Sudah 25 Kasus DBD Muncul di Banjarmasin

Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi. (foto : farid/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Di tengah upaya mencegah penyebaran virus Corona, justru kasus DBD di Banjarmasin mengalami peningkatan.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin saat ini sudah ada 25 kasus DBD di Banjarmasin. “Namun dari kasus tersebut tidak ada korban jiwa,” ujar Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi, usai rapat bersama Komisi IV DPRD Banjarmasin, Selasa (24/3/2020).

Dikatakannya, dari lima kecamatan di Banjarmasin, kasus DBD paling banyak ada di wilayah kecamatan Banjarmasin Selatan dan Barat.

Jadi, ia mengimbau, warga Banjarmasin selalu membersihkan lingkungan dan membudayakan perilaku 3M plus. Sehingga dapat mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak.

Selain itu, ia mengingatkan, di masa sekolah diliburkan ini, kepada pihak sekolah untuk menutup dan menguras, serta menutup rapat bak mandi atau tempat penampungan air.

Ia khawatir, jika pihak sekolah melakukan itu, akan menyebabkan nyamuk aedes aegypti berkembang biak.

“Jangan sampai saat turun sekolah nanti, malah muncul kasus murid terserang DBD dari sekolah,” katanya. (farid)

Editor : Amran