadian keracunan makanan massal ini terjadi pada Kamis (13/2/2020) malam, seusai memakan masak habang dalam acara haul orang tua dari Alimansyah (45) warga RT 03 Desa Terapu Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar.

Menurut informasi relawan grup emergency dan rescue, 48 orang mengalami keracunan makanan dan sudah dibawa ke Puskesmas Aluh-aluh untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati membenarkan kejadian keracunan makanan massal yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Benar, tadi malam ada warga yang mengalami keracunan makanan di Aluh-aluh. Sampai sekarang sebanyak 51 orang telah menjadi korban dan telah ditangani pihak Puskesmas,” ucap AKP Siti saat dihubungi klikkalsel.com, Jum’at (14/02/2020).

Kasubag Humas Polres Banjarbaru belum bisa memastikan penyebab pasti yang membuat masakan bumbu habang tersebut beracun.

“Kalau dugaan sementara, warga keracunan dari masakan habang yang di suguhkan. Namun, masih kita dalami dan menunggu hasil laboratorium yang di lakukan Sat Reskrim lewat tim identifikasi,” terang AKP Siti Rohayati.

Berkat penanganan cepat dari warga sekitar, bantuan dari Kepolisian, TNI, dan relawan yang tergabung dalam emergency dan rescue tidak ada korban meninggal dunia. (nuha)

Editor : Akhmad